CINTA UNTUK HAYKAL

CINTA UNTUK HAYKAL
EPISODE 90-API UNGGUN


__ADS_3

"Kamu pernah mendapatkan cinta itu, namun kau mengabaikannya. Kamu juga pernah menjadi ratu dihatiku, tapi kamu sendiri yang memilih menjadi penyihir dan merusak semuanya. Jadi tidak usah menyesalinya. Bahkan jika kamu memohon untuk mendapatkannya lagi, maaf itu tidak akan mungkin ratuku sudah terisi dengan seseorang yang jauh lebih baik dari kamu".


Ucapan Haykal barusan seakan menusuk hati Aurel hingga dirinya memilih meninggalkan lelaki tampan itu dan menjauhi perkemahan untuk menenangkan diri. Perdebatan mereka pun dilihat oleh yongki yang tak sengaja melintas disana hingga tiba-tiba kakak kelas itu menghampiri Haykal dan melayangkan pukulan kearahnya.


Bruukkk


Bruukkk


Bruukkk


"Sebenarnya apa rencanamu haa? Kau seolah menjadi pahlawan untuk nya tapi nyatanya kau menjatuhkan harapannya.!!!" Seru yongki sembari menarik kerah Haykal.


Menyadari jika yongki telah memukulnya, Haykal pun membalas pukulan itu dengan sangat keras dan mengatakan jika ini semua karna kesalahan yongki dan lelaki pengecut sepertimu tidak pantas hidup.


Keduanya pun terlibat pertengkaran hebat yang mengakibatkan lebam di wajah mereka hingga keluar darah dari ujung bibir. Semua mata yang melihatnya pun ikut bersorak sorak bahkan ada yang mengadakan taruhan atas pertengkaran mereka karna bukan kali pertama hal itu terjadi.


Melihat ada kehebohan disisi perkemahan membuat Lendra dan bara mendekatinya hingga mereka terkejut saat melihat sahabatnya sedang berkelahi. Keduanya pun langsung memisahkan mereka dengan memegangi tubuh Haykal dan yongki sembari berkata hentikan namun emosi telah masuk ke dalam jiwa masing-masing.


Imelda yang terlambat datang pun melihat banyak luka di wajah keduanya hingga ketua osis itu memarahi mereka dan membubarkan kerumunan itu.


Disisi lain Diandra berlari mencari aleta dan memberitahu jika Haykal beru saja bertengkar dengan yongki hingga membuat wanita cantik itu terkejut.


"Kamu mau ke mana Al??".seru Diandra yang melihat aleta mulai berjalan.


"Aku mau mencari Haykal, aku harus tahu keadaannya".


"Jangan Al kaki mu masih sakit".


Namun aleta yang keras kepala itu tidak memedulikan ucapan sahabatnya justru ia terus meneruskan jalannya hingga bertemu pak Virgo diluar tenda.


"Ale??".


"Minggir pak, jangan halangi jalan saya".


"Kamu mau ke mana?".

__ADS_1


Diandra pun menjelaskan pada pak Virgo tentang pertengkaran Haykal hingga membuat aleta beranjak dari istirahatnya untuk mencari sang kekasih, namun pak Virgo yang mendengar cerita Diandra tersebut justru marah pada sikap aleta yang perhatian dengan lelaki tampan itu tanpa memedulikan kesehatannya hingga pak Virgo menahan aleta untuk melanjutkan jalan.


"Mengapa kau keras kepala sekali Al?, kesehatanmu jauh lebih penting dari lelaki itu".


"Apa yang bapak maksud, Haykal juga penting dalam hidup saya".


"Lelaki seperti itu yang kamu banggakan, bahkan kamu sendiri pernah dibuat sakit hati olehnya".


"Bapak tolong pergilah dari sini lagi pula pekerjaan bapak jauh lebih penting dari pada menasehati saya".


Ucapan aleta terdengar menghantam dinding hati pak Virgo pasalnya ia berada disana karna diberitahu oleh Aurel jika aleta hilang. Hal itu membuat pak Virgo panik dan meninggalkan pekerjaannya namun dengan santai aleta menyuruhnya pergi dari hadapannya.


Sedangkan aleta terus melajukan langkahnya hingga menemukan Haykal yang sedang diobati oleh Imelda hingga semua yang berada disana terkejut dengan kedatangan aleta.


"Aleta?” seru semua yang berada disana hingga Imelda berpindah posisi duduk yang tadinya di samping Haykal


"Apa yang terjadi?”. Seru aleta sembari duduk di samping Haykal namun lelaki tampan itu justru menggelengkan kepala tanda aleta jangan menghawatirkan dirinya.


