CINTA UNTUK HAYKAL

CINTA UNTUK HAYKAL
EPISODE 79-MENEMANI SANG MANTAN KEKASIH


__ADS_3

Pernyataan Monika membuat Aurel dan papanya terkejut mendengarnya, tanpa tahu sebab nya mereka terkena imbasnya. Papa Aurel pun tiba-tiba terjatuh sembari memegangi dadanya yang mendadak sesak hingga membuat Aurel menangis dan berteriak memohon pada sang mama untuk menolong papanya namun Monika tetap melajukan mobilnya dan tak memedulikan mereka.


Melihat sang mama berlalu pergi membuat hati anak gadis itu sangat hancur tetapi ia memandang sang papa yang kesakitan itu lebih hancur lagi hatinya. Segera ia berlari untuk meminta bantuan orang terdekat dan mereka membawa papa Aurel ke rumah sakit.


Disisi lain Haykal menyuruh aleta untuk segera pulang karna ia harus memikirkan tentang sekolah yang dia tinggalkan hanya untuk menemui dirinya.


Setelah mengantar aleta ke depan ia dengan susah paya kembali ke kamar menggunakan kursi roda tetapi di tengah jalan ia melihat Aurel sedang menangis diruang tunggu hingga ia datang menghampirinya.


“Aurel”.


Mendengar namanya dipanggil ia menengok dan mendapati seseorang berada diatas kursi roda yang membuatnya sangat terkejut.


“Haykal!!!apa yang terjadi padamu, mengapa kau menggunakan kursi roda”.


“Banyak hal yang telah terjadi, tapi maaf aku tidak bisa menceritakan padamu sekarang. Tepi mengapa kau ada disini?”.


“Papa kal”.


“ada apa dengan papamu?”.


Aurel pun menceritakan semuanya dari awal saat aleta ke rumah hingga sang mama mengatakan pisah pada papahnya  yang membuat Haykal ternganga mendengarnya. Ia juga mengatakan agar Aurel lebih sabar dalam menghadapi cobaan ini dan jangan putus asa.


"tapi kenyataannya gak mudah itu kal".


"Aku tahu ini berat buatmu, tapi kau tidak akan sendiri kok, cari aku saat kau membutuhkanku". Seru Haykal sebelum berlalu namun ia terhenti saat Aurel mengatakan jika saat ini ia membutuhkan dirinya.


Haykal pun menghentikan pergerakannya dan mulai menemani Aurel menunggu papanya diperiksa. Bukan tanpa alasan Haykal berada disana, kebanyakan orang mungkin enggan melakukan itu tapi bagi sebagian orang mantan adalah wanita yang pernah singgah dihatinya walau sebentar tetapi pernah memberikan warna untuk kehidupan kita, begitu juga Haykal dulu ia sangat mencintai Aurel dan ketika ia mendapati sang mantan kekasih menangis hatinya pun juga ikut bersedih melihatnya. Bukan karna ia masih sayang tetapi lebih ke tidak ingin melihatnya menangis hingga dokter keluar dan mengatakan jika papanya mengalami serangan jantung. Aurel pun tidak dapat menahan air matanya lagi hingga ia mulai menangis sejadi jadinya di hadapan Haykal dan membuat lelaki tampan itu merasa iba.

__ADS_1


Haykal berusaha menenangkan Aurel dengan mengusap punggungnya dan mengatakan sabar namun wanita itu tidak berhenti  justru menjadi lebih histeris hingga memeluk Haykal. Mengingat Aurel adalah gadis manja, Haykal yakin situasi saat ini membuatnya sangat terpukul dan membiarkan wanita itu memeluknya namun dirinya tak membalas pelukan itu.


Jujur dalam hati Haykal sanggatlah tidak nyaman dengan sikap Aurel namun ia tidak punya pilihan lain. Lelaki tampan itu tidak tega berlaku kasar padanya meski semua orang memandang kearah mereka, Haykal tetap membiarkan wanita itu bersandar sembari menangis dibahunya.


Aurel terus menyalahkan sang mama namun Haykal menjelaskan jika ini semua adalah takdir hingga papanya dipindahkan diruang rawat dan Haykal berpamitan pergi.


......................


Malam itu di kediaman aleta, dirinya baru saja tiba dirumah dan melihat keluarganya sedang berkumpul diruang tengah hingga aleta datang dan bergabung.


