CINTA UNTUK HAYKAL

CINTA UNTUK HAYKAL
EPISODE 18-SEKARUNG BUNGA


__ADS_3

Panggilan pun tertutup tetapi masuk panggilan lain dari nomor yang tak dikenal.


Ale enggan untuk menjawab tetapi panggilan itu terus saja berbunyi..


"Hallo, siapa ya"..


"Cie yang diantar pulang, baru saja nangis-nagis didepanku sekarang diantar pulang cowok lain”. Seru seseorang ditelefon tetapi ale bisa menebak siapa dibalik nomor baru itu.


"Haykal,..kenapa.???..cemburu ya”. Seru ale tersenyum


"Idiihh GR baget,siapa juga yang cemburu".


"Terus namanya apa kalo gak cemburu?” sindir ale


"Tahu Ahh".


"Heemmm ..dapat nomor ku dari mana?".


"Jangan kan nomor telefon, semua tentang kamu saja aku tahu”. Seru Haykal bangga


"Cie segitunya cari tahu tentang aku".


"Ya iya lah aku kan serba bisa".


"Termasuk ngebaperin cewek-cewek  ya?".


"Kalau itu sih pesona ketampananku ya kan.. hahahahahahaha”. Canda Haykal tertawa lepas di telefon.


Hati ale sangat senang mendengar  Haykal tertawa lepas tanpa beban itu padahal ale tahu sedang ada luka yang menanti Haykal.


"Tertawalah kal sebelum luka itu datang”. Batin ale


"Kenyataan yang pahit akan kau dapatkan dari orang yang kau cintai, apa aku harus mengatakannya sekarang atau kan aku sembunyikan dari mu”. Seru ale dalam hati.


"AL ale aleta????".seru Haykal memanggil namun tidak ada jawaban dari ale.


"Eh iya?”. Ucap ale bingung


"Kamu melamun?".


"Hemm. Enggak kok".


"Apa kamu gak nyaman denganku".


"Bukan. Bukan itu .ada hal yang ingin aku tanyakan padamu".


"Apa katakan lah, aku akan menjawab sebisaku".


"Seberapa cinta kau dengan Aurel?” tanya ale serius


Pertanyaan ale sangat membuat Haykal terkejut keheningan sesaat, hatinya gelisah dirinya bingung harus menjawab apa pada wanita cantik itu.


"Mengapa kau tanya seperti itu?".


"Tidak, aku hanya ingin mendengar dari mu".


"Kepo banget sih". Jawab Haykal bercanda


"Apa?..Ihh aku tuh nannya serius tahu".


"Sudah malam ..tidur gihh".


"iya aku juga udah ngantuk”. Jawab ale asal,


sebenarnya dirinya belum mengantuk tetapi mendengar Haykal enggan menjawab pertanyaan nya membuat ale menyimpulkan bahwa Haykal memang mencintai Aurel.


"Jangan ditutup ya telefon nya".


"Kenapa?".

__ADS_1


"Aku mau jaga in kamu dari sini”. Seru Haykal.


"Kenapa gak dari dekat?”. Canda ale


"Pasti nanti aku jaga in dari dekat kok, tapi nunggu semua orang bilang SAHH dulu ya".


Ucapan Haykal barusan bagai sekarung bunga ditabur dihati aleta, ia tidak berhenti tersenyum.


"Aku ngantuk mau tidur".ucapnya salting


"Iyaaa.“ jawabnya manja menahan senyum.


Keheningan yang terjadi diantara ponsel mereka, ale yang merebahkan tubuhnya dikasur sambil menarik selimut dan memosisi kan Hp di samping telinganya sembari memejamkan matanya begitu juga Haykal, hingga tiba-tiba satu suara membuat mata ale terbuka kembali.


"Aku merindukan mu Al ,selamat malam mimpi indah".


Ucapan selamat malam dari Haykal itu seakan menjadi pengantar tidur paling indah untuk ale dimalam ini, dimana ada seseorang yang tengah merindukannya dan dirinya pun merasakan hal yang sama.


Malam yang sepi itu ditutup dengan taburan bunga dihati keduanya, baru pertama kali mereka berbincang dengan sedekat ini..


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


Dirumah sakit nampak papa adam yang gelisah karna harus segera pergi bertugas namun anak bungsunya tidak mengizinkannya,


"Mah besok kan Airin sudah diperbolehkan pulang, sekalian papa juga mau kembali tugas".


"Apa harus besok pah?".


"Iya mah, papa tidak bisa berlama lama disini".


"Enggak pokoknya papa gak boleh pergi”. Teriak Airin membuka mata


"Sayang kenapa jam segini bangun?, ini masih malam sayang cepat tidur lagi".


"Tidak aku tidak mau papa pergi huhuhuhuhuuhuh aku mau papa disini, aku sangat kesepian”. Rengek Airin sambil menangis


"Enggak pah enggak mau, mamah sibuk dengan urusan rumah kak ale juga sibuk sekolah, dan aku sangat bosan dirumah ".


"Gini saja nanti kalo kak Adit sudah selesi tes papa akan minta kakak Adit untuk pulang agar bisa menemani kamu main”. Tawar papa adam


"Enggak mau,. Aku akan izin in papa tugas dengan satu syarat"


"Apa Sayang?”. Tanya papa adam antusias


"Aku ingin masuk ke sekolah umum”. Seru Airin tersenyum


"Tiiddddaaaakkk”. Teriak kedua orang tuanya.


