
Keheningan pun terjadi diantara mereka dan tak ada kata-kata lain selain hembusan nafas dari keduanya yang saling menatap namun wanita imut itu yang terlanjur tercebur dalam lautan malu memilih memberanikan diri untuk semakin mendekati Lendra hingga tiba-tiba Diandra mencium ujung bibir Lendra.
Eeeemuuuaahh..
Aksi dari Diandra itu membuat Lendra membulatkan matanya dan memaki maki Diandra pasalnya dirinya belum pernah memberikan ciumannya kepada siapa pun tetapi, wanita imut itu mengambilnya.
"Apa kau tidak pernah melakukan hal ini?” goda Diandra
"Aku tidak pernah memberikan nya kepada siapa pun tetapi kau sangat keterlaluan merengutnya".
Tawa kecil Diandra terdengar indah namun tidak bagi lelaki dingin itu ia justru ilfil dengan sikap wanita itu dan beranjak dari duduknya sembari berlalu pergi. Diandra yang melihat lelaki dingin itu tengah merajuk ia memberanikan diri untuk berteriak didepan umum jika dirinya mencintai Lendra sontak saja, membuat lelaki itu membalikkan badan dan berlari menghampiri Diandra sembari membungkam mulutnya diiringi tatapan semua orang mengarah pada mereka berdua.
"Apa yang kau lakukan".
"Emmm ..Emmm...Emmm”. Seru Diandra yang tidak bisa berbicara dengan jelas karna mulutnya dibungkam oleh Lendra. Lelaki dingin itu pun lepaskan tangannya dan Diandra segera memeluk Lendra.
"Yang kau butuh kan saat ini adalah cinta bukan yang lain, dan aku akan memberikannya untukmu”. Seru Diandra sembari memeluk erat tubuh Lendra
"Jangan asal bicara kamu, aku tidak butuh cinta darimu".
"aku sudah lelah menahan perasaanku dan kini waktunya aku membuktikannya"
Mendengar ucapan Diandra membuat Lendra menggelengkan kepala tanda ia tidak setuju dan tidak membalas seruannya karna hati sedang kacau memikirkan rasa bersalah pada sahabatnya. Dia berlalu pergi meninggalkan Diandra begitu saja diiringi teriakan wanita imut itu jika ia akan memperjuangkan cintanya.
"Dasar cewek gila". gumam Lendra
....................
Disisi lain Haykal sangat kebingungan dengan hatinya yang tengah merindukan kekasihnya. Jungkir balik ia menahannya namun kegelisahan itu tidak dapat disembunyikan hingga ia mematikan ponsel miliknya dan mengunci didalam lemari.
Haykal juga membantu sang bunda membersihkan rumah agar ia lupa dengan wanitanya namun jam demi jam pun berlalu tetapi terasa sangat lama baginya.
"Tumben bantuin bunda".
"Iya mumpung libur bun, Haykal kasihan lihat bunda beresin rumah sendiri".
"Biasanya juga keluar".
"Lagi gak ada acara”. Jawab Haykal dengan gugup pasalnya ia sangat merindukan seseorang tetapi tidak berani menemuinya.
"Aleta tidak kemari".
Mendengar namanya membuat Haykal ingin berteriak sekencang mungkin untuk menyampaikan rasa rindunya namun ia memilih untuk menghindari pembicaraan tentang aleta hingga ia memilih pergi menemui bara.
Sesampainya dirumah bara ia menceritakan semua yang terjadi dimalam minggu itu hingga bara mengatakan jika ia lebih bersabar karna wanita itu menang aneh.
__ADS_1
Malam itu bara mengajak Haykal ke BAR didekat taman kota walaupun lelaki tampan itu sempat menolak tetapi bara meyakinkannya dan mengatakan jika ini untuk menghibur diri hingga ia mengikuti apa perintah bara.
"Coba in segelas aja kal".
"Tidak aku tidak biasa meminum ini".
"Ini akan membuatmu lupa dengan masalahmu".
Haykal tetap menggelengkan kepala tanda ia tidak setuju namun bara terus saja menggodanya dengan mengajak sahabatnya ikut menari bersama dengan beberapa wanita seksi pemanis di BAR itu.
"Kau saja, aku akan melihatmu dari sini".
Untuk ke sekian kalinya ia menolak ajakan sahabatnya namun bara mengerti ini sangat asing baginya dan membiarkan Haykal duduk seorang diri disana hingga seorang wanita menghampirinya.
"Kau lagi. untuk apa kau datang kemari”. Seru wanita itu sembari mengejek Haykal karna dulu sempat direndahkan olehnya saat ia mengejar Aurel dan yongki
"Aku sedang tidak ingin diganggu pergilah".
