
Pagi itu terlihat sangat cerah diiringi langkah siswa yang datang kesekolah untuk belajar. Haykal baru saja sampai di sekolah tetapi clara sudah lama menunggunya hingga ia menghampiri lelaki tampan itu dan menyapanya.
"Pagi kak".
"Pagi!!.
"Kak belum sarapan ya? "seru clara saat mendapati haykal menjawab dengan begitu lemas dan berpikir jika lelaki tampan itu belum mengisi perutnya.
Haykal pun mengatakan sudah dan berlalu pergi tetapi clara menghentikan langkahnya seakan tidak mengizinkannya pergi hingga membuat lelaki tampan itu sedikit kesal.
"Ada apa lagi ra???".
"Terimakasih ya sudah mengantarku kemarin".seru clara sembari tersenyum bangga tetapi haykal tidak meresponnya hingga clara memancing haykal dengan pertanyaan yang lain.
"Kak kau mengatakan jika pertanyaanku kemarin tidak tepat waktu dan sekarang aku pikir inilah waktu yang tepat untuk aku mendapat jawabannya".
Haykal mengingat ingat lagi pertanyaan apa yang clara maksud dan baru menyadari jika itu semua tentang sesi pertanyaan kemarin di kelas.
"Aku lagi gak punya waktu".Seru haykal dengan spontan dan bernada emosi sembari berlalu pergi karna terlalu malas jika harus membahas tentang aletta pasalnya hatinya sedang kesal pada sang kekasih tetapi ia tak mampu mengatakan dihadapan clara hingga membuat dirinya menjadi lesu dan sensitif.
Tanpa mereka sadari aletta melihat kedua siswa tadi bercengkrama dan merasa aneh dengan sikap sang kekasih padahal haykal harusnya santai menjawab sudah memiliki pacar tapi seakan ia enggan mengatakan itu.
Pikiran aletta pun semakin jauh kedepan karna tak sengaja mendengar jika haykal juga telah mengantarnya pulang kemarin hingga ia merasakan api cemburu mulai membakar jiwanya.
*ada hubungan apa diantara mereka?*.
Pertanyaan itu seakan menghias ruang hati aletta pasalnya wanita yang sedang berbicara dengan haykal tadi adalah adik kelas yang juga memiliki paras cantik hingga membuat aletta semakin kesal sembari berjalan menuju kelasnya.
Harapannya ingin memberi kejutan pada sang kekasih pun musnah dan kini ia hanya dirundung api cemburu di hatinya hingga beberapa sahabatnya berteriak karena kegirangan aletta telah kembali.
"Aaa aletta, akhir nya kau kembali juga".
"Iya al, aku pikir kau tidak akan pernah kembali soalnya haikal sangat sewot saat ditanya tentang kamu".
"Mana mungkin aku gak kembali, sedangkan aku tidak bisa meninggalkan kalian".seru aletta sembari memeluk mereka.
__ADS_1
Sahabat ale pun menceritakan kesepiannya tanpa kehadiran si wanita cantik itu di sekolah hingga menceritakan tentang clara yang selalu menggoda haykal.
"Clara??. Siapa clara".
"Dia itu siswa baru disekolah, kayaknya ia naksir sama haykal deh".
"Iya kemarin aku juga lihat haykal mau nganterin dia pulang".
"Apa???".bentak aletta karena merasa terkejut.
Diandra pun tak sengaja melihat saat clara tiba tiba pingsan di hadapan haykal hingga kejadian kemarin sore tepatnya saat pulang sekolah ia ceritakan pada aleta.
Sedangkan aletta pun mulai memahami kesalahpahaman ini hingga memandang tajam ke arah luar sembari berpikir jika ada yang berusaha mengusik hubungannya, ia juga mengatakan tidak akan membiarkan siswa baru itu terus menggoda sang kekasih.
Kring..kring...kring..
Bel tanda masuk pun berbunyi tetapi siswa 11 dan 12 belum ada kegiatan belajar hingga membuat mereka dengan leluasa memperhatikan adik adik kelas yang masih menjalani masa orientasi siswa.
Wanita cantik itu terus mengawasi haykal yang sedang bertugas dan memastikan dari kejauhan jika kekasihnya aman tanpa gangguan si pelakor.
