CINTA UNTUK HAYKAL

CINTA UNTUK HAYKAL
EPISODE 19-BABAK FINAL 1


__ADS_3

Setelah melewati malam panjang yang bertabur bunga kini datanglah pagi dengan embun menyapa,sang surya perlahan menampak kan diri, Muncul dari balik gunung yang tinggi, Kehangatannya menemani semua makhluk beraktivitas pagi.


Di kediaman keluarga Haykal nampak Kaki nya yang masih bengkak itu pun tetap dipaksa oleh Haykal untuk berjalan, walau kedua orang tuanya menyarankan dirinya untuk tidak mengikuti final itu tetapi Haykal tetap kekeh untuk ikut.


"Sayang lihat kakimu, jangankan berlari berjalan saja kamu kesusahan”. Nasehat bunda


"Enggak bun Haykal pasti bisa".


"Kenapa kamu keras kepala sekali sayang Haa?".


"Bun. ini sudah menjadi tanggung jawab Haykal menjadi kapten basket, bunda tidak usah khawatir, Haykal baik-baik saja kok”. Seru Haykal meyakinkan bunda


tinnnnn...tiiiinnnnnn. Tiiiinnnnnn


Suara klakson Lendra dan bara telah membuyarkan pembicaraan mereka,


Kini Haykal dan bunda segera beranjak keluar rumah.


"Assalamualaikum bun,” sapa Lendra


"Walaikum salam”. Seru bunda


"Kita mau jemput Haykal bun”. Seru bara


"Hemm...iya tapi bunda minta tolong ya sama kalian berdua, tolong bantuin haykal,kasian kakinya masih cedera".


"Siap bun”. Jawab keduanya memberi hormat. Setelah berpamitan mereka pun segera pergi menuju sekolah.


Berbeda halnya dengan aleta yang sudah bersiap pergi kesekolah, ia membawa tas milik nya menuju ruang makan, diatas meja hanya ada roti tawar dan selai coklat karna waktu sudah mepet ia hanya sarapan roti dengan selai coklat saja.


Beberapa menit pun berlalu setelah ale sarapan ia lekas berangkat sekolah tetapi saat dirinya hendak membuka pintu ada suara ketokan dari luar.


Tttoookkkk. Tooookk...tokk


"Permisi"..


"Iya sebentar".


"ada apa mas?”. Tanya ale


"paket”. Seru pria itu sembari menyodorkan kotak paket


"Atas nama siapa ya mas?".


"Tidak ada namanya mbak tapi disini ditulis untuk mbak aleta?".


"Iya saya sendiri".


Setelah ale menandatangani kertas paket itu kurir pun segera pergi dan ale segera membuka paket tersebut.


"Aaaaaaaaaaaaaaa".


Teriak aleta, sembari melempar kotak itu ke halaman, ia sangat terkejut melihat isi paket itu yang ternyata adalah kucing mati


"Astagfirullah, siapa yang telah mengirim kucing mati ini padaku”. Gumam ale


"siapa yang telah mengerjaiku”. Gumam nya lagi.


Perasaan ale yang campur aduk itu sangat membuat dirinya badmod tetapi ia harus tetap semangat karna harus bersekolah.


Setelah ale tiba disekolah tak lama disusul haykal,lendra dan bara juga tiba disekolah.


"Haykal, bagaimana kakimu".


"Alhamdulillah sudah membaik".


"Syukurlah".


"Apa tidurmu nyenyak Al?". Tanya Haykal tiba-tiba membuat ale terkeju sekaligus malu karna tatapan dua sahabat Haykal sangat tajam kepada mereka.


"Ada apa memangnya?” tanya Lendra


"Bukan apa-apa kok mungkin Haykal cuma iseng”. Jawab ale kikuk


Dan Haykal pun hanya tersenyum kearahnya.


"Ya udah masuk yuk”. Sahut bara.

__ADS_1


"Ayuuukkk”. Sahut mereka bertiga.


Mereka pun masuk ke area sekolah dan langsung berpisah diujung jalan karna haykal,bara,lendra ke bescem sedangkan ale ke kelas.


Namun anehnya di sepanjang jalan ale melihat sekeliling orang sedang memperhatikan dirinya.. mereka memperhatikan ale dengan berbisik namun ale masih bisa mendengarnya.


"Eh kamu tahu gak kemarin dia nih masuk keruang tertutup bareng Haykal".


