CINTA UNTUK HAYKAL

CINTA UNTUK HAYKAL
EPISODE 96-(HA) HAYKAL ALETA


__ADS_3

Wanita manis itu tidak menyangka jika sang papa begitu cepat meninggalkan dirinya sendiri di tengah ia sangat membutuhkan support dari kedua orang tuanya namun kini justru ia kehilangan sang papa. Air mata pun tak dapat terbendung lagi ketika sudah berhadapan dengan tubuh yang terbujur kaku itu dan ia menangis sejadi jadinya karna disitulah kehancuran hati seorang anak perempuan yang sesungguhnya.


Haykal dan keluarganya baru saja sampai didepan rumah Aurel tetapi mereka terkejut saat melihat bendera kuning berkibar diteras rumah,  hingga mereka masuk dan tak menyangka jika pak bowo telah meninggal.


Melihat Aurel menangis tersedu sedu di samping sang ayah membuat Haykal merasa iba padanya dan mendekati wanita manis itu. Dari kecil hingga saat ini Aurel sangat dekat dengan sang papa dari pada mamanya dan terlihat begitu jelas saat Aurel setia menemani sang papa pasca dirawat dirumah sakit hingga sekarang ia merasa sangat kehilangan sosok yang mencintainya tulus dari hati itu.


"Rel, aku ikut berbela sungkawa. Kamu yang sabar ya.” seru Haykal sembari menepuk bahu Aurel


"Papa kal, mengapa papa tega ninggalin aku huhuhuhuhu".


"Sudah rel jangan menangis, semua ini sudah takdir dari Allah SWT.  Papamu pasti sedih melihatmu seperti ini".


Haykal masih berusaha untuk menenangkan Aurel yang terus menangis itu namun Monika justru memperlihatkan keegoisannya saat melihat Haykal ada di samping sang anak.


"Mbak Karin lihat kan, mereka cocok banget". Serunya sembari melirik kearah Haykal dan Aurel


"Monika tolong!!!! kamu gak lihat suami kamu sendiri terbujur kaku disana dan bisa-bisanya kamu masih memikirkan tentang hal itu???".


Ucapan bunda Karin itu membuatnya merasa kesal dan ingin membalas perkataannya namun cika datang tepat waktu dan menarik tangan Monika hingga membawanya menjauh dari kerumunan itu.


"Lepaskan, apaan sih kamu!!!". Bentak Monika


"Tante dengarkan aku!!!!  bagaimana bisa tante berbicara seperti itu disaat situasinya lagi berduka. Semua itu justru akan membuat orang curiga pada tante. Tolong jaga sikap tante jika tidak ingin ketahuan".


Nasehat cika itu membuat Monika sedikit berpikir jernih dan menenangkan hatinya hingga ia kembali berpura pura sedih saat di hadapan banyak orang.


pemakaman pun telah dilakukan dan Haykal selalu ada disebelah Aurel hingga saat wanita manis itu terjatuh karna terlalu lelah menangis ditambah kondisinya sedang hamil muda membuatnya tak sanggup menahan tubuhnya sendiri dan pingsan.


Dengan sigap Haykal menangkap tubuh Aurel dan membawanya ke dalam mobil hingga meninggalkan tempat itu saat pemakaman telah selesai. Mereka pun kembali ke rumah Aurel dan ia merebahkan tubuh wanita manis itu diatas sofa.


Tak lama kemudian wanita itu tersadar dan kembali menangis saat mengingat tubuh sang papa dimasukkan keliang lahat hingga bunda meyakinkan Aurel untuk tetap tegar. Hal itulah yang memicu sang paman  menyarankan jika pernikahan ini secepatnya digelar agar Aurel tidak terlalu stres dan ada yang menjaganya.


"Gimana kal?". Tanya paman Aurel


Lelaki tampan itu hanya bisa terdiam membisu tidak mengeluarkan sepatah kata pun hingga pak wira mengatakan jika 3 hari lagi mereka akan menikah. Sontak saja ucapan itu membuat semuanya merasa terkejut termasuk bunda dan Haykal.

__ADS_1


Jujur dalam hati lelaki tampan itu merasa tidak siap menerima Aurel sebagai istrinya, tetapi apa boleh buat dirinya tidak bisa berbuat apa pun dan hanya mengandalkan keajaiban dari sang pencipta untuk membebaskannya.


"Mas??".seru sang bunda tetapi suaminya itu hanya menggelengkan kepala tanda bunda tidak boleh protes.


Setelah selesai membahas permasalahan itu keluarga Haykal pun berpamitan pulang, di sepanjang jalan lelaki tampan itu sama sekali tidak mengeluarkan kata-kata hingga membuat bunda merasa kasihan. Saat mereka tiba dirumah bunda bertanya pada anak semata wayangnya namun lelaki tampan itu hanya mengatakan jika dirinya baik-baik saja dan berlalu pergi.


Malam itu bunda dan ayah sedang bercengkerama diteras rumah hingga mereka melihat Haykal berpakaian rapi dan mengeluarkan motornya. Sontak saja membuat kedua orang tuannya merasa bingung diiringi sang ayah menahan langkahnya dengan bertanya ke mana Haykal akan pergi.


