CINTA UNTUK HAYKAL

CINTA UNTUK HAYKAL
EPISODE 105-


__ADS_3

Tok..tok..tok..


Airin pun memberanikan diri mengetuk pintu dan bertanya pada sang kakak apakah ia baik baik saja namun sang kakak menjawab jika dirinya dalam keadaan baik.


"Sejak dulu aku selalu ingin menjadi cepat dewasa, tetapi melihat orang-orang yang tumbuh dewasa Justru dihampiri berbagai macam masalah membuatku takut menjadi dewasa". 


"Kamu tidak perlu takut menjadi dewasa dek. Semua masalah itu tidak datang percuma, ia akan membawa sejuta kekuatan untuk kita menjadi pribadi yang lebih hebat dari sebelumnya".


"Tapi mengapa kakak menangis?".


"Karena sungguh luar biasa ujiannya, cobaannya terkadang membuat kita rapuh bahkan ingin sekali menyerah. Tapi satu hal yang harus kamu tahu ada pelangi setelah hujan".seru aletta sembari tersenyum pada sang adik untuk meyakinkannya namun dirinya sendiri juga tidak mengerti bagaimana ia akan kuat menjalani berbagai ujian ini.


Airin pun menganggukan kepala tanda ia mengerti dan wanita imut itu memeluk sang kakak sambil mengatakan maaf karena selama ini selalu iri padanya.


"Dek, kita semua sayang sama kamu. Ingin kamu sembuh ingin kamu bahagia walaupun tidak ditujukan langsung".


"Makasih ya kakak, andai aku menyadari ini semua dari dulu pasti aku jauh lebih bahagia dari hari ini".


Kini kedua bersaudara itu saling menunjukan sikap keakraban mereka hingga menghabiskan waktu bersama.


***


Di Lain tempat haykal baru saja mendapat kabar tentang pernikahan reno dengan aurel dari sahabatnya hingga ia putuskan  pergi ke kediaman reno untuk bertanya.


Tokk..tokk..tokk


"sebentar".seru seseorang yang berada didalam rumah


Cklek.


"Haykal?".


"Hay. Mas reno!!!! Boleh aku masuk?".


Reno pun mengiyakan ucapan haykal sembari menyuruhnya duduk di ruang tamu. Lelaki tampan itu pun mulai memberanikan diri untuk bertanya tentang apa yang sebenarnya terjadi hingga reno menikahi aurel.


"Oh.. jadi gitu ya mas. Maaf ya mas gara-gara aku kamu menjadi korban".


"Engak kal, ini murni dari hati nuraniku. Lagipula aku juga kasihan lihat aurel sangat terpuruk".


"Aku harap mas reno jaga aurel baik-baik ya".


"Pasti. Oh iya gimana aleta?".


Haykal pun menceritakan semua yang terjadi di bandara hingga ia juga bercerita tentang suara berat aletta ditelpon pagi tadi.


"Mengapa kau sangat yakin jika aleta baru saja menangis?".


"Karena suara ale terdengar jelas, ya meskipun dia tidak mengatakannya padaku tetapi aku tahu ale pasti dimarahi kedua orang tuanya karna aku".

__ADS_1


"Kau tidak mencoba bertanya?".


"Aku tidak siap mendengar jawabannya".


Reno pun memahami apa yang haykal rasakan pastinya tidak mudah menjalin hubungan tanpa restu dari orang tua tetapi apa boleh buat hati menginginkannya. Dalam hati reno pun ingin melihat kedua temannya itu hidup bahagia mengingat berbagai masalah terus menghampiri keduanya hingga reno mengatakan perjuangkan cintamu.


Tak berselang lama langkah sosok perempuan pun terdengar menuruni anak tangga dengan menggunakan dress warna merah marun ia menyapa haykal dari atas sana.


"Haykal??".


Sontak saja membuat kedua lelaki yang sedang bercengkrama di sofa ruang tamu pun menoleh ke arah sumber suara itu dan mendapati aurel disana. Dengan mempercepat langkahnya aurel menghampiri haykal dan memeluk lelaki itu di hadapan sang suami.


"Huhuhuhu.. haykal huhuhu".


Aurel pun mulai melampiaskan perasaannya melalui tangisan dipelukan haykal hingga membuat kedua lelaki itu merasa heran.


"Ada apa denganmu? Mengapa kau menangis". Tanya haykal karena penasaran


"Mas reno jahat".


"Jahat??".bentak haykal sambil melirik ke arah reno, namun  reno hanya mengangkat bahu tanda ia tidak mengerti.


