CINTA UNTUK HAYKAL

CINTA UNTUK HAYKAL
EPISODE 31-PERASAAN HAYKAL


__ADS_3

Aurel pun terduduk dan menangis sejadi jadinya,hatinya sakit melihat haykal pergi meninggalkannya kebencian terhadap aleta pun kini bertambah besar seperti gunung yang menjulang tinggi,ia juga berjanji pada dirinya untuk membalas dendam pada wanita murahan itu.


Disisi lain haykal yang merasa menyesal itu pun mencari cari keberadaan aleta.saat dirinya sudah menemukan wanita cantik itu ada diandra yang menghentikan langkahnya.


"Untuk apa lagi kau mencari aleta?".seru diandra


"Aku ingin bebicara dengannya".


"aku tidak ingin kau menyakitinya lagi,berada disisi mu adalah hal terburuk baginya".hardik diandra


"Ale izinkan aku berbicara sebentar dengan mu".seru haykal sembari memandang aleta


"Apa kau tidak mendengar kataku tadi".hardik diandra menghentikan langkah haykal yang mendekati aleta namun wanita cantik itu melarang diandra untuk menghalanginya,dirinya juga ingin berbicara kepada lelaki tampan itu.


Diandra pun merasa kesal pada aleta karena telah membela lelaki itu dan tidak mendengarkannya. sudah beberapa haykal membuat luka hatinya namun kenyataannya rasa cinta itu mampu mengalahkan emosinya. Merasa mendapat lampu hijau dari aleta segeralah haykal menghampiri dan mengajak berbicara ditempat lain yang jauh dari sahabatnya itu, walaupun ketiga sahabatnya itu masih bisa menjangkau mereka tetapi setidaknya mereka tidak mendengar obrolan dari keduanya.


Haykal mengajak aleta berjalan menyusuri jembatan yang mengarah kelaut lepas itu,pemandangan disana pun menyuguhkan keindahan yang asri dan mempesona.


"Katakanlah apa yang ingin kau bicarakan?".seru aleta sembari berjalan diatas jembatan


"Aku menyesal terlambat mengetahui semuanya,dan berharap semoga kau memaafkanku".ucap haykal sembari mengikuti langkah dibelakang wanita cantik itu


"Apa sepenting itu maaf dariku,hingga kau mencariku?"


"Aku sendiri tidak mengerti mengapa kau sangat penting bagiku,apa mungkin aku menyukaimu?".seru haykal sembari menghentikan langkahnya.


Mendengar ucapan haykal barusan membuat wanita cantik itu membalikan badan seketika dan menatap tajam mata haykal.


"Apa kau sudah gila?".seru aleta dengan nada sedikit meninggi


"Kau ini memiliki kekasih,apa kau ingin menjadikanku sebagai selingkuhanmu?".seru aleta melanjutkan bicaranya


"Tidak pernah sedikit pun aku berfikir untuk mencari kekasih gelap,aku hanya ingin menyampaikan isi dalam hatiku,jika kau tanya mengapa aku menyukaimu pun aku tidak mampu menjawabnya perasaan ini mengalir begitu saja bahkan sejak kapan perasaan ini ada pun aku juga tidak mengerti".


Ucapan haykal itu membuat aleta meneteskan air mata ia merasa haru mendengarnya,aleta sendiri pun juga memiliki perasaan yang sama persis dengan lelaki itu namun ia tak memiliki keberanian untuk mengunkapkannya.dirinya hanya bisa menangis dan tak mampu lagi berkata kata karena situasi saat ini sangat sulit baginya.


Haykal yang menyadari aleta tengah bingung dengan perasaannya pun langsung memeluk wanita yang ada dihadapannya itu,dia mencoba menengkan aleta dan menyakinkannya jika semua akan baik baik saja biarlah waktu yang akan menjawab perasaan keduanya.


Untuk sejenak aleta terbawa suasana ia memilih untuk membalas pelukan lelaki itu dan menangis disana.jiwanya merasa tenang berada disisi haykal ia juga merasa nyaman dan aman saat berada dekat dengan lelaki itu.

__ADS_1


Disisi lain ada beberapa pasang mata dan melihat adegan romantis diujung jembatan itu membuat mereka mengabadikannya melalui ponsel.


"Gila!!!gue ga nyangka aleta yang pendiam bisa melakukan itu".


"Lagaknya aja sih polos nyatanya dia mampu menggoda wakil ketua osis kita".


"Dua duanya sangat keterlaluan kasihan kan aurel".


Gunjingan demi gunjingan terus terlontar dari mulut mereka,seakan mereka lupa akan perbuatan baik dari keduanya.wajar saja bila mereka mengunjingnya karena mereka tidak mengetahui situasi yang sebenarnaya.


