
...BAB 10 : Kaliurang...
"Yah.. maaf kak, kan kakak bilang foto sama kambing siapa saja . Ya aku foto bareng kambing milik tetanggaku, coba kalau kakak ngomong foto sama kakak pembimbing. Pasti fotoku ga kaya gini" dengan alibi Yana mulai memasang wajah memelas.
Terhihat, para panitia hanya menggelangkan kepalanya. Dengan tangan yang memijit pelipis.
" Sudah sana, kau kembalilah" perintah kakak pembimbing yang terlihat kewalahan
Yana beranjak dengan senyum yang mengambang di bibirnya.
Setelah selesai dengan masalah foto, kini acara MOS di nyatakan selesai.
" Baiklah.. untuk adik-adit segera pulang lebih awal, setelah itu kembali ke sekolah. Karna kita akan mengadakan penutupan acara MOS di kaliurang. Maka bawa persiapan kalian" ucap seorang panitia.
Para peserta yang mendengar hal tersebut, membuat mereka girang dan mulai meninggalkan sekolah.
" Yana aku duluan ya!!" Adel yang tiba-tiba menepuk pundak Yana.
" Oh.. iya, hati-hati" sahut Yana
Kini Yana berjalan keluar dari gerbang sekolahnya.
Cittt ( Rem yang berbunyi)
Yana mendongkak wajahnya. Terlihat sepeda motor telah berhenti di depanya.
" Naik!!" Titah dari pria yang berada di atas sepeda motor
Yana menatap heran," kenapa aku harus naik?" Tanya Yana
" Aku masih punya urusan denganmu" cetus pria di hadapan Yana
"Urusan apa?. Selesaikan saja di sini" dengan memasang wajah yang terlihat jutek
"Kembalikan uangku!!" Dengan tangan yang mengadah ke arah Yana
" Uang apa?. Sesuatu yang sudah di berikan, tidak dapat di ambil kembali. Apakah kau tidak punya malu?. Meminta sesuatu yang sudah kau berikan padaku?" Yana melangkah melewati sepeda motor yang menghalangi jalannya.
Pria tersebut sontak turun dari motornya, lalu mengejar Yana. " Woi!!. Urusan kita belum selesai" dengan tangan yang menggenggam tangan Yana
Yana menatap pergelangannya," urusan kita?. Perasaan hanya kamu deh!!. yang punya urusan denganku" jawab Yana
" berani-beraninya kemarin kau mengerjaiku!!." pekik di hadapannya.
Yana menatap tajam," lepaskan tanganku, atau aku akan berteriak" amcam Yana
" Ok..baiklah" ia melepas cengkramannya pada tangan Yana .
Yana kemudian beranjak dari pria tersebut, tanpa memperdulikan wajah gersang sang pria di belakang ketika ia berlalu.
__ADS_1
" Wanita sialan!!" Pekik pria tersebut ketika melihat punggung Yana yang menjauh.
...*****...
Di rumah Yana,.
" Bunda, aku akan ke kaliurang" dengan tangan yang repot memasukan keperluannya di dalam ransel yang akan ia bawa.
" He.. dengan siapa?" Tanya Yana ketika melihat anaknya sedang sibuk di dalam kamar, ketika pintu kamar Yana terbuka.
Yana menoleh," kegiatan sekolah Bun, kan penutupan MOS" ucap Yana, lalu menaruh ranselnya di punggungnya.
"Ya sudah, hati-hati saat melakukan sesuatu. Ingat Yana!!. Di Kaliurang itu hutan, melakukan hal aneh. apalagi kau bisa berbicara dengan makhluk lain " tegur Santi, Karna ia tahu jika anaknya dapat melihat hal dari dunia lain.
" Iya bunda!. makanya ini, Yana bawa menyan" jawab Yana
Santi kemudian menghampiri Yana," yang penting hati-hati dan selalu jaga dirimu " Dengan tangan yang mengusap lembut punggung Yana
" Yana jalan ya Bun!!" Seraya meraih tangan Santi kemudian mencium punggung tangan ibunya.
Yana kemudian berlalu meninggalkan rumah.
Sesampainya di depan sekolah, sudah banyak ada beberapa bus yang terparkir untuk membawa peserta menuju ke kaliurang.
Beberapa menit kemudian, semua peserta menaiki bus untuk menuju ke kaliurang.
Di dalam bus terdengar sangat berisik, Karna para peserta menikmati perjalanannya dengan bernyanyi dan bersenda gurau.
