CINTA UNTUK HAYKAL

CINTA UNTUK HAYKAL
Episode 130-TUTUP USIA


__ADS_3

Bagas mulai menggiring bola mendekati ring dan setelah tiba disana dengan lompatan yang tepat dirinya menembakan bola itu.


Semua suporter pun nampak bersorak sorak karena Bagas mampu mendapatkan sebuah poin dan haykal pun nampak banggah melihat kapten baru yang sangat hebat itu.


Tak mau kalah sang lawan pun juga  telah berhasil memasukan 1 poin dan permainan terus saja seperti itu. Pertandingan kali ini cukup sengit dimana kedua tim sangatlah kuat dan hebat hingga putaran pertama dinyatakan seri.


Bell tanda berakirnya babak pertama pun telah dibunyikan hingga memberikan kedua tim itu jeda untuk mebuat strategi baru dan haykal nampak tersenyum sembari menepuk bahu bagas.


"Keren banget gas, kau sangat hebat. kita pasti bisa menang". Seru haykal sambil dengan bangga.


"Terimakasih kak, ini semua juga karena bimbingan dari kakak".


Mereka pun menunggu putaran kedua sembari membahas strategi apa yang harus dilakukan untuk melumpuhkan lawan namun saat jam menunjukan 14:00 tiba tiba komando acara memberikan informasi penting.


"Mohon perhatiannya semua. saya baru mendapat kabar jika salah satu kapolda semarang, bapak Adam Nasution pada jam 13:00 Wib, menghembuskan nafas terakhir di rumah sakit Bhayangkara semarang. Untuk mengenang jasa jasa yang telah beliau lakukan selama ini mari kita doakan semoga beliau, mendapat tempat terindah disisi allah. Al fatihah".


Disaat yang lain tertunduk memanjatkan doa, mata haykal membulat sempurna  mendengar nama pak Adam Nasution yang ia ketahui jika itu adalah papa dari sang kekasih.


"Aleta?".


Sejenak haykal memikirkan keadaan sang pujaan hati saat ini, hingga ia berlalu pergi meninggalkan acara untuk menemui wanita cantik itu.


Imelda yang kaget dengan sikap haykal lantas menyusulnya diikuti dengan bara juga lendra. Ketiga sahabat aletta pun juga kaget dengan lelaki tampan itu hingga tergopoh gopoh ingin menyusul mereka.


"Haykal ada apa?".


"Mel aku harus cari ale?".


"Apa yang terjadi kal?".


"Pak Adam Nasution itu papanya ale. Aku khawatir dengan keadaan aleta sekarang".


Mendengar penuturan haykal sontak saja membuat ke 6 orang itu panik hingga meminta izin kepada guru pendamping untuk mengunjungi aletta.


Imelda pun sempat berdebat dengan guru pemdamping karna takut terjadi sesuatu dengan mereka namun, akhirnya Ketujuh siswa itu tetap pergi maskipun tidak mendapatkan diizin. Mereka pun lantas mencari kendaraan umum untuk membawanya menuju rumah sakit Bhayangkara kota semarang hingga ketuju siswa itu sampai di parkiran rumah sakit.


Nampak beberapa polisi sedang menyelidiki kasus yang dilaporkan oleh adit dan ada pula beberapa anggota lain menjaga keamanan sekitar.

__ADS_1


Kaki haykal melangkah mendekati kerumunan itu namun dihentikan oleh sang penjaga.


"Mau kemana kalian?".


"Kami sahabat dari salah satu anak pak adam. Dan kami ingin tahu keadaan anaknya sekarang". Seru imelda memberikan penjelasan.


Mereka tertuju pun dibawa menemui aleta yang tengah menangis sembari terduduk di lantai. Wanita cantik itu  merasa hatinya sedang hancur berkeping keping.


Kaki haykal melangkah mendekati wanita cantik itu terduduk hingga berjongkok di depannya dan menyentuh pucuk kepala sang kekasih.


"Aleta".


Seketika wanita cantik itu mendongakan kepala ketika menyadari jika ada seseorang yang menyentuh dan memanggil namanya, hingga mata aletta membulat sempurna menyadari jika itu adalah haykal.


Sesaat ia tidak percaya dengan apa yang ia lihat, tetapi haykal mengatakan agar sang kekasih harus kuat menghadapi cobaan ini. Ucapan itu seakan meyakinkan aletta jika benar haikal saat ini berada di hadapannya dan bergegas untuk memeluk sang pujaan hati untuk menumpahkan semua keluh kesahnya.