"Kenapa pah, aku juga ingin seperti kak ale pah mah, kenapa kalian selalu tidak adil denganku, kalian pilih kasih, kalian hanya sayang dengan kak ale dan kak Adit huuhuuuhuuu".


"Sayang dengar dulu tidak seperti itu nak, kamu salah justru kami semua sangat menyayangimu”. Seru mama Helena panik


"Tidak. Kalian semua tidak menyayangiku. Mama dan papa hanya peduli dengan impian kak Adit dan kak ale sedangkan aku huhuhuhuhuuhuh”. Airin menangis dengan nafas tersengal sengal membuat dadanya menjadi sesak.


Papa adam yang mengetahui itu segera memanggil dokter. Tak berselang lama dokter pun datang dan memeriksa keadaan Airin.


"Bagaimana dok?".


"Sebaiknya hindari dulu pembicaraan yang memancing emosinya, jangan biarkan dia tertekan dan berpikir berat itu akan mempengaruhi kesehatannya".


"Iya dok terima kasih".


Dokter pun meninggalkan ruangan itu, sebelumnya dokter menyuntikan obat penenang untuk Airin agar dirinya bisa tertidur.


papa adam dan mama Helena hanya saling melirik dan memberikan waktu untuk menjelaskan kepada anak bungsunya itu. Bukan tanpa alasan mereka tidak mengizinkan Airin kesekolah umum karna takut dia akan kelelahan dan lingkungan di sekitar akan mempengaruhi kesehatan anak bungsunya itu. Sejak kecil Airin selalu tidak diizinkan beraktivitas diluar rumah, dirinya hanya bisa melihat kedua kakak nya bermain di halaman rumah sedangkan ia hanya menonton, rasa bosan yang bertahun tahun ia pendam menjadikan hatinya gelep,ia berprasangka buruk kepada kedua orang tuanya, Malam ini Airin tertidur dengan perasaan sendu dan kebencian kepada 2 kakak nya itu karna dirinya tak seberuntung mereka.


🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀☘️☘️


Disisi lain di kediaman Aurel ada sebuah ponsel diatas meja yang terus berbunyi..

__ADS_1


Tut...tuuuuuut...tuuuuuut


"Hallo apa kalian sudah tidak waras menelefonku tengah malam seperti ini Haa?” hardik Monika


"Bukan gitu bos kita sudah mencoba menghubungi bos dari tadi tetapi ponsel nyonya bos mati”. Seru anak buah Monika


"Ahh, ada apa kalian menelefonku".


"Gini bos tadi sore saya sudah melakukan apa yang bos perintahkan, wanita itu sendiri yang telah menerima tulisan itu."


"Lalu bagaimana reaksinya?” tanya Monika antusias


"Tapi anehnya gak ada reaksinya sama sekali bos, wanita itu membuang kertasnya”. Seru anak buah


"Apa?. Dia tidak takut dengan ancaman itu?”. Seru Monika marah


"Kayaknya sih enggak bos,".


Monika menghela nafas panjang dan segera melanjutkan bicaranya,


"Oke kalau begitu. Besok pagi-pagi sekali sebelum dia berangkat kesekolah kalian kirim sesuatu ke rumahnya dan pastikan dia juga yang menerimanya".


"Sesuatu apa bos?".


"Sesuatu yang membuat dia terkejut”. Seru mamah Monika memberi tugas kepada anak buah nya sembari tersenyum licik.


*aleta siap-siap dapat kejutan dari tante, siapa suruh bermain api dengan tante, berani sekali menggoda Haykal. Untung saja aku menyuruh cika untuk memata matai kamu jadi aku tahu apa rencanamu*. Gumam Monika sendiri


*penderitaan mu tidak sampai disini, jika kau berani menggagalkan rencanaku*.gumam Monika lagi sembari mengepalkan tangannya.


"Mama belum tidur?".sapa Aurel tiba-tiba..


"Kamu bikin mama jantungan aja, lagian kamu ngapain jam segini bangun?".


"Aurel dari dapur ambil minum".


"Oohhh ya sudah kembali tidur sana".


"Tadi aku dengar mama menyebut nama aleta kenapa?".


"Enggak mama cuma ingin anak buah mamah mencari tahu tentang siapa aleta itu".


"Ia benar mah, aku benci banget sama dia.. dia itu sudah meresahkan banget mah, dia juga mencoba mendekati Haykal, pernah juga menamparku bahkan menjambak ku aku ingin mamah keluar in dia dari sekolah itu”. Seru Aurel kesal


"Tenang sayang serahkan pada mama dan mamah akan beresin semuanya, tugas kamu hanya berada disisi Haykal dan jangan pernah mengecewakan dia itu kunci dari semuanya”. Seru mamah Monika tersenyum sebari menepuk bahu Aurel..


Tetapi kata-kata mamah Monika itu membuat Aurel gelisah, ia sangat takut mamanya mengetahui hubungan  gelapnya di belakang Haykal.


Ia sudah terlalu jauh menghianati Haykal sampai ia berani memberikan tubuhnya secara Cuma-cuma kepada yongi...


 


*


 


*


 


*


 


*


 


BERSAMBUNG....

__ADS_1


__ADS_2