
Perasaan aurel seakan tak dapat ia sembunyikan,hatinya sangat gelisah karena mendengar apa yang clara sampaikan itu hingga ia mondar mandir karena bingung harus berbuat apa.
Sedangkan ditempat lain aletta tengah berada di taman kota dirinya duduk dibangku kosong dan melamun. Dalam benaknya dia berpikir apa yang sebenarnya terjadi dan siapa clara yang misterius itu.
Aletta menemukan keganjilan dari sikap clara selama ini ditambah ia teringat kejadian dimana dirinya memergoki wanita itu menyebutkan nama PT. Perwira Indonesia hingga lamunannya disadarkan oleh suara panggilan telepon dari ponsel miliknya.
Tut...tut..tut..
Tertera nama aurel di layar ponsel hingga aletta mengangkatnya. Aurel mengatakan jika dirinya ada dirumah haykal. Aurel juga menyuruh aletta datang kesana karena ada sesuatu hal yang ingin ia bicarakan tetapi wanita cantik itu menolak, dirinya enggan kembali ke rumah sang kekasih karena masih kesal dengan perlakuan clara tadi tetapi aurel berusaha meyakinkannya hingga akhirnya wanita cantik itu mengiyakan permintaannya.
Tak lama kemudian aletta telah sampai di depan rumah haikal, ketika ia hendak masuk tak sengaja kakinya menginjak sesuatu di lantai dan tertera nama clara veronica disana.
Bukan cuma atas nama clara ia juga melihat alamat rumah yang tertera di kartu itu hingga memutuskan untuk menyimpannya.
Saat aletta masuk ia mendapati aurel tengah duduk di sofa hanya seorang diri,ia bertanya apa yang sebenarnya terjadi dan dimana haykal juga clara. Aurel pun dengan antusias menceritakan kejadian dari awal hingga akhir yang membuat aletta terkejut.
"Apa?".
"Iya al, aku curiga banget sama dia".
Perasaan aleta semakin tak karuan dirinya merasa clara ini memang bukan sembarang orang tetapi motif nya masuk dalam kehidupan semua orang ini yang belum terdeteksi hingga kedatangan seseorang mengagetkan kedua wanita itu.
"ale?".
Sontak saja membuat aletta menengok ke arah sumber suara yang menyebutkan namanya itu dan ternyata haykal sudah kembali. Lelaki tampan itu sedikit kebingungan dengan keberadaan aleta di rumahnya karena setahunya, sang kekasih sedang marah tetapi sekarang ia tersenyum ke arahnya yang membuat haykal menggaruk kepalanya yang tidak gatal itu.
"Tadi...??".
Belum sempat haykal melanjutkan ucapannya aletta justru meraih tangan sang kekasih untuk membawanya duduk disebelahnya dan dengan polosnya ia bertanya dari manakah haykal? Seakan tidak terjadi sesuatu sebelumnya.
"Aku kedepan beli makan!".
__ADS_1
"Bukannya clara sudah menyiapkan mu makan tadi di meja? Mengapa kamu tidak memakannya". Sahut aurel tiba tiba
"Gak selera!!!!! kalau kau mau makan aja. Kalau nggak buang aja ke tempat sampah depan".
"Sayang!!! Kamu tidak boleh bersikap seperti itu. Makanannya kan gak salah".
"Makanannya memang gak salah tapi orangnya yang licik".
"Maksud kamu?".
Haykal pun mengeluarkan ponsel dan menunjukan pada aleta tentang rekaman cctv di rumahnya. Disana terekam jelas jika clara memasukan bubuk cabai ke dalam masakan aletta sebelum sepasang kekasih itu memasuki dapur untuk mengikutinya. Kelicikan clara membuat mata wanita cantik itu memerah tanda ia sangat marah.
"Astaga. Sumpah ya wanita licik itu benar benar mempermainkanku". Maki aletta pada clara
"Sudah sayang jangan emosi, lagipula kita sudah tau kebenarannya".
"Tapi aku gak terima dia mempermainkanku seperti ini. Makanan yang kita buat justru mubasir karena ulahnya".
emosi aletta terus saja memuncak karena mengingat kejadian dimana wanita licik itu menghina dirinya tetapi sang kekasih berusaha menenangkannya dengan menggenggam tangannya dan mengatakan jika dirinya akan bertanggung jawab.