"Untuk yang kedua kalinya kau menolakku, apa kau merasa paling suci disini atau membanggakan wanitamu yang lebih cantik dariku lagi".
"walaupun untuk keseribu kali aku tetap menolakmu".
Mendengar ucapan Haykal membuat wanita seksi itu semakin penasaran dengan lelaki tampan itu ia memberanikan diri untuk mendekati Haykal dan mulai menyentuh pipinya tetapi seseorang menahan tangan wanita seksi itu dan menepisnya.
"Jauhkan tangan kotormu itu”. Bentak seseorang itu yang ternyata Aurel
"Siapa aku bukan urusanmu kuharap kau segera pergi dari hadapanku sebelum aku menghajarmu dasar wanita hina”. Maki Aurel namun dibalas tamparan dari wanita seksi itu.
Plaakkkkkk....
Aurel yang tidak mau kalah itu pun juga membalas tamparan itu dan kehebohan pun terjadi disana, Haykal segera menarik Aurel untuk menghentikan pertengkaran itu.
"Lepaskan. Lepaskan aku, wanita ini harus ku beri pelajaran”. Teriaknya sembari memberontak namun Haykal membawanya keluar BAR dan memarahi Aurel.
"Aku bela in kamu tetapi kau memarahiku".
"Aku tidak butuh pembelaan darimu dan mengapa kau masih datang kemari".
“Seharusnya aku yang bertanya padamu mengapa kau datang ke tempat ini".
Keheningan pun terjadi Haykal tak mampu melanjutkan ucapannya karna ia tidak punya alasan untuk datang ke sana dan membiarkan Aurel terus bertanya hingga mereka membubarkan diri dari tempat hina itu.
****
Matahari pagi sudah terbit dari sumbunya diiringi langkah siswa yang kembali pada aktivitas rutinnya yaitu belajar, dan mereka segera memasuki kelas.
__ADS_1
Dilorong sekolah aleta tidak sengaja bertemu dengan Haykal, mereka berjalan berlawanan namun Haykal untuk yang kedua kalinya bersikap acuh tak peduli pada keberadaan aleta. Dia melewati aleta begitu saja tanpa menyapa bahkan meliriknya, mereka juga bersikap seperti orang yang tak saling mengenal padahal mereka adalah sepasang kekasih.
Untuk ke sekian kalinya hati aleta hancur berkeping keping pasalnya ia tak menyangka jika lelaki tampan itu bertingkah seperti layaknya orang asing dan hanya bisa meratapi kepergian kekasihnya dengan pilu. Dirinya membalikkan badan dan menatap punggung Haykal, ingin rasanya mengatakan jika ia sangat rindu padanya karna seharian tak memberikan kabar sama sekali namun ia sadar dengan ucapannya yang telah membuat Haykal berlaku seperti itu padanya.
"Aku harus kuat, ini semua permintaanku dan aku tidak boleh menyesalinya”. Gumamnya pada diri sendiri dan melanjutkan jalannya menuju kelas.
tak berselang lama bel pun berbunyi tanda pelajaran segera dimulai dan diiringi langkah beberapa guru memasuki ruangan yang telah ditugaskan pada mereka.
Jam demi jam telah berlalu kini terdengar suara bel kembali tanda istirahat pun tiba dan semua siswa menyambutnya dengan gembira karna mereka bisa menjeda waktu belajar diiringi langkah guru meninggalkan kelas.
"Al ke kantin yuk".
"Kalian duluan aja".
"Ada apa? Terjadi sesuatu ya".
"Enggak kok aku lagi ngantuk aja kemari aku tidur larut malam".
Ketiga sahabat aleta pun menganggukkan kepala tanda mengerti dan diiringi langkah mereka keluar kelas menuju kantin meninggalkan aleta didalam kelas.
Thinggggg..
Suara ponsel milik beberapa murid pun berbunyi tanda ada berita masuk dan mereka segera membukannya namun mereka sangat terkejut karna ada salah satu siswa mengirimkan video ke grup sekolah saat Haykal dihajar oleh kakak aleta.
Aurel yang melihat video itu baru tersadar mengapa kemarin ia bertemu mantan kekasihnya itu di BAR dan ia yakin ini semua ada hubungannya dengan aleta, segeralah ia beranjak dari duduknya dan berjalan menghampiri kelas aleta.
Terlihat wanita cantik sedang merebahkan kepalanya diatas meja namun Aurel tiba-tiba datang dan memukul meja itu dengan tangannya hingga memuat aleta terperanjat bangun.
BRUUUKKKkkkkkkk...
*
*
*
*
*BERSAMBUNG...
KALIAN BAPER DENGAN TIM MANA NIH???
__ADS_1
LENDRA♥️DIANDRA / HAYKAL♥️ALETA. JAWAB DIKOLOM KOMENTAR YA BESTI.