Dalam Proses Revisi I Love You Paman Dokter

Dalam Proses Revisi I Love You Paman Dokter
Saat Tiba Di Rumah


__ADS_3

...BAB 46 : Saat Tiba Di Rumah...


...****************...


Di tempat Adit,.


" Mas!!, Satu gelas lagi" ucap Adit kepada bartender yang ada di hadapannya.


Adit terlihat sudah kepayahan ketika meneguk beberapa gelas minum ber'alkohol, dengan menopang wajah di atas meja counter.


" Apakah sebegininya kau mencintai Santi?" Tanya Nilam yang tiba-tiba datang menghampiri Adit yang tampak sudah tidak dapat berbuat apa-apa.


"He.. aku pikir dia akan membalas. Nyatanya tidak!!" Guman Adit dengan suara yang berat


" Ayo!!, Kita pulang, Kau sudah terlalu banyak minum hari ini," ucap Nilam yang mencoba memapah tubuh Adit .


" Santi??, Apakah ini kau?" Guman Adit dengan tangan yang meraba-raba wajah Nilam yang berada di hadapannya.


" Iya...aku ini uyutnya Santi, ayo bangun!!, kita pulang!! " Nilam yang masih mencoba mengangkat tubuh Adit.


Adit mencoba beranjak dari duduknya dengan kelapa yang terasa sangat berat. Saat berdiri, keseimbangan Adit mulai goyah mengakibatkan langkah Adit terlihat semponyan. Hal tersebut membuat Nilam kualahan dengan berat tubuh Adit ketika memapahnya .


Saati tiba di tempat parkir," Mas!!, Mana kunci mobilmu?" Tanya Nilam


Adit dengan tangan yang lemas, mulai meraba- raba saku pada celananya.


" Mmm!!" Guman Adit seraya menyodorkan Kunci mobil kepada Nilam


Nilam meraih kunci tersebut, lalu membuka pintu mobil di hadapannya.


Setelah membantu Adit untuk naik ke dalam mobil, kini Nilam telah memacu mobil tersebut menuju ke arah Rumah Adit.


Di dalam mobil,.


" Oh .. iya!!, Aku seharusnya belajar dari poni Lissa Blackpink . Walaupun terguncang tapi tetap berjejer tangguh, karna setelah esok pasti ada Lusa. Maka dari itu aku harus bisa menjadi seperti bulu ketek" Guman Adit dengan rancu


Nilam memutar bola matanya," ya ampun!!, Sepertinya Adit telah mabuk oleh genjer. Makanya ia berucap dengan asal kali ini" guman Nilam yang kembali fokus untuk menyetir.


Genjer\= Jenis tumbuhan yang tumbuh di rawa.


...****************...


Di tempat Yana,.


Yana, Andre dan Kevin menuju ke arah rumah. Setelah beberapa menit melaju, akhirnya mereka tiba di rumah.


Yana dengan cepat membuka pintu rumah.

__ADS_1


KLEK ( pintu terbuka )


" Uhuk..Uhuk!!, Ya ampun, ini rumah sudah seperti terkena erupsi abu vulkanik " guman Yana ketika ia tiba di alam rumahnya.


Andre dan Kevin menyusul Yana ke dalam rumahnya.


" Ndre sepertinya kita punya tugas," ucap Kevin ketika melihat keadaan di dalam rumah .


" Yah!!, Maka bergegaslah untuk mengambil sapu dan kemoceng, Karna kita harus bermalam untuk malam ini " tutur Andre


Kevin dan Andre pun dengan cepat membagi tugasnya, sebelum mereka mengerjakan tugas Rumah. Mereka terlebih dahulu mengatifkan mode terlihat.


Jangan sampai ada warga yang ketakutan ketika melihat ada sapu terbang.


Yana kembali dan berkumpul bersama Andre dan Kevin. Tak lupa, Yana juga mengambil bagian untuk membersihkan Rumah.


" Paman!!, Hari ini kan sudah sore. Palingan besok baru kita ke sekolahku, jadi bagaimana jika nanti malam, kita ke rumah papa Adit untuk berpamitan?" Ucap Yana dengan tangan yang sibuk mengosok kaca.


" No!!, Untuk apa kamu berpamitan dengan pria itu?, jadi enak dong dia, jika kamu di peluk"


cibir Andre tidak suka. bersama kemocheng di tangannya yang sedang menggosok-gosok perabotan.


" Mmm!!, Apa paman juga mau di peluk?, Sini biar Yana peluk. Agar paman tidak cemburu" ucap Yana menggoda.


Andre yang mendengar ucapan Yana, membuat ia salah tingkah," hmm... Aku tidak bernafsu dengan wanita yang masih kecil" ucap Andre dengan rona di pipinya.


Yana tersenyum mendengar ucapan Andre," Apa iya begitu?, Buktinya setiap kali ku goda, paman mengelurkan keringat dingin" goda Yana dengan menatap ke arah Andre


" Oh..Shiiit!!, Sepertinya aku akan jatuh" guman Yana saat mereasakan tubuhnya melayang.


