CINTA UNTUK HAYKAL

CINTA UNTUK HAYKAL
EPISODE 3-PERKENALAN


__ADS_3

Setelah menunaikan ibadah sholat magrib Haykal beranjak pergi menemui temannya, dia sudah menganggap teman yang satu ini sebagai kakaknya sendiri karena dialah tempat curhat Haykal.


Sesampainya dirumah mas reno,ia merebahkan tubuhnya di kasur milik Reno sembari menceritakan hal yang iya alami seharian ini.


Haykal terlalu nyaman disisi Reno karena dari kecil  kedua orang tuanya yang sibuk bekerja berangkat pagi pulang menjelang malam hari. Haykal yang sendirian dirumah akhirnya menemukan seorang Reno sebagai sosok penganti orang tuanya. Usia mereka terpaut tidak jauh tapi Reno mampu merangkul Haykal kejalan yang benar. Reno menganggap Haykal seperti adiknya sendiri, Walau bisa dibilang ketampanan nya masih di bawah Haykal tapi dia juga tidak kalah dengan haykal.mereka memiliki hobi yang sama, favorit yang sama, bahkan idola yang sama.


🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀


Disisi lain ada ALETA  yang sedang sibuk merapikan bajunya juga alat sekolah untuk persiapan masuk sekolah besok.


"Ahh!!!sudah selesai". menjatuhkan tubuh diatas kasur miliknya


Dia merasa lelah karna seharian harus mengurus keperluan untuk sekolah barunya, hingga ia memejamkan matanya.


Tok..tokk..tokk


"Kak ale? Apa sudah tidur". Adik ale yang mengetuk pintu


"Belum ada apa???". Ale yang terbangun dari tidurnya sembari membetulkan duduknya


"Ditunggu diruang makan, cepatlah keluar". Seru adiknya


"Iya" jawabnya singkat


Diruang makan mereka semua sudah menyantap makan malam dengan lahapnya, papa Adam, mama Helena, kak Aditya, Airin dan juga Aleta. Keluarganya baru beberapa hari tinggal di kediri, sebelumnya mereka tinggal dimalang karna ayah aleta seorang anggota polisi, jadi harus siap jika dipindahkan tugas sewaktu-waktu. Aleta juga memiliki seorang kakak laki-laki yang bernama kak Aditya Adnan Husen. Seorang pelajar disalah satu Akademi kepolisian (AKPOL) di Jawa tengah Dan adiknya Airin Zoraya juga berstatus pelajar siswi smp.


"Ale besok kamu kan sudah mulai sekolah, papa harap kamu bisa berbaur dengan yang lainnya". nasehat sang papa


"Iya pah, ale akan berusaha beradaptasi." Jawabnya


Hari yang ditunggu pun tiba dimana sosok siswa baru itu datang untuk yang pertama kalinya kesekolah. Namun sayang, hari pertama masuk sekolah dia sudah mendapat kesialan.


"ya ampun, gerbangnya sudah ditutup”. Melirik arlojinya yang menunjukkan pukul 07:05


"Astaga bidadari dari mana nih,nyasar sampai  disini". Tampak seorang anggota osis yang ditugaskan menertibkan siswa yang terlambat


"bisakah kau buka pintunya".


" kamu siapa?”. Tanya anggota osis tersebut sembari mendekat ke pintu gerbang sekolah. Seakan dia terpanah melihat kecantikan aleta yang begitu nyata bak seorang bidadari.


"Aku siswa baru, aku belum tahu peraturan disini”. Seru ale


"Tidak bisa semudah itu aku membuka pintu ini aku hanya menjalankan tugas, kamu harus dihukum dulu". Imbuhnya


"Buka gerbangnya, biarkan dia masuk”. Timpal Haykal yang berjalan menuju arah mereka. Keduanya tampak kaget melihat Haykal yang tiba-tiba datang dan berjalan kearah gerbang. Akhirnya ale pun diizinkan masuk tanpa harus dihukum, ia langsung berlari ke dalam halaman sekolah tapi dihentikan oleh tangan yang tiba-tiba menahan dirinya. Aleta pun berhenti karena ada yang menarik tangannya Keduanya saling berhadapan dan mata mereka saling menatap. Haykal semakin mendekatkan kepalanya dan berbisik.


"selamat datang cewek aneh, aku harap ini yang pertama dan terakhir kali nya aku melihatmu terlambat".


Dengan tatapan sinis ale melanjutkan langkah nya menuju ruang kelas (XI-IPS 2).


"astaga kenapa ketemu cowok itu lagi sih, ada siswa baru bukannya dianter nyari kelas tapi malah diomelin”. Batin aleta


Dia terus berjalan di sepanjang koridor mencari cari ruang XI-ips2 dan akhirnya ketemu.