Haykal pun dengan senang hati menerima pelukan dari aleta, hingga membalasnya dengan memeluk wanita cantik itu sangat erat. Seakan rindu bercampur duka melebur menjadi satu membuat aleta tidak berhenti menangis membuat keenam sahabatnya pun ikut menangis. 


Bara dan lendar mendekati kak adit untuk memberikan kekuatan dan memperika surport kepada lelaki yang saat ini sudah menjadi seorang polisi.


Bara dan lendra pun ikut hanyut dalam suasana yang adit rasakan hingga mereka hanya bisa duduk disampingnya sembil mengusap punggung lelaki yang baru saja diangat menjadi seorang polisi itu.


Sedangkan imelda menemani mama helena dan memeluk wanita paruh baya itu untuk memberikan ketenangan karena sendari tadi mama helena histeris. Dan ketiga sahabat aletta nampak mendekati airin untuk menguatkannya. Gadis kecil itu tampak putih pucat karena merasa takut. Ketiga sahabat aletta tak henti henti menyadarkan airin untuk mengucap istighfar hingga memeluk gadis itu agar lebih kuat.


Upacara pemakaman diawali dengan laporan perwira upacara kemudian penyelubungan bendera merah putih diatas peti jenasah dilanjutkan dengan pembacaan riwayat hidup singkat almarhum. Dilanjutkan dengan upacara penurunan jenasah ke liang lahat diikuti penghormatan terakhir dari pasukan kepada arwah almarhum pak Adam Nasution.


Haykal nampak berada di samping sang kekasih saat mereka menabur bunga hingga berdoa bersama setelah selesai pemakaman.


"Mel bawa yang lain kembali. Semua orang pasti khawatir dengan kita".


"Tapi bagaimana denganmu kal?".


"Aku akan tinggal disini untuk beberapa hari. Kau jangan khawatir. Aku akan menghubungi bunda nanti".


Imelda dan beberapa sahabat hayka yang lainl berpamitan hingga mereka pulang menuju rombongan tim basket. Sedangkan dari kejauhan tampak clara datang ke pemakaman untuk memastikan jika pak Adam Nasution benar benar sudah meninggal. Wanita itu hanya melihat dari jauh bersama beberapa orang.


"Apa kau menyesal?".

__ADS_1


Yongki pun menggelengkan kepala tanda ia tidak menyesali perbuatannya tetapi hatinya sangat kacau melihat airin lemah tak berdaya karna dirinya.


"Maafkan aku airin. Karena aku kau kehilangan papamu".


Clara pun tersenyum licik mendengar ucapan yongki hingga mengatakan psikopat menangis karna cinta, sedangkan yongki hanya bisa memandang haru wanita yang tengah ia cintai itu menangis tersedu sedu.


"Tugasmu belum selesai masih ada 3 orang lagi yang harus kita lenyapkan. Dan jangan coba coba untuk menghianatiku atau kau tidak akan pernah bertemu ibumu".


Kalimat itulah yang mengakhiri perbincangan mereka hingga clara berlalu pergi untuk kembali bergabung dengan rombongan tim basket. Sedangkan tim basket SMA semarang dinyatakan menang.


"Kita salut dengan tim kalian, walaupun hari ini tidak membawa pulang kemenangan tapi kalian sangat kompak". Seru kapten basket dari SMA semarang kepada bagas.


"Terimakasih. Kami akan selalu menjaga persahabatan ini".


Sebelum mereka berpisah kedua tim basket itu saling berpelukan dan mengucapkan selamat tinggal hinhga  imelda dan beberapa temannya kembali bergabung.


"Dari mana kalian? Atau jangan jangan kalian menemui aleta".


"Maaf sebelumnya bu. Tapi kami benar benar khawatir dengannya".


"Lalu dimana haykal?".


"haykal akan tinggal disini untuk beberapa saat. ibu tidak usah khawatir. Dia sudah menghubungi ibunya".


"Aletta? Bagaimana dengan dia".


"Dia masih shok dan terus histeris. Hatinya sangat hancur kehilangan papanya. Maka dari iti haykal masih menemaninya".


Mereka semua pun juga tidak menyangka jika secepat itu aletta kehilangan sang papa, hingga mendoakannya dengan mengucapkan lafal al fatihah untuk beliau.


*


*


*


*BERSAMBUNG.

__ADS_1


__ADS_2