Tiba-tiba Yana melihat mobil yang tak asing, mobil tersebut menyalip bus yang Yana naiki.
" He... Bukankah itu mobil om kaku ya?. Kenapa mobil itu menuju ke kaliurang?" Dengan terkejut, mata Yana dengan liar mengikuti arah mobil yang melesat kencang.
" Kamu kepana Yana?" Tanya Adel ketika melihat sikap Yana yang terkejut
" Oh tidak apa-apa" jawab Yana dengan mengatur posisi duduknya kembali.
...******...
Kaliurang,.
Tak lama, bus berhenti di sebuah villa. Di kaliurang adalah tempat rekreasi, walaupun kawasannya masih sangat asri, namun kaliurang juga mempunyai mistis yang tak kalah menyeramkan.
Yana turun bersama Adel. Kini mereka mendapat arahan dari panitia. setelah Yana dan Adel mendapatkan kamar, Adel dan Yana mulai menelusuri halaman villa.
" Yana, apa kau tahu?. Jika kita membakar singkong di hutan yang angker, maka genderuwo akan muncul" tiba-tiba Adel berucap ketika mereka sedang berjalan di belakang villa
Yana mengerutkan alisnya," tahu dari mana?. Jangan-jangan kau suka manggilin genderuwo ya?" Tanya Yana
" Kaga.. kan katanya yana!!" tepis Adel dengan kaki yang terus melangkah.
__ADS_1
Hingga malam pun tiba,.
Para peserta di minta untuk berkumpul untuk pembakaran api unggun.
Kini para peserta telah mengelilingi api yang berada di hadapan mereka ,dengan canda dan tawa dari para peserta.
Yana merasakan ada yang memantau mereka dari arah pepohonan.
" cih... Setan karbitan!!" Guman Yana, Karna tahu siapa yang sedang mengintip .
Yana beranjak dari duduknya, namun tangannya di Pengang oleh Adel yang sedang duduk di sampingnya.
" Mau kemana yan?. Kan acaranya belum selesai" ucap Adel
Yana menatap Adel yang sedang duduk," ke toilet sebentar" senyum Yana ketika menjawab
Adel melepaskan genggamannya, " ok " jawab Adel singkat.
Yana mulai melangkah menuju ke belakang villa," woii ...keluarlah, aku ada sesuatu itukan kalian" teriak Yana ketika berada di belakang villa yang gelap dari penglihatan dan cuaca terasa dingin ketika hawa menyetuh kulit.
wus..wus...wus ...( Suara Angin berdatangan)
Yana kemudian menatap satu persatu mahkluk yang berada di hadapannya.
" Maaf, jika kami telah mengganggu kalian Dengan acara yang kami lakukan, sebagai permintaan maaf. Ini ada sedikit oleh-oleh yang aku bawa" Yana kemudian mengeluarkan dupa dan kemenyan dari tas selempang yang ia bawa .
" Ayo..berbaris" titah Yana
" Sini si ocong kemari" panggil Yana
" Hadu.. kamu ga cape apa loncat-loncat, ini kemenyan dan ini uang 5ribu beli kopi sendiri" Yana memberikan menyan dan duit kepada si ocong
" Berikutnya!!" Teriak Yana
" wew...mba kun, itu rambut di sisir Napa?. Nih dupa sama bunga melati. Bonus 10ribu buat beli sisir" dengan tangan yang memberi
" Lanjut!!" Teriak Yana
" Aiiisss... Kamu ya, masih kecil udah pinter nyolong. Mana keluyuran malam-malam lagi . Ini Yuyu sama uang 2 ribu aja, kan kamu masih kecil. kamu Jajan paling cuma bakso tusuk" ucap Yana seraya menyodorkan Yuyu dan uang.
" Berikutnya!!"
" Hadu... Om wowo, jangan suka genitin wanita ya!!, ga sayang apa sama bini di pohon. Nih...silet buat nyucur tuh bulu, menyan dan uang 50ribu buat beli kado kepada istrimu" ucap Yana
Setelah memberikan beberapa pernak pernik, kepada beberapa mahkluk. dengan cepat beberapa mahkluk tersebut langsung melesat pergi dan berterbangan meninggalkan Yana.
" Haaa ...kelarkan jadinya, biar semua aman. Biar tidak ada yang kesurupan dari penghuni kawasan ini" ucap Yana tersenyum
" Apa yang kamu lakukan disini?" Tanya seorang pria yang berjalan ke arah Yana
__ADS_1
sontak Yana menoleh ke arah suara yang mengangetkannya.