CINTA UNTUK HAYKAL

CINTA UNTUK HAYKAL
EPISODE 69-MENYEMBUNYIKAN RASA


__ADS_3

Kini aleta pun memeluk Haykal dengan sangat erat dan mengatakan jika dirinya sangat merindukan kekasihnya. Kemesraan itu membuat para sahabatnya merasa iri dan mereka mengatakan jika ini lingkungan jomblo tolong jaga sikap, hingga membuat mereka semua tertawa mendengarnya.


***


Semarang, Jawa tengah


"Raisa?".


"Adit???".


"Kamu apa kabar".


"Alhamdulillah baik,".


Mereka tidak sengaja bertemu saat menghadiri sebuah acara ulang tahun temannya. Keduanya pun bahagia karna bisa bertemu kembali meskipun mereka tidak bersama lagi bukan berarti harus saling bermusuhan. Awalnya Raisa memang membenci Adit tapi lambat laun ia bisa menerima keputusan lelaki itu walaupun luka masih ada tetapi sudah memudar.


"Kapan kamu menikah?” tanya Adit


Raisa terdiam sesaat sebelum ia menjawab pertanyaan Adit dan setelah ia mengatur nafasnya dirinya menjelaskan jika perjodohan diantara dia dan Reno tidak dilanjutkan, sontak saja membuat Adit terkejut.


"Mengapa?".


"Aku dan Reno sudah sepakat untuk membatalkannya".


"Apa alasan Reno mengatakan hal itu".


"Entahlah yang pasti, dia bilang bahwa kini ia mencintai seseorang".


Deg


Hati Adit seakan mendapat guncangan setelah mendengar ucapan dari Raisa, pasalnya ia menduga bahwa Reno mencintai Airin. Mata Adit pun menunjukkan kecemasan dirinya takut jika benar Reno mencintai adiknya itu sanggat tidak mungkin pasalnya usia mereka terpaut cukup jauh.


"Kamu kenapa?”. Tanya Adit


"Tidak..!!!".


"kamu juga mengenal Virgo Adiputra?".


"Iya dia teman kuliah dulu dan sekarang dia menjadi pengusaha muda yang sukses".


"Iya aku juga gak menyangka jika Virgo menjadi pengusaha muda. Oh iya Kamu kesini sama siapa dit".


Belum sempat Adit menjawab seseorang memanggil namanya dan membuat keduanya membalikkan badan melihat ke sumber suara tersebut.


"Lohh Raisa?".


"Natasya kan?".


"Hee.emm Masya Allah aku kangen banget sama kamu”. Seru Natasya sambil memeluk Raisa yang membuat Adit melongo pasalnya ia tidak mengetahui jika keduanya saling mengenal.


"Kok bisa kamu ada disini, kamu juga kenal ya sama Virgo?. Tanya Raisa

__ADS_1


"Enggak sih, aku kesini sama Adit”. Seru Natasya sembari melirik Aditya


Deg.


Darah Raisa pun seperti berhenti mengalir mendengar ucapan Natasya. Raisa sangat terkejut dibuatnya karna tidak menyangka secepat itu Adit move on darinya namun ia berusaha sekuat tenaga menyembunyikan rasa kecewanya di hadapan mereka berdua.


"Kalian saling kenal?”. Tanya Natasya


"Iya”. Jawab Adit


"Tidak”. Sahut Raisa diiringi tatapan  tajam dari Adit tanda ia tidak mengerti dengan ucapan wanita itu.


"Maksudnya?? Iya atau tidak".


"Kita baru kenalan tadi dan sebelumnya kita tidak saling mengenal”. Jawab Raisa berbohong


"Oohhh kira in udah kenal, oh ya dit ini Raisa teman baru aku anaknya baik banget”. Seru Natasya dengan bangga dibalas senyum dari bibir Raisa.


"Kamu juga baik, cantik lagi!!! Ya udah aku ke sana dulu ya”. Sahut Raisa


Natasya tidak mengizinkan Raisa pergi pasalnya ia sangat bahagia karna bisa bertemu teman baru dan ia mengajak Raisa untuk bergabung dengannya dan Adit. Perasaan Raisa juga Adit pun campur aduk mereka tidak bisa mengatakan tidak didepan Natasya hingga keduanya menuruti perintah Natasya.


terlalu asyik berbicara hingga membuat ketiganya lupa dengan waktu yang telah mereka lalui hingga pesta pun telah usai dan mereka kembali ke rumah.


"Kamu pulang dengan siapa Raisa?” tanya Natasya


"Sendiri, ini aku mau pesan taxi Online".


