
"Aurel!!!"seru Haykal sambil berjalan ke bangkunya
"Pulang sekolah jalan yuk yank?” Manja Aurel sambil merebahkan kepalanya dibahu Haykal
"Tidak yank hari ini aku sibuk, akan ada Event basket bulan depan jadi aku harus latihan!!!.jawab Haykal sembari meletakan tasnya diatas bangku
"Kok kamu gitu sih yank!!!gak pernah ada waktu buat aku, kamu selalu sibuk dengan urusanmu apa kamu sudah gak cinta sama aku”. Dengan nada sedikit meninggi
"Sayang dengar dulu, aku ini wakil ketua osis sekaligus kapten tim basket dan gak mungkin banget kalo aku bersikap seenaknya gitu aja!!!.bujuk Haykal melembut
"Terserah kamu aku gak peduli, mungkin memang cinta mu sudah berkurang!!!. Seru Aurel sambil beranjak pergi
Haykal hanya menggelengkan kepala meratapi sifat egois kekasihnya yang selalu ingin dituruti kemauannya. Bagaimana tidak Aurel adalah sosok wanita manja dan sangat dimanja oleh kedua orang tuanya bahkan apa pun yang Aurel inginkan selalu harus dia dapatkan tidak peduli harus merebut nya dari orang lain.
Kringggggg..Kringggggg..Kringggggg
Jam istirahat telah berbunyi Dimana seluruh siswa melepas ketegangan setelah belajar, ada yang berlari kekantin,ada yang nongkrong, dan ada yang bermain di lapangan.
"Len ke kantin yuk?” ajak bara
"Oke. Jawab Lendra sembari memberi kode melalui mata untuk mengajak Haykal juga
"Kal ikut gak?” ajak bara menepuk bahu Haykal
Dan Haykal hanya membalasnya dengan anggukan sembari berjalan keluar kelas menuju kantin tanpa memedulikan kekasihnya yang masih merajuk dan tiba-tiba,
"BRUUUKKKkkkkkkk"
mereka sangat terkejut karena menabrak seorang wanita.
"kalian itu jalan gak lihat depan apa?.” Hardik wanita itu yang tak lain adalah Imelda ketua osis
"Astaga mel,eloe kali yang gak punya mata". Nada tinggi bara yang gak mau kalah
" ada apa sih mel buru-buru banget”. Lanjut Lendra
"aku ada urusan dengan haykal,yukk kal ikut Gue keruang guru sekarang!!!!.lanjut Imelda menatap sinis Lendra dan bara
Haykal menaikkan satu alis mendengar pernyataan Imelda dan menarik lenganya,tanpa basa basi ia melangkah kan kaki menuju ruang guru.
"Mel ada apa mencariku?” Tanya Haykal
"nanti kau juga tahu”. Jawab Imelda tanpa menoleh ke arahnya dan terus berjalan menuju ruang guru
Saat hendak masuk ke dalam ruangan Haykal tampak terperanjat melihat sosok gadis berambut hitam lurus dan panjang sepinggang duduk diruang tamu ruang guru.
"Siapa dia, kok gak pakai seragam sekolah". Batin Haykal
"Eh kalian ayo masuklah, bapak ingin meminta bantuan kalian”. Suara kepala sekolah seakan membuyarkan lamunan Haykal yang berada didepan pintu.
__ADS_1
"Iya pak”. Sahut keduanya
"Imel tolong kamu ikut bapak ke dalam bersama pak adam, dan kamu kal tolong kamu bantu murid baru ini melengkapi data diri”. Perintah guru pada keduanya. Tanpa banyak bicara mereka melakukan apa yang baru saja diperintahkan.
"tolong kamu lengkapi data ini, kayaknya masih ada yang belum kamu isi!!!".seru Haykal menyodorkan selembar kerta formulir pada gadis itu. Seorang gadis yang tadinya hanya menundukkan kepalanya akhirnya mendongakkan kepala.
"Iya”. Jawab gadis itu singkat
"astaga. Cantik banget dia". Guman Haykal dengan nada pelan serasa berbisik
"Eh ini harus diisi apa?”. Tanya gadis itu sambil menatap dirinya. Sontak saja Haykal langsung gelagapan karna kepergok memandang i gadis yang duduk di hadapannya.
"Aaa..aaa..aanuuu, apa ya aduuhhh". Seru Haykal yang merasa gugup sambil memijat mijat kepala menutupi rasa malunya.
"Kamu kenpa?apa kamu sakit?”. Tanya gadis itu yang tiba-tiba kawatir karna sikap Haykal yang aneh.
"Tidak. Maaf aku hanya kaget saat kau tanya, tadi kamu nannya apa?".
"makanya punya mata dijaga, lihat ada cewek bening dikit dilihat in mulu,entar kalo jatuh cintakan repot”. Protes gadis itu yang tak sengaja memergoki Haykal tadi dengan menahan senyumnya
"Idihh!!!kePDan kamu, siapa juga yang lihatin kamu GR". hardik Haykal membuang muka namun disambut tawa geli dari gadis itu.