Tik..tikk..tikkk


Suara sepatu ale mengalihkan pandangan siswa yang berada di ruangan tersebut sembari menatap aleta.


"Hah..,siapa dia?". Guman mereka


"Anak baru"


"cantik banget".


Suara mereka yang saling bersahutan menciptakan kehebohan didalam ruangan tersebut. terdengar suara sapaan mereka terus bergumam kepada siswi baru itu. Mereka berlomba lomba agar bisa dekat dengan gadis tersebut.

__ADS_1


tinggg... tingggg...thinggggg


jam istirahat telah tiba, seluruh siswa heboh akan kedatangan siswa baru itu. Ada yang sengaja berkenalan dan ada pula yang sengaja mendatangi ruang XI-ips2 hanya sekedar ingin melihat wajah anak baru itu. Lagi-lagi mereka dibuat terlena karena wajah cantik nya tak terkecuali Haykal yang tampak santai dengan kehebohan tersebut.


"wah!!!!gila cantik banget siswa baru itu”. Seru bara yang merasa senang karna punya mangsa baru


"Iya cantik". Imbuh Lendra


"Alah lebay banget sih bar, gitu aja dibilang cantik biasa aja tuh”. Sahut Imelda


"Sirik aja loh mel, ngomong aja kalo takut tersaingi." Tawa bara semakin pecah meratapi Imelda yang memanyunkan bibirnya mendengar jawaban bara. Sebenarnya Imelda itu cantik, hanya saja kecantikannya tertutupi sikap galak dan tomboi nya hingga para cowok-cowok merasa takut mendekatinya.


Aurel yang sendari tadi mencoba menenangkan hatinya yang merasa teriris mendengar semua orang memuji kecantikan siswa baru itu. Dadanya merasa sesak hingga ia sulit untuk mengatur nafasnya.


"Sial,kenapa semua orang terus memujinya. Awas saja kalo dia berani macam-macam denganku akan aku bikin perhitungan dengannya”. Ancam Aurel dalam hati.Disaat dirinya tengah menenangkan emosinya, tampak Haykal berjalan menghampirinya.


"Boleh aku duduk?." Tanya Haykal


"Hemm..". Jawabnya singkat


"Apa Bener kemarin kamu jalan dengan yongki?". Tanya Haykal


"Hah”. Wajah Aurel terkejut


"Dari mana dia tau,kalo aku habis ngedate sama kak yongki”. Batin Aurel


"kamu percaya aja sama gosip”. Jawab Aurel menutupi kebohongannya


"Bukan soal gosip atau bukan, tapi ini soal kamu yang sengaja kencan berdua dibelakangku.Kamu lupa dulu kamu berjanji tidak mengulanginya lagi, tapi sekarang apa?".


"Kamu itu harusnya percaya sama aku, aku ini pacar kamu Jangan karna aku dulu pernah melakukan kesalahan  hingga kamu mengungkitnya kembali”. Dengan nada yang meninggi sontak membuat satu kelas melirik perdebatan sepasang kekasih tersebut.


"Tidak sayang bukan seperti itu maksud ku,kamu jangan salah paham”. Bujuk Haykal melembut sembari menarik tangan Aurel yang hendak pergi.


"Sudahlah kal, Aku muak dengan semua ini". Menepis tangan Haykal dan berlalu pergi


🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀


Sepulang sekolah tampak Haykal memasang wajah murung dengan terus berjalan menuju parkiran.Dia terus memikirkan mengapa Aurel tidak bisa sedikit memahami dirinya, kenapa harus ia yang terus memahami sifatnya dan mengapa dia menjadi marah pada dirinya padahal dia sendiri yang melakukan kesalahan.


kondisi sekolah saat itu sudah tampak sepi, dan para siswa sudah berhamburan pulang karna awan sudah menunjukkan kabut hitamnya tanda hujan akan segera turun. Haykal melihat sekeliling sudah terlihat kosong tak ada aktivitas lagi di sekokah itu ingin rasanya cepat-cepat meninggalkan sekolah itu, tapi matanya tertuju pada sosok perempuan yang berdiri didepan pintu gerbang.


"Hai.!!!Ngapain masih disini?."tanya Haykal pada perempuan itu


" kamu lagi!!!Aku sedang nunggu jemputan". Jawabnya. Ternyata dia adalah aleta tengah menunggu mobil jemputan.


"Kamu tinggal dimana?".