"Jangan, biar kita antar ya”. Tawar Natasya


"Ayo lah”. Bujuk Natasya


Natasya terus saja memaksa Raisa untuk ikut satu mobil dengannya dan akhirnya Raisa pun menyetujuinya. Perjalanan pun dilalui dengan diam hingga Natasya mengatakan jika ia ingin turun ditepi jalan.


"Ada apa?”. Tanya Adit bingung


"Aku baru ingat jika harus menemui temanku dirumah sakit maaf ya dit".


"Aku bisa antar kamu ke sana tapi tolong kamu jangan pergi sendiri bahaya ini sudah malam".


"Tidak dit aku gapapa kok, kasihan kamunya jika harus puter balik".


Natasya pun terus menolak saat Adit mencoba mengantarnya hingga akhir Adit membiarkan Natasya turun dari mobilnya dan berusaha mencarikan taxi didekat situ. Adit juga menunggu hingga Natasya pergi bersama taxi itu dan kembali ke dalam mobil bersama Raisa kini keduanya pun saling canggung meski duduk bersebelahan.


Didalam taxi, Natasya mulai menjatuhkan air matanya karna tidak kuat lagi menahan sesak didada. Pasalnya dari awal setelah pertemuannya dengan Raisa dipinggir jalan tempo hari, dirinya teringat nama itu seperti nama mantan kekasih Adit dan ditambah lagi hari ini mereka bertemu juga sempat berbicara dengan sangat dekat. Natasya juga melihat dari raut wajah keduanya masih menyimpan rasa sayang hingga ia menyimpulkan jika Raisa yang ia anggap sebagai teman barunya itu adalah mantan kekasih Adit.


Ia mencoba menenangkan  perasaannya yang kacau setelah itu ia turun dari taxi karna sudah sampai dikosnya, segeralah ia masuk dan membersihkan diri. Ponsel milik Natasya terus saja berdering dan beberapa pesan pun masuk tertera dilayar ponsel jika itu semua dari Adit namun Natasya enggan untuk menjawabnya dan mengabaikan pesan itu. Ia memilih tidur dari pada terus memikirkan Adit yang membuat hatinya sakit.


....................


Disisi lain aleta yang baru saja pulang ke rumah tiba-tiba mendapati sang papa berada diruang tamu dan memanggil dirinya untuk duduk bergabung dengan mereka.

__ADS_1


"Ada apa pah?".


"Apa kamu tidak kangen dengan papa?”. Tanya papa adam


Aletapun mendekat dan memeluk sang papa hingga mereka hanyut dalam dekapan kehangatan keluarga ditambah mama Helena ikut memeluk mereka berdua.


"Airin mana mah?”. Tanya ale


"Dirumah mas Reno”. Jawab mama


"Ale!!!!!, enggak yangka ya ternyata anak papa sudah sebesar ini”. Seru pak adam


"Aku tetap menjadi anak kecil kok di hadapan papa dan mama".


"benarkah?? kapan jadi dewasanya kalau kecil terus”. Balas pak adam


"Aku selalu dipaksa menjadi dewasa diluar rumah dan itu membuatku sakit, lebih baik aku menjadi anak kecil yang selalu bahagia tanpa masalah”. Seru ale sembari menekuk wajahnya


"Sayang, dunia luar mengajarkan kita untuk kuat dan memberikan kita segudang pengalaman jadi jangan pernah mengartikan jika diluar rumah itu menyakitkan”. Jelas sang sembari membelai rambut panjang putrinya


"Aleta adalah wanita kuat dan pantang menyerah".


"Tapi pah aleta lelah menjadi dewasa".


"Apa ini semua karna Haykal?".


Ucapan sang papa yang menyebutkan nama Haykal membuat mata ale membulat sempurna dan menduga bahwa sang kakak telah menceritakan semuanya pada papa. Hatinya khawatir kakaknya menceritakan hal-hal buruk tentang Haykal ia sangat panik ketika sang papa menanyakan hubungannya dengan lelaki tampan itu.


"Papa dengar dulu, kak Adit telah salah paham ada seseorang yang mencoba mempengaruhi kak Adit sehingga ia menyangka jika Haykal itu orang jahat, sebenarnya enggak pah Haykal tuh orangnya sangat baik".


"Ini pembelaan dari kamu".


"Enggak gitu pah, aku berani jamin Haykal itu orang baik".


"Papa bisa percaya jika lelaki itu yang sendiri yang menjelaskan jadi kamu suruh dia datang kemari temui papa”. Seru pak adam sembari beranjak pergi meninggalkan ruang tamu.


Deg


*


*


 


*


*


*


*BERSAMBUNG...

__ADS_1


 


 


__ADS_2