"Dasar cewek aneh”. Timpal Haykal
...............................
Disisi lain Aurel yang tengah merajuk itu semakin menjadi ketika melihat Haykal yang tidak memedulikannya,
"Rel mending kita ke kantin dari pada loh marah-marah gak jelas gini”. Ajak Fany teman Aurel.
"Iya rel gak ada untungnya juga, lagian Haykal pasti akan berlutut sama loh, kalo loh cuekin dia". Sahut Nindi teman Aurel
Akhirnya Aurel pun luluh dengan hasutan dua sahabatnya itu mereka beranjak ke-kantin memesan makan dan minum, Aurel dan 2 temannya duduk dibangku teras kantin sembari menyuap makanannya.
"Rel sedang apa?”. Tanya laki-laki yang tiba-tiba muncul dari belakang Aurel
"Ahh!!! kak yongi..".Seru Aurel kaget
"Kamu cantik banget hari ini”. Puji yongki yang tak lain adalah kakak kelas mereka
"ihh!!!Biasa aja kali dari lahir pun aku sudah cantik”. Seru Aurel dengan nada menggoda diiringi tawa yongki melihat aksi mengemaskan Aurel membuat nya semakin gemas.
"Kak yongki ada waktu gak ?".tanya Aurel
"Ada apa?”. Tangan yongki sembari menyempitkan rambut Aurel ke kupingnya
"Mau temani aku jalan tidak”. Seru Aurel dengan senyum diwajahnya
"Boleh sih, tapi apa Haykal gak marah jika kau pergi denganku?".tanya yongki
__ADS_1
"Ya enggak lah ngapain juga marah, dia kan cinta mati sama aku pasti dia gak bisa marah lama sama aku". Timpal Aurel dengan bangga
"Oke nanti aku tunggu diparkiran,see You". timpal yongi yang beranjak pergi
Tanpa mereka sadari ada 2 pasang mata yang memperhatikan mereka.
"Kapan Haykal sadar kalo ceweknya itu gak setia”. Seru bara yang merasa iba pada sahabatnya
"Emang loh setia”. Timpal Lendra dengan nada mengejek
"Rese Leo!!!!dengernya bagi gue kalo teman gue diselingkuhin,pasti gue maju paling depan membelanya tapi jika dia yang selingkuh gue pura-pura gak tahu hahahahahahaha". Seru bara sambil tertawa, suara tawa mereka terdengar nyaring.
Diruang guru Haykal tetap menatapi gadis yang dari tadi menyita perhatiannya, Mereka duduk berhadapan saling menatap tanpa berbicara Melalui mata seakan mereka berbicara pada pandangan pertama. Imelda yang baru saja keluar dari ruang kepala sekolah diikuti bapak kepala sekolah dan pak adam.
Ceklek...!!!!. pintu terbuka
"Terima kasih ya pak burhan atas waktunya". Seru pak adam sembari berjabat tangan
"Ahh tidak apa, kita kan teman baik dan semoga anakmu akan betah di sekolahan ini”. Timpal pak burhan
"Iya semoga, eh iya nak Imel tolong ya temani anak bapak dan ajari peraturan disekolah ini”. Melihat karah Imelda
"Dengan senang hati”. Seru Imelda
mereka pun bubar dari ruangan itu dan terdengar Bell berbunyi tanda masuk kelas.
"Mel itu tadi siapa?”. Tanya Haykal yang masih penasaran dengan gadis tadi
"Siapa. Anak baru itu??".
Haykal menganggukkan kepala.
"Namanya ALETA PUSPA dia pindahan dari malang, karna ayah nya ada tugas disini jadi sekolahnya pun juga harus pindah.Kenapa?loh tanya tentang dia, jangan bilang lohh nanksir sama dia”. Tebak Imelda
"Idiihh!!!enggaklah mana mungkin aku suka dengan cewek aneh itu”. Guman Haykal sembari mengingat kejadian tadi diruang guru membuat dia tersenyum sendiri.
Melihat aleta yang begitu cantik dan wajah nya membawa keteduhan membuat Haykal tak berhenti memikirkannya hingga tak terasa jam pulang pun tiba. Semua siswa pun berhamburan keluar dari kelas dan meninggal kan sekolah namun tidak untuk pengurus osis yang harus tinggal kelas karna ada pertemuan rutin setiap hari Selasa. Hanya sekedar absen atau kadang cuma saling curhat,tapi kali ini mereka membahas tentang Even yang sebentar lagi digelar. Karna Haykal ketua tim basket maka Haykal lah yang terus mengawasi dan menyemangati kawan kawannya untuk berlatin.jam sudah menunjukkan pukul 14:00 tapi pengurus osis masih tetap berada disekolah, Mereka membentuk pengawasan yang mulai besok akan diperketat jadwal pun sudah dibentuk dan mereka segera pulang.
*
*
*
__ADS_1
BERSAMBUNG..