CINTA UNTUK HAYKAL

CINTA UNTUK HAYKAL
EPISODE 65-RENCANA LICIK YONGKI


__ADS_3

Kau benar-benar berubah, itu semua karna wanita ini”. Seru Aurel sembari melirik aleta dengan kesal diiringi keheningan dari semua orang


Kerumunan itu pun diakhiri dengan suara bel tanda masuk hingga semua siswa kembali melanjutkan kegiatan belajar.


Dalam kelas aleta merasa tak enak hati ia terus saja ke pikiran tentang ucapan Aurel mengenai Haykal berubah karnanya. Ucapan itu sangat membebani hatinya hingga aleta melamun dikelas. Beberapa kali guru memanggil namun tidak dijawab oleh aleta hingga teman sebangkunya menyenggol kaki wanita itu barulah ia tersadar dari lamunannya. Guru pun menegur aleta dengan sedikit meninggikan suara hingga wanita cantik itu hanya menganggukkan kepala tanda mengerti.


Kriiinggg...kriiinggg...kringggggg


Bel pun berbunyi tanda kegiatan belajar telah usai diiringi semua siswa bersorak hore dan membereskan buku yang ada diatas meja kemudian berdoa bersama hingga berlalu pergi meninggalkan sekolah.


Didepan gerbang untuk pertama kalinya Adit menjemput sang adik, dirinya merasa jika ini akan menjadi kejutan untuknya hingga ia bertanya kepada seseorang apakah mengenal adiknya.


"Aleta?".


"Iya, namanya aleta”. Seru Adit kepada seorang pemuda yang ternyata yongki.


"Kakak ini siapanya ya??".


"Saya kakaknya".


Setelah Adit menyebutkan hubungannya dengan aleta tersirat niat jahat dibena yongki untuk memisahkan Haykal dan aleta. Dia mengatakan jika mengenal aleta dan mulai menceritakan hal-hal yang ia ketahui tentang aleta disekolah. Bukan hanya memuji kecerdasan dan kecantikan wanita itu tetapi ia juga mengatakan hubungannya dengan Haykal sang wakil ketua osis hingga menyebutkan jika aleta adalah seorang pelakor.


"Apa yang kau katakan ini benar?".


"Maaf sebelumnya kak bukan maksudku menghina adik kakak dan saya tidak tahu awal bagaimana mereka dekat tetapi kenyataannya memang seperti itu, adik kakak memang merebut kekasih teman saya".


"Saya tidak percaya jika adikku melakukan hal itu, aleta bukanlah tipe wanita yang suka mengganggu hubungan orang jadi tolong jaga bicara kamu".


Merasa jika dirinya tidak berhasil mempengaruhi lelaki itu ia memutar rencana untuk menghancurkan nama baik Haykal di hadapan kakak aleta. Dia menceritakan tentang luka di pelipis mata aleta tempo hari karna kekerasan yang dilakukan Haykal.


"Apaaa???".


Seolah olah bagai tersulut api,  Adit merasa geram kala mengingat luka aleta tempo hari kini keyakinannya benar jika wanita itu menyembunyikan kebenaran dari sang kakak. Dan Adit yang tadinya mengabaikan yongki kini ia bertanya seperti apakah sosok Haykal itu dan dengan antusias ia menceritakan jika Haykal itu bukanlah orang baik hingga ia juga pernah dihajar olehnya.


Mendengar ucapan yongki Adit pun merasa sangat marah kepada lelaki yang belum pernah ia jumpai itu tetapi dari cerita palsu yang  yongki sampaikan ia yakin bahwa Haykal bukanlah orang baik dan tidak pantas untuk sang adik.


Terlihat dari kejauhan rombongan Haykal dan aleta melangkah menuju parkiran diiringi canda tawa mereka di akhir pekan dengan bahagia namun seseorang berjalan menuju gerombolan itu. Tanpa basa basi ia memukul Haykal dengan sangat keras.


BRUUUKKKkkkkkkk


Bruukkk


Bruukkk

__ADS_1


Beberapa pukulan ia layangkan untuk lelaki tampan itu, Haykal yang tidak siap dengan serangan dadakan itu tidak sanggup menepis nya hingga ia terjatuh dan terluka diujung bibirnya.


Aleta yang berdiri di samping Haykal pun merasa terkejut ia baru menyadari jika seseorang itu adalah sang kakak buru-buru ia menghentikan perkelahian itu.


"Kak Adit apa yang kakak lakukan”. Teriak aleta sembari menahan tubuh Adit agar tidak memukul Haykal lagi.