"Iyha. Dia menyuruhku untuk melayaninya jika aku tidak mau pindah kesini".


Uhuk..uhuk..uhuk..


Tenggorokan reno pun mendadak gatal karena ucapan sang istri hingga membuat haykal melirik tajam ke arah reno.


Kini haykal kembali menatap aurel sembari melepaskan pelukannya dan menasehati sang mantan kekasih dengan nada yang lembut agar ia mengerti.


"Rel dengerin aku ya. Kewajiban seorang istri itu salah satunya melayani suami dan hak seorang suami jika meminta itu semua. Jadi jangan pernah berpikir jika mas reno jahat padamu justru dialah yang menyelamatkan hidupmu".


"Tapikan aku belum siap".ucap aurel polos 


"Aku tahu ini berat buat kamu, tapi coba deh ingat kebaikan mas reno selama ini pasti perlahan hatimu bisa menerimanya".


"Nah denger gak tuh, aku kasih tempat tidur yang nyaman, makanan yang enak, tempat yang layak. Sekarang yang aku dapat ??? kamu justru jelek-jelekin aku dihadapan haykal".


Kini haykal hanya memandang pasangan pengantin baru itu dengan tersenyum simpul pasalnya pertengkaran mereka itu unik hingga ia berpikir jodoh memang tak dapat ditebak. Tulang rusuk yang selama ini mas reno cari ternyata mantan pacarnya hingga sesaat ia terpikir dengan hubungannya.


"Apakah mungkin jika kita hidup bersama  al?".


Pertanyaan itu tiba tiba terlintas di pikiran haykal hingga lamunannya dibubarkan oleh bantal yang melayang ke arahnya.


"Ups.sorry gara-gara dia nih". Maki aurel sembari menunjuk reno


"Terus aja salahin aku".


Pertengkaran kedua pengantin baru itu dihentikan oleh aurel yang tiba-tiba kontraksi hingga membuat kedua lelaki yang berada di sana menjadi panik.

__ADS_1


"Kamu gak papa".seru reno yang tiba-tiba panik.


"Aku panggil dokter ya".sahut haykal sembari berlalu keluar untuk mencari dokter


"Awww..sakit".


"kamu sih pake ngajak berantem".


"Aduh.. sakit..".


Reno pun mengangkat tubuh aurel sembari memindahkan ke kamarnya hingga haykal datang dan membawakan seorang dokter.


"Bagaimana dok aurel, maksud saya istriku dok".


"Nyonya aurel baik baik saja. Wajar jika mengalami kontraksi biasanya disebabkan oleh kelelahan. Saya harap nyanya aurel istirahat dulu sampai benar benar pulih".


"Iya dok makasih". Ucap kedua lelaki itu sembari mengantarkan dokter  pergi. 


Didepan haykal berpamitan pulang ia juga berpesan agar reno lebih sabar menghadapi sang istri ditambah aurel sedang hamil muda. Nasehat itu pun diterima oleh reno dan dia juga mengucapkan akan mencoba menjadi suami siaga untuk aurel hingga haykal jangan terlalu mengkhawatirkan.


"Aku percaya sama kamu mas reno. Aku yakin suatu saat nanti aurel pasti akan jatuh cinta padamu".


Untuk kesekian kali hati reno menolak kehadiran aurel ia sangat belum siap jika harus membuka hati untuk sang istri pasalnya ia menikahi aurel hanya karena rasa iba.


Tutt..tutt..tutt...


Tiba tiba ponsel milik reno berdering dan tertera nama airin disana, buru buru reno keluar rumah dan mengangkatnya.


"Hallo, airin ada apa?".


"Apa kabar mas reno?".


"Alhamdulillah baik, kamu apa kabar".


Lewat sambungan telepon airin mengatakan jika dirinya sudah memiliki hubungan baik dengan sang kakak dan ditambah kini mereka semakin dekat. Airin belum mengetahui tentang pernikahan reno dan aurel hingga membuat airin merasa jika reno menyukai dirinya bahkan airin mengatakan ia sangat merindukan lelaki itu dan reno juga mengatakan jika ia merindukannya.


"Aku pasti akan segera pulang".


"Iya, happy fun ya disana. Hati-hati jaga kesehatan. Bye airin assalamualaikum".


Dengan secepat kilat reno pun berusaha memperpendek percakapannya dengan airin, ia khawatir aurel mendengarnya dan akan menjadi beban di pikirannya. Reno pun kembali ke kamar aurel hingga duduk disamping wanita manis itu untuk menjaganya.


*


*


*


*

__ADS_1


*BERSAMBUNG ..


__ADS_2