"Tidak apa, kamu jangan khawatir. Mengapa kama kesini harusnya kau istirahat bukan?”. Seru Haykal mengalihkan pembicaraannya, padahal aleta mengetahui jika perkelahiannya ini karna kekasihnya membela Aurel hingga membuat aleta bersikap seolah tidak mengetahuinya.


"Astaga aku lupa, ayo sekarang aku ambilkan". Seru Haykal sembari beranjak dan membantu aleta berdiri.


"Tapi kal lukamu?".seru Imelda namun lelaki tampan itu menggelengkan kepala tanda tidak papa.


Haykal pun membawa aleta ke dapur perkemahan dan menyuruh wanita cantik itu duduk sembari dirinya membawakan sepiring makanan.


"Nah makanlah".


Wanita cantik itu justru meminta Haykal untuk menyuapi dirinya hingga kemesraan itu membuat iri yang lain.


“Mengapa kau manja sekali”. Seru Haykal sembari menyuapi aleta dan dibalas senyum dari wajah sang kekasih.


................


Di samping itu Imelda menyuruh beberapa murid untuk membantu anggota osis mencari kayu bakar didekat perkemahan dan tugas itu segera mereka lakukan.

__ADS_1


Tak terasa senja pun telah menghilang begitu cepat hingga datang lah sang malam. Ketua osis itu kembali mengumpulkan semua peserta perkemahan untuk mengikuti kegiatan terakhir yaitu api unggun.


Momen seperti ini adalah hal yang paling ditunggu oleh setiap perkemahan dimana mereka bisa bernyanyi dan bercanda tawa bersama hingga Imelda menyampaikan rasa terima kasihnya pada semua siswa yang telah ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini.


“Di momen yang indah ini saya sebagai perwakilan dari seluruh pengurus osis mengucapkan banyak terima kasih pada kalian semua karna telah ikut berpartisipasi dalam acara ini. Dan seperti yang kalian ketahui dari perkemahan ini kita bisa menyimpulkan bahwa alam itu sangat indah, kita patut untuk menjaga kelestariannya dan juga melindungi satwa-satwa yang ada. kekompakan kita saat menghadapi masalah pun juga menjadi suatu kebanggaan untuk saya dimana kalian sangat peduli pada sesama. Maaf pun saya ucapkan untuk kelalaian kami selaku panitia telah membuat beberapa siswa terjebak didalam hutan kemarin, tetapi alhamdulillah karna kekompakan kita semua dapat menyelamatkan mereka dan membawanya kembali di tengah-tengah kita. Sekali lagi kami ucapkan maaf dan terima kasih banyak, sekian".


Prokkk


Prokkk


Prokkk


Tepuk tangan dari semua murid pun terdengar sangat kompak hingga Imelda merasa terharu. Acara itu dilanjutkan oleh grup band Haykal menyanyikan beberapa lagu. Suara merdu lelaki tampan itu membuat teman-temannya menjadi hanyut dalam perasaan sendu dan acara pun dilanjutkan dengan sebuah permainan.


Canda tawa mereka pun kian terdengar jelas hingga permainan itu usai dan api unggun ditutup dengan doa bersama. Imelda selaku ketua osis membubarkan mereka sembari menyuruh semua murid beristirahat sebentar hingga memperingati jangan tidur terlalu larut karna esok pagi mereka akan kembali. Dengan perasaan gembira perintah itu dilaksanakan oleh seluruh peserta perkemahan.


Disana terlihat Diandra sedang membantu aleta berjalan namun tiba-tiba pak Virgo menghampiri keduanya hingga membuat mereka terkejut.


"Bapak masih disini?". Tanya aleta yang tidak menyangka jika pak Virgo masih disana.


"Lihat Al!!!, aku memanggilkanmu dokter pribadiku agar kaki mu diperiksa".


"Tapi pak, tadi sudah diperiksa oleh petugas disini".


"Tapi Al, saya sudah jauh-jauh memanggil dokter ini untuk melihat lukamu, jadi tolong kali ini kamu hargai usaha saya ya”. Seru pak Virgo meyakinkan aleta hingga wanita cantik itu mengikuti perintah sang dokter karna merasa tak enek hati dengan pak Virgo yang sudah membawakan nya dokter.


"Nona sekarang duduklah, biar saya lihat lukanya".


"Pelan-pelan ya dok, soalnya sakit banget".


*


*


*

__ADS_1


*BERSAMBUNG..


__ADS_2