"Oh iya, ngapain mereka disana"


"Apa lagi kalau bukan mesum"


"Masak sih gadis yang katanya polos ini berani berbuat seperti itu".


"Aduuhhh sekarang banyak kali didepan terlihat polos tetapi di belakang jual diri"..


Sorot mata ale tajam kearah mereka sembari mengepalkan tangan nya ingin segera melabrak kerumunan wanita bergosip itu namun tangannya di tahan oleh sahabatnya.


"Sudah Al gak usah kamu ladenin,mereka kan gak tahu yang sebenarnya yang penting kita percaya sama kamu".


"Heemmm.. maaf ya gais aku terlalu emosi mendengar mereka memfitnahku".


"Ia Al tenang saja, kita akan percaya kok sama kamu”. Sahut mereka


"Halah.. cewek murahan gini aja dibela in”. Sahut cika tiba-tiba membuat keempat wanita itu menoleh kearahnya.


"Hay jaga bicaramu”. Hardik Diandra


"Emang benar kan?”. Seru cika


"Kalau kamu tidak mengetahui yang sebenarnya mending kamu diam aja".


"Biasa aja kali semua orang udah tahu kalo dia ini wanita murahan”. Hardik cika


"Sudah, biarkan saja kita pergi saja dari sini percuma bicara dengan orang yang tingkat kecerdasannya itu minim”. Seru ale mengejek


Tawa ketiga sahabatnya pun pecah karna mendengar kata-kata aleta barusan sembari beranjak pergi dari tempat itu tetapi cika sangat marah karna dianggap memiliki kecerdasan minim.


Disisi lain Haykal yang baru saja berganti baju itu duduk di kursi luar bescem nya, dirinya memikirkan wanita cantik yang tadi malam ia telefon.


"Sayang".


"Eh..Aurel".Haykal pun terkejut karna Aurel berada disamping-Nya


"Kenapa sih kaget gitu, Emang aku hantu apa”. Seru Aurel malas


"Bukannya gitu, kamu aja ngagetin”. Jawabnya datar


Oh iya kaki mu gimana"


"Udah mendingan"


"Oohhh bagus deh, tapi bisa untuk tanding kan, soal nya reputasi sekolah ini kan ada ditanganmu"


"Heemmm”. Jawab Haykal singkat, ia tidak habis pikir kenapa Aurel yang berstatus pacarnya itu tidak menghawatirkah dirinya, tidak seperti ale yang menghawatirkan ia sampai dia menangis.


"Kenapa kamu sangat berbeda dengan ale,” batin Haykal


"Sedikit saja tidak ada ekspresi cemas dari wajahmu”. Batinya lagi


"Dan kenapa kemarin kau tidak mencariku bahkan aku tidak melihatmu, sebenarnya dimana kamu dan apa yang terjadi”. Batin Haykal lagi.


Pikirannya pun mulai tak karuan begitu juga hatinya yang mulai memudarkan rasa untuk Aurel.


Cintanya perlahan menghilang dan kenyamanan yang tercipta diantara keduanya pun mulai merenggang.


Tinggg...ting. Tingggg


Bel tanda pertandingan pun segera dimulai, semua orang berlarian kearah lapangan basket disusul para tim basket memasuki tengah lapangan.


Hari ini ada 3 tim yang akan bertanding di final ini yaitu sma” BUNGA BANGSA",sma"GARUDA",sma “CENDRAWASIH".


pertandingan ini diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan kita yaitu "INDONESIA RAYA" dilanjutkan dengan "BAGIMU NEGRI" hingga diisi dengan berbagai sambutan.


Setelah selesai kini mereka semua menuju ke acara inti yaitu final basket antara 3 sma...


Begitu nama sma"GARUDA"dan sma “CENDRAWASIH" disebut mereka pun langsung memosisikan diri di tengah lapangan.

__ADS_1


Kali ini mereka bermain cukup lama untuk mencetak poin karna sama-sama tangguh.. pergerakan kaki pun mereka sama-sama sangat lincah ditambah postur tubuh kedua kapten itu yang sempurna membuat permainan terlalu sengit hingga saat kapten tim Cendrawasih lengah tim garuda pun melancarkan aksinya hingga mencetak poin di menit terakhir dan dinyatakan menang..


Semua suporter pun bersorak sorak gembira dengan kemenangan tim garuda, setelah istirahat kurang lebih 15 menit mereka melanjutkan permainannya. Kini tim garuda melawan tim bunga bangsa.