"Maaf sebelumnya yah, memilih diam bukan berati aku bersalah tetapi justru percuma jika aku mengelak pun tidak akan ada yang percaya. harapanku hancur, aku terjebak disini tetapi tidak perlu khawatir aku tidak akan pernah lari bahkan tidak akan mungkin menjatuhkan harga diri kedua orang tua ku sendiri. Namun sebelum aku menikah dengan Aurel biarkan aku menghabiskan satu hari saja bersama wanita yang aku cintai dan setelah itu aku akan menghilang, mungkin selamanya dari hidupnya."


Ucapan Haykal yang penuh haru itu membuat bunda tidak dapat menahan air matanya hingga ia menjatuhkannya dan mengatakan pada sang suami jika biarkanlah Haykal pergi. Lelaki tampan itu melajukan motornya dan berhenti disebrang rumah aleta hingga mengirim pesan pada sang kekasih.


*Sayang!!! Aku berada didepan rumahmu.  Tolong keluarlah sebentar*


Thinggggg...


Pesan pun telah terkirim pada sang kekasih dan tak lama kemudian ponsel milik wanita cantik itu bergetar tanda pemberitahuan masuk. Aleta yang tadinya bermalas malasan didepan TV setelah membaca pesan dari Haykal segera beranjak dari sana menuju tempat yang lelaki tampan itu sebutkan hingga mereka bertemu diujung gang.


"Ada apa kal, biasanya juga ke rumah?".


"ikut aku sebentar yuk?".


"Ikut aja".


Wanita cantik itu sempat menolak karna tidak biasanya Haykal seperti itu, tetapi ia juga tidak tega melihat kekasihnya memelas hingga ia memutuskan untuk menerima ajakannya dan mereka berdua melaju meninggalkan tempat  itu.


"Sebenarnya kita mau ke mana sih?".


"Aku mau mengajak kamu berkeliling dan melihat diindahnya kota dari atas bukit".


"Diatas bukit?? Kayaknya seru juga, tapi apa masalah kamu sudah selesai hingga kamu mengajaku berkeliling??”.


“Heemmm”.


“Apa kata keluarga Aurel?".

__ADS_1


mendengar pertanyaan aleta membuat Haykal terdiam sesaat dan setelah itu ia menggenggam tangan sang kekasih sembari mengatakan jika semua baik-baik saja dan aku masih milikmu. Ucapan Haykal itu membuat aleta serasa melayang dan merasa sangat bahagia hingga mereka sampai ditempat yang sangat indah.


Walau perjalanan mereka penuh liku hingga memasuki daerah terpencil yang jauh dari kota dan minim cahaya tetapi keduanya merasa puas karna pemandangan didaerah situ menyuguhkan keindahan yang nyata bak negeri diatas kota.


Haykal menghentikan motornya  dan membawa aleta naik ke atas bukit hingga menyuruh sang kekasih memandang indahnya kota yang jauh di bawah sana, wanita cantik itu terkesima akan keindahannya ditambah hiasan lampu kelap kelip yang menerangi kota tersebut membuat suasana menjadi semakin indah.


"Aku belum pernah melihat kota dari atas bukit seperti ini, dan ternyata sangat indah".


"Seperti yang ku katakan kau akan mengaguminya. Tempat ini juga yang menemaniku saat aku merasa  sendiri hingga kamu datang dan merubah segalanya. Terima kasih sayang, kau selalu berada disamping-Ku”. Seru Haykal sembari menggenggam tangan aleta


Wanita cantik itu tersenyum sembari memeluk Haykal dan mengatakan jika dirinya akan selalu ada di samping kekasihnya hingga berjanji tidak akan pernah lari disaat lelaki tampan itu membutuhkannya. Ucapan aleta membuat Haykal merasa tenang walau setelah ini ia akan pergi dan mungkin tak bisa bertemu aleta kembali.


Kedua sepasang kekasih itu seakan melupakan rasa cintanya pada malam itu, Haykal juga memberikan aleta suprise dengan memberinya kalung yang berliontin (HA).


"Kenapa harus (HA)?". Tanyanya sembari menyentuh kalung itu


"Liontin ini berlambangkan (HA) karna itu adalah simbol dari mana kita”. Jelas Haykal sembari memasangkan kalung itu di leher putih aleta


"Hemm".


Aleta pun menganggukkan kepala tanda ia mengerti dan wanita cantik itu tersenyum bahagia sembari memandang kearah sang kekasih.  Haykal pun memeluk aleta dengan sangat erat dan mengatakan jika ia mencintainya hingga keduanya hanyut dalam suasana kota yang indah.


malam pun semakin dingin dan kabut tebal mulai memberikan kesan horor hingga butiran air berjatuhan membasahi bumi. Haykal dan aleta berlari mencari tempat berteduh tetapi tidak menemui apa pun karna posisi mereka jauh dari kota hingga tiba-tiba motor hanya mati diiringi derasnya hujan membasahi mereka.


"Kal motornya kenapa?".


"mogok Al".


"Haduh kok bisa sih?".


Dengan terpaksa mereka pun mendorong motor itu di bawah hujan yang begitu deras. Malam pun semakin larut tetapi mereka belum juga bisa menyalakan motor hingga mereka menemukan sebuah penginapan diujung jalan.


*


*

__ADS_1


*


**BERSBUNG..


__ADS_2