CINTA UNTUK HAYKAL

CINTA UNTUK HAYKAL
EPISODE 44-MENGINAP DIRUMAH RENO


__ADS_3

Dirumah Reno Airin terlihat tertidur lelap di sofa, dirinya merasa hari ini sangat lelah karna telah membantu Reno mengurus hewan peliharaannya namun dia merasa bahagia karna sekarang memiliki kesibukan yang membuatnya lupa dengan masalahnya.


"Airin bangun ".seseorang mencoba membangunkan dia


"Emmmmmmmmm”. Airin mengelitkan tubuhnya


"Dek ayo kita pulang sudah malam nih”. Seru Aleta sembari menepuk lembut pipi Airin


"Aku ngantuk malas jalan ke rumah”. Seru Airin dengan nada lemas


"Tapi dek gak enak ini kan rumah mas Reno”. Bujuk ale


"Ale biar dia tidur disini, pasti Airin kecepekan”. Seru Reno


"Tapi mas tadi mama mengabari jika sudah perjalanan pulang bagaimana nanti jika mamah tahu kita tidak dirumah".


Reno pun menenangkan aleta dan meyakinkannya untuk tidak merasa khawatir, Reno juga berjanji akan membantu aleta untuk menjelaskan semua kepada mama Helena.


Reno juga menyuruh aleta sekalian menginap dirumahnya,kebetulan Reno tidak tinggal bersama keluarganya dirinya sudah memiliki rumah sendiri dari hasil kerja kerasnya.


Reno pun menceritakan kepada aleta mengenai isi hati Airin yang sebenarnya hingga membuat mata ale berkaca kaca.


"Aku sangat menyayanginya mas reno,airin telah salah menilaiku huuhuuuhuuu”. Seru aleta sembari menjatuhkan air matanya


"Sudah jangan menangis aku berjanji akan selalu jadi sahabat Airin dan akan membenarkan kesalah pahaman dirinya, kau tidak usah khawatir oke”. Ucap Reno


Tuuuuttttt. Tuuuuttttt...tuuuuttttt


Ponsel aleta tiba-tiba berdering tanda panggilan masuk dan segera ia mengambilnya dari saku miliknya.


Tertera dilayar ponsel panggilan itu berasal dari Haykal dan segera aleta mengangkatnya.


"maaf Mas Reno aku angkat dulu"


"Silakan".


"Hallo"


"Hallo sayang, mengapa lama sekali mengangkatnya?” tanya Haykal


"Tadi aku sedang berbicara dengan mas Reno”. Jelas aleta


"Apaa?bicara soal apa, mengapa kamu tidak memberitahuku dulu".


"Belum juga 24 jam kita pacaran kamu sudah protektif kayak gini”. Protes ale


"Ya aku gak suka aja kamu bicara dengan cowok lain apa lagi malam-malam gini,"


"Aku sedang ada dirumah mas Reno karna..".belum sempat aleta melanjutkannya Haykal langsung memotong ucapannya


"Aapaaa?kamu dirumah mas Reno".


Sontak saja Haykal terkejut dengan ucapan aleta tetapi dirinya mampu mengendalikan kecemburuan pacar barunya itu dengan menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi hingga membuat Haykal menyambar jaketnya dan lekas menyusul kekasihnya itu dirumah Reno.


Sejak tadi siang Aleta resmi menjadi kekasih Haykal walau dirinya sempat menolak tetapi Haykal meyakinkannya untuk menerima cintanya.


"Dari siapa?”. Tanya Reno


"Haykal Mas”. Seru aleta diiringi anggukan dari Reno


Tak lama kemudian terdengar suara motor memasuki halaman rumah Reno dan berhenti didepan rumah.


"Siapa mas?".


"Entahlah".


Setelah memarkirkan motornya seseorang itu melangkah memasuki rumah Reno tanpa permisi dan langsung duduk disebelah wanita cantik itu.


"Kamu itu bertamu tanpa permisi”. Hardik Reno pada orang itu yang ternyata Haykal.


Mendengar ucapan Reno Haykal pun lekas mengetuk meja yang ada didepanya sembari mengucapkan salam setelahnya, hingga membuat Reno dan aleta menggelengkan kepala atas tingkah Haykal.

__ADS_1


Reno pun menanyakan perihal kedatangan Haykal dan lelaki tampan itu menjawab jika ingin menyusul kekasih hatinya sontak saja membuat Reno terkejut.


"kalian pacaran?” tanya Reno


"Iya”. Sahut Haykal sembari memandangi wajah cantik aleta


"Sejak kapan?".


"Tadi siang”. Jawab Haykal lagi tanpa mengalihkan pandangannya


Reno pun terdiam mendengar ucapan Haykal dan dirinya berusaha menenangkan hatinya yang sedang terbakar itu, tidak mungkin bagi Reno untuk membenci lelaki tampan yang telah dianggap sebagai adiknya sendiri dan dia hanya bisa menganggukkan kepala tanda mengerti.


"Ale kamu mau minum apa?”. Seru Reno memecah keheningan karna melihat aleta tengah menunduk malu atas tingkah Haykal.


Aleta pun mengatakan jika dirinya ingin meminum air putih saja namun Haykal juga mengatakan jika dirinya ingin minum teh manis hangat karna cuaca sedang dingin diluar.


"Siapa yang menawari mu, buat saja sendiri”. Ejek Reno sembari melangkah ke dapur mengambilkan segelas air putih untuk aleta.


