
Setelah mengantar clara, haykal pun berjalan untuk kembali ke kelas namun tiba tiba saat didepan pintu ia dihadang oleh ketiga sahabat aletta hingga mengintrogasinya seperti seorang tersangka.
"Sebenarnya ada apa dengan aleta kal?".
"Dia kenapa?".
"Apa kalian sudah putus?".
Pertanyaan demi pertanyaan pun bergema di telinga haykal hingga ia membawa ketiga sahabat aletta itu menuju dalam kelas dan menguncinya dari dalam.
"Apa maksud kalian? Aku sangat tidak mengerti".
Ketiga sahabat aletta pun menceritakan semua yang terjadi sebelum nya hingga membuat lelaki tampan itu sedikit terkejut dan mengeluarkan ponsel miliknya.
Tutt..tutt..tutt
"Hallo assalamualaikum sayang".
"Waalaikum salam".
Haykal pun menekan tombol pengeras suara agar ketiga sahabat aletta mendengar jika ada kesalah pahaman disini hingga ia melanjutkan ucapannya.
"Boleh aku tanya?".
"Hemb...apa?".
"Sebenarnya Kamu bicara apa kepada teman teman mu, hingga mereka menuduhku yang bukan bukan".
Terdengar jika wanita cantik itu tertawa hingga membuat keempat orang yang menunggu jawaban aleta nampak bingung. Setelah puas tertawa aletta mengungkapkan kata maaf karena telah mengerjai mereka. Dia mengatakan hal itu agar teman temannya berhenti memojokkan sang kekasih, sebenarnya aletta ingin memberitahukan jika kemungkinan aleta tidak akan kembali tapi melihat reaksi ketiga temannya sepertinya mereka belum siap menerima kejujurannya. Tutur kata aleta hingga penjelasannya membuat keempat orang itu menjadi lega hingga terdengar gedoran pintu dari luar ruangan.
Haykal pun membuka pintu dan melihat imelda menghampirinya dengan tatapan marah padanya. Sang ketua osis pun bertanya apa maksud dari tindakannya yang mengunci kelas dari dalam sehingga teman temannya tidak bisa memasuki kelas.
"Tidak. Aku hanya sedikit ada kepentingan dengan mereka". Jawab hyakal dengan santai.
__ADS_1
"Apa kau tidak cukup dengan satu wanita".
Pertanyaan itu sengaja imelda ucapkan karena untuk menyindir haykal mengenai kabar tentang kedekatannya dengan clara membuat lelaki tampan itu terdiam. Disamping itu kabar mengenai putusnya aleta dan haykal yang tak sengaja didengar oleh chika pun kini menyebar keseluruh penjuru sekolah.
Sayang nya chika hanya mendengar sepenggal dari ucapan teman aletta bukan seluruhnya dari percakapan mereka hingga memberikan kabar hoax yang memicu keributan di sekolah.
"Yang benar kamu cik?".
"Iya gue dengar sendiri kok".
"Wah.. gak nyangka ya secepat itu mereka putus".
"Padahal serasi banget loh mereka".
"Apa mungkin ada hubungannya dengan clara?".
Mereka pun mulai mengait ngaitkan kabar putusnya asmara sang wakil ketua osis dengan adik kelasnya. Bukan tanpa alasan mereka menyeret nama clara sebagai penyebab putusnya mereka karena selama aletta tak berada disekolah kedua siswa itu nampak dekat dan akrap hingga wanita itu tersenyum mendengar berita yang menggemparkan sekolah.
Tak terasa jam pulang sekolah pun telah usai membuat semua murid berhamburan keluar meninggalkan sekolah. Siang itu clara sengaja mendatangi TPU anggrek karena ingin melampiaskan rasa rindunya.
"Pah. Mungkinkah kau mengingatku? Aku putrimu pah, Putrimu yang kau tinggalkan belasan tahun yang lalu. Aku selalu berharap bisa bertemu denganmu lagi, tapi bukan seperti ini yang ku mau. Kau memang telah melukai hatiku, kau menghancurkan impianku, tapi aku merindukanmu. Aku bersumpah akan ku perjuangkan apapun untuk menuntut keadilan atas kematianmu meskipun harus ku korbankan nyawaku".
tak sadar karna ungkapan rasa rindu bercampur kecewa yang menghampirinya membuat clara meneteskan air mata tanda ia sangat hancur. sudah lama ia menunggu momen dimana dirinya ingin bertemu sang papa, kini impian itu terwujud meskipun bertemu di alam yang berbeda.