Dengan cepat Andre berlari ke arah Yana dan mengkap tubuh Yana.


Mari kita slowmo untuk adagen Drama ala Andre dan Yana.


Slowmo\= gerakan lambat saat memutar video.


" Kamu tidak Apa-apa?" Tanya Andre saat mendekap tubuh Yana.


Yana membuka matanya," tidak!!. Paman!!" panggil Yana pelan dengan malu-malu .


" Ada apa?, ada yang sakit?" tanya Andre.


Yana menggelengkan kepalanya pelan, " Aku merasa seperti berada di dalam adegan drama korea" ucap Yana malu di sertai rona Jambu di kedua pipi Yana.


Dengan wajah memerah, Andre dengan spontan melepaskan tubuh Yana dari dekapannya.


Bruk!! ( Yana terjatuh )

__ADS_1


" Awwww!!" Teriak Yana ketika Andre menjatuhkannya


Andre yang melihat, dengan cepat kembali berjongkok dan memegang tubuh Yana," maaf!!, Tadi aku terlalu nerfes . Kamu tidak apa-apa?" Tanya Andre kembali.


" Tidak, aku tidak apa-apa. Paman!!, Bisakah paman lebih romantis?, Sakit tahu!!" pekik Yana, lalu ia pun berdiri sambil menggosok-gosok punggungnya yang sakit.


Dengan canggung , Andre menjadi serba salah," mmm .. aku ke belakang dulu, aku mau lihat Kevin" ucap Andre kikuk dengan cepat berlalu dari hadapan Yana.


Yana yang melihat Andre yang terlihat malu, membuat Yana tersenyum," tidak apa-apa jika sudah tua, Yang terpenting ganteng. ii... paman, wajahmu sungguh menggemaskan ketika kau sedang kikuk" guman Yana yang terus tersenyum.


Andre yang menuju ke arah dapur menghentikan langkahnya, dengan telapak tangan yang kini memegang dadanya," padahal setiap hari bertemu, kenapa di setiap hanya berdua dengan Yana membuat Jantung ini seperti belatung nangka yang terus menggeliat tak karuan?, Apakah ini yang di sebut cinta?" Guman Andre seraya mengatur nafas dan detak jantung pada dadanya.


" Woi!!, Tua ga ada otak. Kenapa kau cengar cengir begitu?" Ucap Kevin dengan tiba-tiba, ketika melihat Andre yang sedang tersipu malu sendirian.


Andre dengan cepat menoleh ke arah Kevin," senang sekali ya kau Vin, selalu mengejekku" pekik Andre


" Nah!!, Aku hanya bertanya. Kenapa kamu S3- senyum-senyum sendiri begitu?, Ntar gila loh!!" Sahut Kevin.


" Tidak perlu tahu urusan orang!!, Sana..sana kembali bekerja" usir Andre


" Idih!!, Di tanya juga. Giliran Jatuh cinta, aku ga di ajak, Katanya kepo. Pas ada masalah, baru dah ngajak-ngajak" sindir Kevin


" Pergi tidak?, Aku lempar pakai kemoceng ni yah!!" Ancam Andre sembari mengangkat kemoceng yang sedang ia genggam .


" Iya..iya.. aku pergi" ucap Kevin seraya berlalu.


Andre hanya menatap lucu dengan kepergian Kevin," Bukannya tak mau mengajakmu Vin, karna seandainya kau tahu perasaan ini, sungguh aneh untuk di jelaskan. Memberi tahu tentang apa yang aku rasakan saja, aku bingung" guman Andre


Kini perkerjaan Rumah telah selesai, Andre, Yana dan Kevin pun telah duduk di Gazebo halaman belakang.


" Pokoknya, besok selesai mendapatkan surat pindah. Langsung balik ke Blue Lake" ucap Kevin membuka pembicaraan.


" yah!!, Yana juga ingin buru-buru agar ayah bisa cepat bangun. Namun masalah di sini, harus kita selesaikan terlebih dahulu agar tidak ada lagi masalah ke depannya " jawab Yana


" Terus?, kamu ingin ke papa Adit dulu?" Tanya Kevin .


Yana mengangguk," yah!!, Takutnya Aku dan Bunda sudah tidak kembali ke sini lagi" jawab Yana


Mendengar nama Adit, rahang Andre terlihat mengeras," bisakah hal tersebut tidak perlu?" Tanya Andre kepada Yana


" Biar bagaimana pun , Dia adalah Ayahku di sini. Aku tidak ingin menjadi mahkluk yang tidak tahu berterima kasih" jawab Yana


" ok baiklah, aku akan mengantarmu" Ucap Andre


" Ndre, untuk menjaga tensi darahmu tidak naik, biarkan aku saja yang mengantar Yana ke rumah Adit" Ucap Kevin


Andre menoleh ke arah Kevin," tidak, biarkan aku saja yang mengantar Yana" tepis Andre dengan cepat.

__ADS_1


" Lebih baik kita bertiga saja yang pergi" sela Yana di saat Andre dan Kevin sedang berdebat


" A..aha!!, Itu edi yang bagus. Aku terima" sahut Kevin


__ADS_2