Ada hal yang tidak biasa dilakukan seorang tamu terhadap rumah pemilik dimana clara terekam jelas masuk ke ruang kerja ayahnya. Tetapi sayang rekaman itu hanya sampai di depan ruang kerja saja karena cctv di ruang kerja hanya ayahnya mengetahui kodenya.
Haykal mulai berpikir jika ini sebuah siasat dan memutuskan untuk menyelidikinya sendiri tentang siapa calara sebenarnya.
Sedangkan di kediaman aleta dirinya nampak terkejut ketika tiba tiba mendapat sebuah paket. Mama helena pun mengira aleta yang telah membelinya hingga tak menyadari hal aneh di dalam sebuah paket itu.
Perlahan namun pasti ia mencoba membuka dan terkejut melihat isi paket itu yang ternyata majalah lama tentang penembakan paman andi dulu hingga tertulis sebuah pesan disana.
*nyawa dibalas dengan nyawa*.
Seketika mata aletta membulat sempurna melihat pesan misterius ini dan pikirannya pun terbawa kembali ke dalam situasi dimana ia harus menyelamatkan adiknya dari tangan jahat monika.
__ADS_1
Wanita cantik itu menghela nafas panjang dan mulai menetralkan perasaannya agar ia merasa tenang. Aleta mulai merebahkan tubuh diatas kasur miliknya sembari perlahan memejamkan mata dan tertidur.
Hari ini memang sangat melelahkan dan penuh dengan teka teki dimana masa lalu kini mulai meluap ke permukaan untuk mencari sebuah kata keadilan yang membuat aletta gemetar. Pasalnya dulu ia melakukan itu karena terpaksa dan kasusnya ditutup karena sang ayah meminta agar masalahnya tidak diperpanjang mengingat kejahatan paman andi yang begitu kejam ditambah ia terbukti menggelapkan beberapa aset milik keluarga perwira.
Tiba tiba aletta membuka matanya lagi dan teringat sang papa. Perasaannya pun menjadi tak karuan kenapa ia sangat mengkhawatirkan papanya hingga mama helena datang dan menangis.
"Mah ada apa?".
"Papa al papa?".
"Mah jangan buat aku takut, ada apa dengan papa mah?".
"Kecelakaan".
Mata aletta membualat sempurna dan mencoba meresapi ucapan sang mama. Dirinya tampak shock mendengarnya hingga sesaat keheningan pun terjadi. Dari luar nampak seseorang mengetuk pintu dan ketika tuan rumah membuka ternyata mas reno dan aurel.
Mereka mengabarkan jika pak adam mengalami kecelakaan sehingga mengakibatkan lelaki paruh baya itu koma, tangis pun pecah menyelimuti duka dari sang pemilik rumah.
Aurel pun memeluk aleta karena merasa iba padanya bahkan mama helena pun tak sadarkan diri karna merasa terkejut ditambah airin yang nampak histeris karna maendegar kabar itu. Tak berselang lama haykal pun juga datang dengan rasa panik menyelimutinya hingga melihat sang kekasih menangis dipelukan aurel.
Melihat haikal datang membuat aletta lekas berlari ke arahnya sembari menangis, dengan cepat haykal meraih tubuh wanita cantik itu dan memeluknya sembari menenangkan sang kekasih dengan mengatakan papa akan baik baik saja.
Aletta pun menangis sejadi jadinya disana, perasaannya sangat tak karuan hingga ia juga tak sadarkan diri di dalam dekapan sang kekasih. Melihat tubuh aletta melemah membuat haykal panik dan dengan cepat menyadari jika kekasihnya itu pingsan.
Haykal membawa aletta masuk kedalam kamarnya dan merebahkan tubuhnya di sana hingga menyelimuti wanita cantik itu. Aurel pun berusaha menghubungi dokter untuk membantu mereka hingga airin yang tiba tiba terjatuh tak sadarkan diri.
Mereka merasa sangat panik melihat semua pemilik rumah tak sadarkan diri dan hanya bisa menunggu dokter untuk memeriksa ketiga orang itu.
*
*
__ADS_1
*
*BERSAMBUNG..