"Apa kau buta dia bukanlah lelaki yang baik”. Maki Adit sembari menghentikan pukulannya dan menatap tajam aleta


"Ada apa dengan kak Adit, mengapa kak berbicara seperti itu".


"Kakak sudah mengetahui semuanya termasuk kebohongan kamu mengenai luka di pelipis mata tempo hari, dan sekarang kakak tahu jika itu semua karna kekerasan yang dia lakukan”. Bentak Adit sembari melirik Haykal yang terduduk dilantai.


Aleta pun merasa bingung tanda tidak mengerti tentang ucapan sang kakak, mengapa bisa kak Adit beranggapan seolah Haykal yang menyakiti aleta padahal sebaliknya lelaki tampan itulah yang menyelamatkan dirinya. Perdebatan itu pun berlangsung ricuh hingga Haykal berdiri dan meminta maaf pada kak Adit.


Bukannya luluh Adit justru tambah emosi dan menyuruh Haykal menjauhi aleta, dia juga tidak mengizinkan adiknya berhubungan dengan lelaki tampan itu hingga ia menyeret aleta dengan paksa dari sana.


"Buset, kejam banget kakak aleta".


"Gue gak nyanka ale punya kakak seperti itu".


"Elo gak papa kal?".


"Luka loh parah nih".


Dari ke kejauhan yongki tertawa puas melihat Haykal tersungkur tak berdaya di tanah, hatinya merasa sangat bahagia karna rencananya berjalan dengan mulus hingga ia meninggalkan tempat itu dengan perasaan senang.


Dirumah, aleta terus saja menangis hingga sang mama menanyakan ada apa dengan kedua kakak beradik itu yang terus saja bertengkar. Adit pun menceritakan semua yang terjadi disekolah aleta hingga sang mamah merasa khawatir.


"Sudah hentikan dit, biar adikmu tenang dulu baru kau memberitahunya dan jangan marah-marah seperti ini malu didengar tetangga".


"Mah anak ini sudah keterlaluan dia bukan hanya mencoba berbohong demi melindungi lelaki brengsek itu tetapi dia juga menjadi seorang pelakor".


Sontak saja ucapan Adit barusan membuat mamah Helena menjadi shok dan memandang tajam kearah putrinya.


"Apakah itu benar sayang?”. Tanya Helena


Aleta pun menggelengkan kepala tanda tidak benar dirinya juga marah kepada sang kakak karna menuduhnya yang bukan-bukan hingga cekcok dirumah itu pun berlangsung lama. Helena menghentikan nya dan menyuruh aleta masuk ke dalam kamar sedangkan Adit yang masih berdiri disana pun tak luput dari nasehat sang mama jika bukan seperti itu cara menghukum adiknya.


"Maaf mah aku hanya tidak bisa menahan emosiku".


"Itulah kesalahanmu, kau baru saja membuat aleta malu di hadapan teman-tamannya".


Mama Helena pun  menegurnya karna tidak pantas seorang kakak memarahi adiknya di hadapan publik apa lagi kakaknya seorang anggota AKPOL hingga Adit menganggukkan kepala tanda ia mengerti sembari beranjak dari duduknya dan berlalu ke dalam kamar.

__ADS_1


..........................


Disisi lain, malam itu bara dan Lendra berkunjung ke rumah Haykal untuk memastikan apakah sahabatnya itu baik-baik saja namun Haykal merasa jika dirinya sedang tidak baik-baik saja.


"Apa yang kau rasakan kal?” tanya bara yang melihat Haykal kesakitan


"Perut gue sakit, buat in oralit dong bar".


"Ini pasti loh makan nasi goreng tadi sumpah itu pedas banget loh”. Sahut Lendra


"Iya ya, sekarang loh jadi sakit perut”. Sambar bara


"buat in gue oralit buruan deh”. Seru Haykal


"Bunda ke mana?".


"Kalau bunda ada gue gak minta tolong kalian". Maki Haykal


"nih akibatnya kalo loh sok jadi jagoan". Bentak Lendra


"mana mungkin gue biar in pacar gue dihina orang lain apa lagi itu bukan kesalahannya".


"Ya kalau gitu tanggung saja resiko nya”. Sahut keduanya


Hahahahahahahahahahahaha...


Tawa kedua sahabat Haykal pun terdengar nyaring diiringi tatapan kesal dari lelaki tampan itu hingga suara panggilan mengalihkannya.


Tuuuuttttt....tuuuuttttt. Tuuuuttttt


*


*


*


*


 


*


*BERSAMBUNG..

__ADS_1


__ADS_2