"Sangat mudah bagiku mengalahkan mu Haykal, karna kakimu yang sedang cidera ini”. Seru kapten garuda saat menjabat tangan Haykal


"Lakukan saja sebisamu, aku pasti akan mengalahkanmu”. Seru Haykal


"Oke, kita lihat seberapa kuat kakimu bertahan”. Seru kapten tim garuda itu.


Kedua sekolah itu dari dulu memang sudah tidak akur, mereka selalu bersaing dalam hal apa pun dan dari kejauhan nampak Aurel dan aleta berada dikursi penonton.


"Kenapa kamu sekeras kepala ini kal?” tanya aleta dalam batin


Sedangkan Aurel yang dari tadi melirik kearah aleta, mengawasi wanita cantik itu yang mencemaskan kekasihnya.


"Dasar murahan”. Hardik Aurel dalam hati.


Thinggggg...thinggggg...thinggggg..


bel tanda pertandingan dimulai, wasit melempar bola ke atas dengan cepat tangan Haykal mengapai nya. Dirinya sangat sulit bergerak tidak selicik biasanya karna kakinya yang masih cedera itu membuat Haykal harus menahan sakit yang luar biasa walau terkadang ia harus meringis.


Kapten tim garuda terlihat sangat senang dengan kondisi Haykal yang tidak stabil ini hingga meremehkan dan menganggap enteng tim Haykal namun sebaliknya tim Haykal dengan cara mengoper dan saling melempar itu mampu mencetak satu angka untuk tim mereka dan suporter pun bersorak sorak walau bukan Haykal yang mencetak poin karna dia tidak bisa meloncat tetapi umpan Haykal sangat tepat hingga Lendra dan bara mampu memasukkan bola ke dalam ring dengan sempurna hingga beberapa poin pun jatuh ke tim Haykal.


Benar saja membuat tim garuda meradang karna kekompakan tim Haykal


"Aduh,,aku kecolongan kenapa mereka sehebat ini”. Seru kapten garuda dalam hati.


Tim garuda sudah berusaha semaksimal mungkin tetapi tim Haykal cukup tangguh hingga tak semudah itu dikalahkan oleh lawan pada akhirnya kapten tim garuda itu dengan sengaja ketika Lendra  hendak melompat ke-ring menyenggolnya hingga terjatuh ke lantai mengakibatkan luka di pelipis mata dan berdarah di bagian siku juga lutut.


"BRUUUKKKkkkkkkk". Lendra terjatuh dan semua orang yang ada disana nampak terkejut.


Diandra yang berada di barisan penonton itu pun langsung berlari ketengah lapangan disusul oleh tim media dan memeriksanya. Ada luka yang sedikit serius didalam tulang kaki Lendra sehingga mengakibatkan ia pingsan.


Haykal yang tak terima itu pun langsung menghampiri kapten garuda itu dan ingin segera menghajarnya karna sikapnya itu membuat sahabatnya jatuh pingsan namun ditahan oleh bara. Panitia pun segera berlari menuju lapangan dan menyuruh Lendra dibawa ke rumah sakit.


"Kalian bawa dia ke rumah sakit terdekat untuk diperiksa secara intens".


"Baik pak".


"Saya ikut".


"Kamu siapa?”. Tanya tim medis itu


"Saya adiknya, tolong izinkan saya menemani kakak saya”. Jawab Diandra asal.


"Baiklah”. Seru mereka


Haykal mengadukan perbuatan licik tim garuda yang sudah mencelakai sahabatnya itu kepada panitia hingga tim garuda dinyatakan didiskualifikasi dalam pertandingan ini karna sudah melakukan pelanggaran.


Kini tim Haykal kekurangan satu anggota dan panitia tidak mengizinkan mereka bertanding kalo tidak lengkap anggotanya.


Mereka tidak mempunyai cadangan anggota karna menganggap bisa menyelesaikan pertandingan ini dengan tim inti saja tetapi kejadian ini diluar dugaan.


Haykal yang menyandang status sebagai kapten basket itu pun mulai panik dan merasa agak pusing, dirinya tidak mau kalah hanya karna kurang anggota tetapi timnya tidak memiliki cadangan anggota hingga satu suara mengejutkan Haykal dan timnya.


"Aku yang akan menggantikan Lendra".


 


*


 


*


 


*


 


*


 


BERSAMBUNG....

__ADS_1


__ADS_2