"Ale bagaimana keadaan Haykal?". Tanya sang mama saat melihat aleta datang


"Alhamdulillah sudah membaik mah, dia juga sudah sadar”. Jawabnya sembari mencium punggung tangan sang mama


"Lalu bagaimana dengan sekolahmu?” tanya sang papa tiba-tiba


"Sebenarnya papa sangat tidak mengerti dengan jalan pikiranmu saat ini, hanya karna sebuah cinta kamu mampu keluar jalan seperti ini. Bahkan kamu mampu menghilang dari kelas saat ujian berlangsung, dimana akal sehat mu saat itu. Disini papa tidak bermaksud mempermalukanmu di hadapan keluarga tetapi mereka harus tahu alasanmu melakukan hal itu agar mereka mengerti dan tidak menyangka jika papa selalu membela mu. Bagi papa salah tetap salah. Hukuman tetap jalan. Pertanggung jawaban itu paling utama".


Mendengar ucapan sang ayah membuat aleta sempat gemetar namun ia harus menjelaskan di hadapan keluarganya mengapa ia mampu mengambil tindakan itu. Dengan mengumpulkan segenap keberanian ia mulai menjelaskan satu persatu alasan ia mampu keluar jalur hingga ia mengatakan semua karna cinta.


"Seberapa jauh kau mengenal cinta, hingga mampu mengambil keputusan sekonyol itu”. Tanya Aditya yang mulai gemas dengan ungkapan hati sang adik


"Aku seperti ini karna memang tulus mencintai Haykal dan aku tidak berbohong. Hatiku merasa tidak tenang berada dikelas sebelum aku tahu bagaimana keadaannya hingga aku memutuskan untuk pergi dari sana. Setidaknya aku bukanlah seorang pengecut yang mundur dari tanggung jawab".


"Maksudmu seorang pengecut?".


"Tidak selamanya hidup itu mudah, terkadang ada kerikil atau batu yang menghadang perjalanan kita tapi mungkin kebanyakan orang memilih putar balik atau gak jalan pintas, tapi bagiku kita harus terus berjalan walau pelan. Begitu halnya dengan cinta, kadang suka kadang duka. Ada aja yang membuat sebuah hubungan itu terguncang namun semua itu untuk membuktikan sebera kuat cinta kalian".

__ADS_1


Mendengar seruan aleta membuat Adit merasa tertampar pasalnya ia memilih untuk mundur dari kisah cintanya, Raisa yang berada disana pun merasa kagum dengan ucapan wanita remaja itu hingga membuatnya tersenyum simpul dan mengatakan jika ia setuju dengan ucapan aleta.


"Terkadang kita perlu mendengarkan orang lain untuk mengetahui seberapa besar keegoisan kita. Mendengar kamu berbicara seperti ini saya menyimpulkan sangat sulit diposisi kamu. Dan disaat semua orang menyalahkanmu kau sangat kuat menerimanya. Kakak salut padamu”. Seru Raisa dengan tersenyum bangga hingga membuat Adit melirik tajam kearahnya.


"Apa kau baru saja menyindirku". Seru Adit menatap tajam Raisa namun wanita itu hanya tersenyum sembari menunduk hingga yang lain merasa lucu dengan tingkah mereka.


"Kakak ini siapa?” tanya aleta yang bingung dengan keberadaan orang asing dirumah-Nya.


"Namanya kak Raisa, teman kak Adit”. Seru sang mama dibalas anggukan dari aleta.


Semua orang yang berada disana pun mulai menunjukkan senyum nya namun tidak bagi Airin, ia hanya diam dan menunduk. Hatinya masih gelisah memikirkan Reno yang terbaring lemah dirumah sakit dan tidak mungkin baginya berbuat nekat seperti sang kakak karna mengingat dirinya memiliki riwayat penyakit dalam, membuatnya serba terbatas hingga ia memilih untuk beranjak dan berpamitan untuk ke kamar namun aleta menghentikannya dengan bertanya keadaan Reno yang membuatnya menitikkan air mata.


"aku gak tahu kak, terakhir aku melihat mas Reno belum ada perubahan . Entah sampai kapan dia harus bertahan".


"Kamu jangan bicara seperti itu, mas Reno orang yang kuat kok. Kamu harus terus support dia untuk memperjuangkan hidupnya. Seperti mas Reno yang selalu mendampingi kamu melawan sakitmu. oke". Nasehat aleta pada sang adik


"Kita doakan yang terbaik untuk Reno”. Seru pak adam


Malam itu berakhir dengan semua orang berdoa untuk Reno dan mereka juga berpelukan untuk saling menguatkan satu sama lain.


*


*


*


 

__ADS_1


*BERSAMBUNG..


__ADS_2