Dengan tatapan kesal Haykal memanyunkan bibirnya namun wanita cantik disebelah nya pun menertawai sikap kekanakan kanakan dari keduanya.


Haykal menatap wajah cantik aleta dengan tajam namun wanita cantik itu memilih merebahkan kepalanya dibahu Haykal dan mengatakan jika dirinya mengantuk segeralah Haykal menyuruhnya untuk merebahkan tubuhnya di sofa.


"Tidurlah aku akan menjagamu”. Seru Haykal lembut


Melihat wanita cantik itu sudah tertidur Haykal pun beranjak dari duduk nya dan lekas melangkah menyusul Reno namun tiba-tiba tangan aleta menghentikannya.


"Jangan tinggalkan aku”. Seru aleta dengan mata terpejam


Haykal pun kembali ke tempat semula namun dirinya memilih duduk di lantai dekat sofa dimana kekasihnya itu sedang tertidur.


"Mengapa kau manja sekali Haa?” seru Haykal lembut sembari mengusap usap pipi putih aleta.


Pemandangan romantis dari sepasang kekasih yang baru saja resmi jadian itu membuat Reno iri namun tidak menunjukkan didepan mereka.


"Ini selimut untuk kalian berdua”. Seru Reno sembari menyodorkan dua selimut dan Haykal segera menyambarnya


"Terima kasih”. Ucap Haykal


Reno juga membawakan selimut untuk dirinya dan Airin, segeralah ia duduk dilantai dekat sofa dimana Airin tertidur dan berseberangan dengan Haykal.


"Iyha,tetapi backstreet".


"Mengapa?".


"Aku gak mau aleta mendapat masalah lagi jika banyak orang yang mengetahui tentang hubunganku dengannya, apa lagi keadaan lagi kurang baik jadi aku memilih untuk tidak mempublikasikan".


"Tapi barusan kau cerita padaku?".


"Kau bukanlah orang lain, kau itu abangku mana berani aku berbohong padamu".


Mendengar ucapan Haykal barusan membuat Reno terbawa perasaan hingga ia mengurungkan niatnya untuk terus terang tentang perasaannya terhadap aleta.


*jika kau tahu tentang perasaanku pasti kau akan membenciku, biarkan aku mendiamkan perasaan ini hingga hilang dari dalam hatiku, aku tidak mungkin membuatmu terluka karna telah mencintai wanita yang sama*.batin Reno


"Jika begitu jagalah dia, aku percaya kau akan membuatnya bahagia”. Seru Reno menasihati Haykal dan disambut anggukan dari lelaki tampan itu.


Kini mereka semua tertidur pulas,haykal yang tertidur di samping sofa aleta sedangkan Reno tertidur di samping sofa Airin pemandangan indah itu seakan menutup malam dingin mereka.


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


Ditempat lain yongki dan Aurel sedang bertemu ditaman kota namun yongki merasa kesal dengan Aurel atas perbuatannya tadi siang.


"Kau tahu mataku sakit melihat mu mencium laki-laki brengsek itu”. Maki yongki


"Tenanglah kau jangan marah padaku, itu cuma trik ku untuk mengerjai aleta".


"Tetapi perbuatanmu itu sangat menyakiti hatiku".


"Diamlah aku sedang pusing".


"Aku mencintaimu rel, aku akan melakukan segalah cara untuk membahagiakanmu jadi lupakan Haykal”. Serunya lembut diiringi senyuman manis dari bibir Aurel

__ADS_1


"Kak yongki".


"Heemmm".


"Bawa aku bersenang senang malam ini, aku sangat pusing dengan masalah disekolah tadi".


"Kau mau aku antar ke mana katakanlah wahai putri cantikku".


"Ke BAR".


"apa kau yakin?".


Aurel pun menganggukkan kepala tanda ia yakin dengan keputusannya dan segera beranjak dari duduknya sembari mengajak yongki untuk melangkah menuju BAR.


Sesampainya disana mereka berdua disambut bangga pemilik BAR yang ternyata teman yongki,


"Hay kawan lama kau tidak kemari ha? apa uang mu sudah habis”. Ledek Hendrik pemilik bar


"aku sedang sibuk”. Jawab yongki datar


"Siapa dia, mengapa kau bawa wanita manis ini kemari".


"Aku hanya menemaninya, dia yang mengajaku".


"wwwaaawww Amazing, apa harus aku siapkan kamar malam ini untuk mu".


"Boleh juga".


"Bersenang senanglah, beritahu pelayanku apa yang kalian butuhkah”. Seru hardik sembari menepuk bahu yongki dan berlalu pergi


Pelayan itu pun menuangkan minuman digelas milik aurel,entah tegukan ke berapa yang Aurel minum namun dirinya masih belum merasa pusing.


"Jangan terlalu banyak sayang itu akan membuat kepalamu sakit".


"Diamlah, kau berisik sekali”. Maki Aurel dengan terbata bata mengucapkannya hingga dirinya mulai merasa pusing di bagian kepala dan terjatuh karna tidak kuat lagi menahan tubuhnya namun yongki dengan cepat menahan tubuh Aurel.


"Apa kau baik-baik saja?”. Tanya yongki


"Kepalaku sangat pusing".


"Aku akan membawamu ke kamar".


 


 


*


 


 


*


 


 


 


*


 


 


 


*


 

__ADS_1


 


*BERSAMBUNG...


__ADS_2