
Pagi pun menyapa dengan lembut dimana cahaya matahari menembus dari balik korden dan menghangatkan seluruh ruangan. Mata haykal merasa silau karena sinarnya itu hingga membuatnya perlahan membuka mata dan terkejut melihat jam sudah menunjukan pukul 07:00 wib.
Semalaman lelaki tampan itu menjaga sang kekasih yang terlelap dengan tidur di dekat aletta. Tangan haykal perlahan menyentuh pipi putih wanita cantik itu hingga membuatnya terbangun.
"Hem..haykal". Serunya lirih
"Maaf membangunkanmu".
Aleta membenarkan posisi duduknya hingga bertanya mengapa ia berada disana?. Sejenak aletta melupakan kejadian semalam namun ia baru tersadar ketika sang mama datang dan menyuruh aletta berkemas untuk pergi melihat ayahnya di semarang.
Tak terasa butiran putih pun membasahi kembali pipi aletta hingga ia menangis tersedu sedu membayangkan hal buruk pada sang papa. Haykal yang masih menemani aleta itu pun lekas memeluk sang kekasih dan meyakinkan semua akan baik baik saja hingga membantunya berkemas. Dalam hati kecil haykal ia merasa sangat sedih mendengar aletta akan pergi, dirinya takut jika wanita pujaannya itu tak akan kembali hingga menyisakan keheningan disana.
Sepanjang perjalanan pun kedua sepasang kekasih itu tetap dalam keheningan. Haykal yang terus mengengam tangan kekasihnya itu semakin menunjukan kegelisahannya hingga ia tak dapat menyembunyikan rasa itu dan membuat wanita cantik yang berada di sebelahnya merasakan kegelisahan haykal.
"Ada apa?". Bisik aletta sambil merebahkan kepala di bahu haykal.
Lelaki tampan itu justru tidak membalas ucapan aletta, dirinya hanya menggelengkan kepala tanda tidak ada apapun tetapi dari sikap haykal yang lain dari biasanya itu sangat jelas jika ada sesuatu sedang membebani pikirannya..
"Kau tau burung merpati itu selalu terpang kemana pun yang ia sukai, tapi dia tidak pernah lupa untuk pulang dan menepati janji karena itulah burung merpati itu menjadi burung paling setia didunia".
"Tapi jika terlalu jauh terbang pun burung merpati itu lupa jalan untuk pulang. Apalagi jika ada seseorang yang sengaja ingin menangkapnya, pasti dia akan mati matian membuat rencana untuk menjebaknya".
Ucapan haykal itu sangat menusuk hati aletta pasalnya apa yang haykal ucapkan itu benar. Ibarat dirinya dan haykal adalah sepasang merpati hingga mama helena adalah orang yang menginginkan burung merpati itu pisah hingga melakukan segala cara untuk menjauhkan keduanya membuat wanita cantik itu diam .
Mamah helena yang mendengar perbincangan mereka pun hanya ikut diam karena bukan waktunya untuk menegur keduanya melainkan memikirkan bagaimana dengan keadaan sang suami di sana hingga tak terasa mereka telah sampai di bandara juanda surabaya.
"Terimakasih sudah membantu kami bahkan mengantar kami sampai ke sini. Maaf untuk semuanya dan saya mohon doanya semoga pak adam dalam keadaan baik baik saja". Ucap mamah helena kepada mereka bertiga.
"Iya tante, kami juga meminta maaf karena tidak bisa mengantar kalian sampai ke semarang dan titip salam untuk keluarga disana". Sahut reno
__ADS_1
Sedangkan haykal masih tetap menggenggam tangan sang kekasih dengan sangat dan lebih erat seakan tak mengizinkan wanita cantik itu pergi hingga mengatakan jangan terlalu lama disana, aku bisa mati tanpa mu.
Aletta pun dengan spontan memeluk sang kekasih di hadapan semua orang hingga berbisik di telinga haykal dan mengatakan jika merindukanmu adalah siksaan untuk ku, cintamu adalah ketakutan untukku. Jaga hati disaat aku pergi.
Ucapan aletta itu membuat haykal tersenyum seakan sedikit mengurangi rasa gelisahnya hingga mencium kening sang kekasih di hadapan mama helena.