"Kepo banget sih”. Jawabnya ketus


"Busett,ini orang ya". Batin Haykal kesal


"Loh gak lihat ini udah sore, dan sebentar lagi akan turun hujan. Sebenarnya niat gue baik mau nganterin loh tapi mendengar jawaban loh tadi, jadi malas gue. Tunggu in aja sampai jemputan loh datang lumayan kan sambil ditemani penghuni sekolahan ini”. Mengejek aleta


Sontak saja ale merasa merinding mendengarnya hingga bulu kudu berdiri. Ale yang merasa takut itu pun akhirnya menerima tawaran Haykal untuk mengantarnya, dengan menguankan motor kesayangannya  KLX hitam Haykal melaju meninggalkan sekolah tersebut.Disepanjang perjalanan tidak ada kata yang keluar dari mulut kedua nya Hingga sebuah tetesan air hujan menghentikan keheningan diantara mereka.


"Duuhhh hujan nihh,menepi dulu ya nyari tempat berteduh”. Seru Haykal sembari mencari emperan ruko untuk berteduh. Benar saja. Kedua nya mendapati emperan ruko yang sudah tutup. Mereka berdua berteduh dan berbincang  sedikit hingga akhirnya menyebutkan nama.


" Haykal”. Seru Haykal sembari menyodorkan tangan tanda berkenalan.


"Heemmm aleta, biasa dipanggil ale". Menjabat tangan Haykal


" tangan kamu dingin banget".


" ya iyalah, kan kehujanan tadi".

__ADS_1


Haykal yang mendapati tubuh Aleta mengigil kedinginan langsung saja melepas jaket yang ia gunakan dan memakaikan dibahu ale. Sontak saja ale kaget dan berusaha menepisnya. Tapi Haykal meyakinkan ale untuk tidak menolak karna memang kondisi ale yang sedang kedinginan. Ia buka tipe laki- laki yang tidak bertanggung jawab. Melihat ale yang sudah mengigil itu ia merasa iba.


"Sabar yaa,habis ini pasti hujannya reda". Yakinkan Haykal


Ale yang sendari tadi memperhatikan  sikap Haykal yang manis membuat ia merasa nyaman berada didekatnya,apalagi melihat laki-laki itu yang rela kedinginan agar dirinya tidak menggigil.


,,,,,Duuuuuooooorrrrrrrrrrrrr..".,,


Sontak saja suara petir menyadarkan aleta dari lamunannya,tampa sadar ia memeluk Haykal karna merasa terkejut. Keheningan yang terjadi Diasaat ale tengah memeluk Haykal mata Haykal tak lepas memandangi aleta yang begitu erat memeluk dirinya seakan tidak mau berpisah.


"Kamu takut suara petir”. Seru Haykal sambil tersenyum licik.


"Ahh maaf!!!aku tidak sengaja, tadi hanya terkejut”. Melepas pelukannya dan menundukkan wajahnya. Ia merasa malu yang telah terang-terangan  memeluk Haykal.


,,,Duuuuuooooooooooorrrrrrrrrrrrrr..


untuk kedua kalinya kilat petir kembali menyambar.


Sontak saja, karena refleks aleta memeluk Haykal lagi dengan lebih erat dan sangat erat, tawa Haykal yang nyaring melihat wajah pucat ale.


" tadi katanya gak takut?. Goda Haykal


"Diihh nih orang ya, aku tuh cuma refleks aja".


jangan kePDan deh".Jawab ale dengan ketus


"Kayaknya betah banget meluk cowok ganteng kayak aku”. Canda Haykal lagi


"Enggak juga”. Jawabnya sinis


"Peluk aja lagi, tapi awas nanti malah jatuh cinta kan repot". imbuh nya. Mengingat kejadian dimana ale pernah mengucapkan hal itu.


Hahahahahahaha.


Haykal kembali tertawa tanpa beban mendapati ale memasang muka ilfil padanya. Hingga tak terasa hujan pun telah reda, Haykal melajukan motor nya.


"Sampai..!!!".


"Oh iya makasih ya kal, udah nganterin aku". Sembari melepas jaket haykal.Dengan cepat ia menghentikan ale melepas jaketnya.


"Sudah pakai aja dulu".


"Tapi kan....!!!!!!".Belum sempat ale melanjutkannya Haykal memotong


Bicaranya.


"Ya kamu cuci dulu baru kembaliin ke aku, jangan lupa pakai pewangi".


"Apa??. Wajah ale tampak kesel


Dengan keadaan basah kuyup Haykal terus melajukan motornya menuju rumah, Sesampainya dirumah ia langsung menuju kamar mandi membersihkan diri dan mengganti pakaiannya.


Suara adzan pun berkumandang menandakan waktu sholat magrib telah tiba, Haykal yang taat beribadah itu pun langsung beranjak pada tempat duduknya bersiap untuk menunaikan ibadah sholat.


*


 


*


 


*


 

__ADS_1


BERSAMBUNG...


__ADS_2