Tangannya mengepal erat mengingat kabar kematian sang papa yang diangkat ke suatu surat kabar yang mengatakan jika andi pratama mati tertembak oleh seorang pelajar. Tak hanya itu papa clara juga terseret ke dalam kasus penggelapan aset milik perkebunan keluarga haykal hingga beberapa tuntutan lainnya yang memberatkan posisinya kala itu. Tetapi sayang hal itu semua terungkap setelah pak andi meninggal hingga ia dibebaskan dari hukuman. Kasus tentang kematian andi juga ditutup oleh pak adam dan tak diperpanjang mengingat dirinya juga memiliki kesalahan yang besar membuat pihak kepolisian menganggap jika ini adil, ditambah pak andi tidak pernah memberikan keterangan tentang siapa keluarga yang sebenarnya hingga pihak kepolisian tidak mengetahui jika sebenarnya ia memiliki istri dan anak di luar kota.
"Clara. apa itu kau?".
Tiba tiba terdengar seseorang menyapanya dengan lembut dan saat clara membalikan badan ia mendapati seseorang wanita paruh baya berbaju hitam di belakangnya.
"Monika?".
"Ternyata ingatanmu masih begitu jelas. Apa kabar sayang".
__ADS_1
Mendengar kalimat semanis itu membuat clara meludah di hadapan monika hingga tersenyum sinis menanggapi ucapan itu.
"Aku tidak akan pernah lupa denganmu. Wanita terlicik dari segala penjuru. Orang yang menjual anaknya hanya karena harta dan mengorbankan harga dirinya hanya karena sebuah tahta".
"Aku merasa sakit hati atas ucapanmu itu dan seharusnya kamu bahagia karena memiliki saudara secantik dirimu".
"Aurel maksudmu? Aku tidak akan pernah menganggapnya sebagai adikku justru sebaliknya akulah satu satunya pewaris harta kekayaan keluarga andi pratama bukan aurel".
Clara mengungkapan kalimat itu dengan mata memerah hingga ia berlalu pergi meninggalkan monica disana sendiri. Hatinya sangat hancur ketika melihat wajah monika lagi, membuat dirinya mengingat kembali cerita masa lalu yang pahit karena wanita licik itu.
Dulu hidupnya begitu bahagia karena pak andi menjadi adalah salah satu pengusaha terkenal di jawa barat. Namun kebahagiaan clara tak bertahan lama saat mionika datang dan meminta pekerjaan pada keluarga clara.
Ibunda clara yang murah hati itu merasa iba pada monika yang hidup sebatang kara hingga memberinya pekerjaan sebagai asisten rumah tangga. Bukannya menunduk malu karena kebaikan yang telah keluarga clara berikan justru ia menggoda sang suami majika untuk menjadikannya ratu satu satunya didalam hidup andi hingga ia mengandung putri pertamanya yaitu aurel bersama andi.
Untuk mengingat kejadian sebenarnya pun clara tak terlalu paham karena usianya masih terlalu kecil untuk memahaminya, namun ia masih sangat jelas mengenali wajah seseorang yang sangat ia benci sejak kecil yaitu monica hingga isak tangisnya mewarnai sepanjang perjalanan pulang.
Sedangkan di kediaman aurel ia sedang berusaha memasak untuk membuat sang suami bahagia namun sayang ia gagal melakukannya. Meskipun masakan aurel terlihat kacau tetapi reno tetap menikmatinya seolah oleh maskan itu sangat lezat hingga ia menghabiskannya tanpa sisa.
Setelah selesai sarapan reno pun berpamitan pergi untuk kembali bekerja dan menyuruh aurel agar berhati hati di rumah karena mengingat usia kandungannya sudah memasuki treatment terakhir dan tinggal hitungan hari bayi yang selama ini mereka tunggu akan segera lahir.
Setelah kepergian reno, aurel pun mengunci pintu dan bergegas menuju kamar untuk beristirahat namun bel rumah berbunyi tanda ada seorang tamu.
"Siapa??".
Dalam hati kecilnya bergumam siapa orang yang bertamu di sore hari seperti ini hingga aurel berjalan menuju pintu dan membuka nya.
Cklek..
"Mama".
*
*
__ADS_1
*
*BERSAMBUNG.