Sontak saja membuat semua orang yang berada di sana terkejut dengan apa yang haykal lakukan tetapi ia tak peduli hingga mama helena mengajak aleta untuk menuju pesawat.
"Tante helena?".
Merasa namanya disebut dengan spontan mama helena berbalik badan dan menatap haykal dengan tatapan bingung karena lelaki tampan itulah yang memanggilnya.
"Ada apa kal?".
"Semoga om adam selalu dalam lindungan allah yang maha esa".
"Amin, terimakasih ya kal. Kita pergi dulu".
Ucapan haykal itu pun membuat semua orang tahu jika lelaki tampan itu berusaha menahan tahan rasa sedihnya. Mata yang berkaca kaca dan intonasi yang lembut membuat ucapan itu semakin nyata tulus dari hati yang membuat mama helena hanya bisa tersenyum tanpa membalas ucapan haikal dan berlalu pergi.
Sedangkan aletta justru kini yang merasa gelisah karena ucapan haykal itu seakan menjadi firasat buruk untuknya dan memilih untuk terus berjalan meninggalkan sang kekasih.
Reno pun menghampiri haykal berdiri dan menepuk bahunya sambil mengatakan jika aleta pasti akan kembali hingga mengajak lelaki tampan itu pulang setelah pesawat aletta lepas landas.
Seperti seseorang yang kehilangan harta benda haykal tampak menunduk dan melamun sambil menyenderkan kepala di kaca mobil milik reno. Dirinya memilih untuk diam daripada mengobrol dengan kedua sahabatnya itu hingga sampai di rumah.
Bunda pun nampak bingung dengan sikap haykal yang berbeda dari biasanya hingga wanita paruh baya itu mendekati sang anak untuk bertanya.
"Seharian ini kamu dirumah aja nak? Tumben".
__ADS_1
Ucapan itu tidak mendapat jawaban dari sang anak justru lelaki tampan itu hanya tersenyum dan membenarkan posisi duduknya.
"Haykal baik baik saja kok bun. Mengapa bunda terlihat sangat cemas, apa yang terjadi".
"Sikap mu hari ini lain dari biasanya itu yang membuat bunda khawatir!!!".
Sang anak pun meyakinkan jika semuanya dalam keadaan baik baik saja hingga bunda mulai menyampaikan beberapa hal yang selama ini membebani pikirannya.
"Gelisah kenapa bun?".
"Kamu tahu. Akhir akhir ini ayah jarang banget di rumah. Dia sangat mengkhawatirkan perkebunan yang kian hari pendapatannya merosot. Padahal setelah kasus andi terungkap aset perkebunan kita kembali utuh da melonjak drastis".
Mendengar jika perkebunan memiliki masalah lagi membuat haykal terperanjat kaget dan mengamati wajah bundanya yang menunduk sedih. Sang bunda juga menceritakan beberapa data penting milik perkebunan yang tiba tiba menghilang namun anehnya jistru perusahan lawan yang mengetahui data rahasia itu.
Haykal mengingat kembali kejadian dimana clara masuk kedalam ruang kerja ayah hingga iq sangat meyakini jika ada hubungannya dengan wanita itu. Dirinya juga bertanya pada bunda mengenai dimana alamat rumah clara hingga berapa lama ayah bekerjasama dengan keluarganya.
"Bunda juga kurang tahu kal, tapi yang pasti perusahaan milik keluarga clara sudah lama bekerjasama dengan perkebunan keluarga kita. Cuman selama ini ayah pun belum belum pernah bertemu dengan beliau tapi anehnya dia mengirimkan anaknya kemari".
"Jadi selama bekerja sama dengannya, ayah belum pernah bertemu?".
"Kamu tau sendiri kan ayah sangat sibuk, Jadi kerja sama antara kedua perusahaan itu diwakili oleh asisten saja".
Haykal pun berpikir sejenak,ada hal yang tak masuk akal disini. Anehnya lelaki tampan itu tetap mencurigai clara hingga ia memutuskan untuk mengunjungi rumah wanita itu.
*
*
*
__ADS_1
*BERSAMBUNG...