Ketiga Sahabat ale pun yang juga melihatnya merasa tidak mengerti pada kedua nya.mereka merasa kisah cintanya itu sungguh luar biasa.bara pun yang berada didekat jembatan itu juga merasa heran melihat sahabatnya itu sedang memeluk seorang wanita selain kekasihnya.


Aleta yang menyadari bahwa banyak orang memandanginya itu pun melepas pelukan haykal.dirinya merasa tidak nyaman ditatap seperti itu dan lekas mengajak haykal meninggalkan tempat itu.


Sesampainya diparkiran aleta berdiri didepan pintu masuk bus ia melampaikan tangan pada haykal tanda perpisahan namun lelaki tampan yang berada didepannya itu melangkah masuk kealam bus yang ditumpang i aleta dan lekas mengiring wanita cintik itu untuk duduk disebelahnya.


"Kenapa kamu duduk disini,ini bukan rombongan kelasmu kan?".seru aleta


"Duduk dimana pun kan sama saja,lagi pula siapa yang berani mengusirku".jawab haykal bangga


"isshhh...!!!kau ini selalu saja seperti itu".


Cika yang melihat haykal berada dibusnya pun merasa heran dan bertanya padanya mengapa bisa ia duduk disini namun haykal menatapnya dengan tajam dan berkata,


"Kau masih berani berbicara denganku,pergilah dari hadapanku sekarang dan pindah bus aku tidak ingin melihatmu".


"Apa salahku?".tanya cika tanpa dosa


"Kau tanya apa salahmu???kau baru saja menghasut semua orang untuk menfitnah aleta dan kau fikir aku akan diam saja membiarkanmu memfitnahnya?".


Sontak saja keributan itu memecah keheningan,aleta segera menarik tangan haykal untuk menengkannya.


"Sudah cukup,biarkan haykal disini kau saja yang pergi".hardik aleta pada cika


"Beraninya kau mengusirku?".seru cika marah


"Sudahlah cik pergi saja,kau yang membuat masalah disini".hardik yang lain.


Dengan perasaan kesal ia pun meninggalkan bus itu sedangkan haykal tidak berhenti tersenyum melihat wanita yang saat ini mengusik hatinya itu baru saja membelanya.

__ADS_1


"Mengapa kau tersenyum?".tanya aleta kembali duduk disamping haykal


"Kau baru saja membelaku dan aku sangat bahagia".


"Karna aku tidak rela jika kau pergi dari sini".jawab ale sembari tersenyum kearah haykal.dengan reflek haykal mengusap pucuk kepala aleta dan membawanya bersandar dibahu miliknya.


"Tidurlah perjalanan kita sangat jauh".seru haykal sembari mengenggam tangan aleta


"Dan kau akan menjagaku kan?".ucap aleta


"Pasti".


Supir bus pun sudah memasuki tempat duduknya yang menandakan perjalanan akan segera dimulai sedangkan cika yang baru saja masuk dibus lain itu membuat sepupunya itu merasa heran mengapa ia berada disana.cika menjelaskan semua yang terjadi pada aurel ia juga melaporkan hal ini kepada tante monika.


Kemarahan nampak dimata aurel dirinya ingin segera turun dan melabrak wanita itu namun cika menghentikannya,ia memperingati aurel untuk tidak bersikap gegabah dirinya juga memberitahu jika mamahnya kan merencanakan sesuatu lagi pada wanita itu.


πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€


Dikediaman aleta nampak mamah helena,airin dan temani mas reno mereka membersihkan barang yang berserakan dilantai rumah. reno juka menceritakan semua yang terjadi tadi malam yang menimpa aleta hal itu membuat mama helena diselimuti rasa bersalah kepada anak gadisnya itu.


Reno yang setia mendampingi keluarga aleta pun mencoba menenagkannya dan mengatakan jika aleta baik baik saja.


"Tante tidak usah khawatir kita semua akan menjaga ale".


Airin yang mendengar banyak orang menyayangi kakaknya itu merasa iri dan cemburu ia berfikir mengapa dirinya tidak seberuntung kakaknya.buru buru dirinya beranjak dari duduknya dan lekas menuju kamarnya.


"Mengapa kau selalu beruntung dan kau selalu saja mendapatkan apa yang kau inginkan.Aku benci padamu!!!!!.seru airin didalam kamarnya sembari mengepalkan tangan dengan sempurna dan melemparkan barang yang ada disampingnya mengarah kekaca kamarnya.


Priiiiiaaaannnnggggg.....!!!


*


*


*


*


*BERSAMBUNG..

__ADS_1


NOTE: TINGGAKKAN SATU KATA UNTUK KARYA AUTHOR🌹🌹🌹


__ADS_2