Jam demi jam pun berlalu dan tidak ada yang mencurigakan disana meskipun haykal berada di satu lokasi dengan aleta tetapi ia tidak mengetahui jika sang kekasih sudah kembali.
Saat tiba waktu istirahat clara mulai mendekati haykal kembali hingga menyodorkan sebuah kotak makan untuknya.
"Apa ini?".
"Kakak pasti lapar, kemarin aku lihat kak haykal lesu banget jadi hari ini aku berinisiatif membuatkan kakak bekal. Ini cobain deh".
"Aduh makasih ya, kebetulan banget aku sedang lapar".sahut seseorang itu dengan yang ternyata aletta sembari mengambil kotak makan dari tangan clara dan membuka nya.
Haykal pun terkejut dengan kedatangan aletta secara tiba-tiba hingga dirinya pun tak mampu berkata apapun karena perasaannya sedang tak karuan antara rasa senang dan kecewa hingga clara memaki aletta karena kesal.
"Kamu ini siapa, mengapa kau merebut makananku??".
"Kan haykal gak mau jadi buat aku aja, sayang kan kalau dibuang".seru aleta tanpa melihat clara
__ADS_1
"Kata siapa, kak haikal mau kok".
"Oh jadi kamu mau".seru aletta sembari memberikan kotak makan itu ke hadapan haykal dengan sorot mata yang tajam hingga membuat sang kekasih menggelengkan kepala.
Haykal tau jika ekspresi aletta sudah seperti itu tandanya ia sedang marah hingga mengatakan maaf aku tidak lapar yang membuat clara kesal dan langsung merebut bekal makan yang berada di tangan aletta.
"Perbuatanmu sangat tidak sopan, apa selama ini kau di sekolah tidak belajar sopan santun?". Tegur aletta pada clara
"Ini punyaku, jadi pantas jika aku mengambilnya lagi".
"Sangatlah pantas, dan aku tidak masalah dengan itu tapi kau juga harus ingat dia punyaku jadi jangan merebutnya".seru aletta sebelum berlalu dan menggandeng tangan haykal menjauh dari clara.
Siswa baru itu pun terkejut dan berpikir apa sebenarnya hubungan diantara keduanya hingga ia menebak apa mungkin jika itu kekasih haykal.
Sedangkan aletta membawa haykal ketaman dan memarahi sang kekasih karena tidak menghindar saat clara mencoba mendekatinya hingga wanita cantik itu mengatakan jika haykal sengaja.
berbagai kalimat pun telah aletta ucapkan hingga haykal memotongnya dengan mengatakan jika ia sangat kecewa pada sang kekasih.
"Aku sangat rindu padamu, tapi mungkin kau tidak merasakan itu. Aku diam bukan berarti mengizinkannya menggodaku tetapi terlalu malas menanggapi semuanya karna kau telah mengacaukan pikiranku. Dimana kamu, sedang apa kamu dan ada apa denganmu pertanyaan itu yang selalu muncul dipikiranku".
Mendengar penuturan sang kekasih membuat aletta sedih dan perlahan menggenggam tangan haykal yang dingin hingga menjawab ucapannya itu.
"Maafkan aku kal, Tapi hari ini aku datang untuk memenuhi janjiku. Rinduku melebihi rindumu padaku bahkan hatiku tersiksa tidak berada didekatmu". Seru aletta sembari meneteskan air mata hingga membuat haykal menyentuh pipi putih sang kekasih dan mengatakan jika jangan menangis lagi.
"Sekarang kau ada disini itu sudah cukup membuatku yakin jika cinta itu masih ada, ale jangan pernah meninggalkan aku lagi. Kau akan melihat aku lebih kacau dari ini tanpa ada kamu disampingku".
Ucapan haykal itu membuat aletta tersenyum hingga kini mereka kembali berbaikan, tangan haykal sempat ingin memeluk aletta karena rasa bahagia bercampur rindu yang sudah tak dapat terpendam lagi namun buru-buru wanita cantik itu tepis dan mengatakan jika ini berada di lingkungan sekolah kau harus menjaga sikapmu sebagai seorang wakil ketua osis hingga lelaki tampan itu terkekeh mendengar ucapan aletta.
*
*
*
*BERSAMBUNG..
__ADS_1