
...BAB 25 : Andre dan Kevin menuju Ke Rumah Santi...
...****************...
Di tempat Andre,.
Andre dan Kevin melaju ke arah istana, Andre ingin melapor hasil dari ia ke tanah Jawa.
Kini mobil Kevin sudah memasuki kawasan istana. Sesampainya di depan istana, Andre dan Kevin pun turun dari mobil.
Dengan cepat Andre melangkah, ketika tiba di hadapan Raja,
" Salam ya mulia!!" Ucap Andre dan Kevin seraya membukuk
" Berdirilah" pinta Raja
" Mohon maaf yang mulia, jika hamba datang membawa kabar buruk" ucap Andre
" Aku tahu!, beberapa mustika sudah ada yang memiliki bukan?" Tebak raja
" Mohon maaf ketidak becusan hamba ya mulia" sesal Andre
" Berdirilah, tidak perlu seperti itu. Wajar jika hal tersebut terjadi dan aku juga lupa memberi tahuku tentang 1 hal" ucap raja
" Hal apa yang mulia maksud?" Tanya Andre
" Mmmm .. media untuk Raka, adalah titisan dari blue lake" ucap raja
Andre dan Kevin saling berpandang tak mengerti,.
" Baiklah, akan ku katakan lebih jelas. Media yang ku maksud adalah anak perempuan Raka" ucap raja
" Ah!!" Kaget Andre dan Kevin tiba-tiba
" Sejak kapan Kakak ipar eh!!, maksudnya Santi brojol yang mulia?" Tanya Kevin
" Andre, saat kau mengantarkan Santi ke portal dia sudah mempunyai benih dari Raka" jelas raja
Wajah Andre terlihat panik," berarti hitungan pada waktu itu, Santi hamil 7 bulan" ucap Andre
" Yah!!. Obat Raka ada di tanah Jawa, karena anaknya juga berada di sana" ucap raja
" Segera kembali dan bawa anak titisan itu ke sini " sambung Raja memberi perintah
" Tapi, beberapa mustika sudah berpemilik. Dan ada satu tempat yang harus hamba kunjungi, namun terdapat banyak siluman" ucap Andre menjelaskan
" Bawa Kevin bersamamu, 2 mustika yang kamu maksud itu sekarang ada di tangan anak Raka. Maka cepat bergegas" titah raja
" Baik ya mulia!!" Ucap Andre dan Kevin secara bersamaan
Andre dan Kevin keluar dari kawasan istana, untuk kembali ke laboratorium.
" Ndre, kenapa wajah kamu asam begitu?" Tanya Kevin melihat aneh dengan wajah sahabatnya
" Tidak ada apa-apa" jawab Andre ketus
" Kok ketus begitu Ndre?" Tanya Kevin
" Fokuslah kau menyetir b4jingan!!" Teriak Andre
" Iya..iya... Maaf, aku sudah tidak akan bertanya lagi" tukas Kevin lalu fokus menyetir
Andre menatap lurus ke jalanan dengan menongka dagunya di jendala mobil,( mampus!!, Jika Raka tahu aku bergelut dengan anaknya, bisa-bisa aku di kutuk dan menggantikan dia untuk tertidur selamanya) batin Andre
Kini Andre dan Kevin sudah memasuki area Hospital Blue Sea. Setelah tiba, Kevin menepikan mobilnya.
Andre dengan cepat turun dari mobil menuju ke arah laboratorium.
Sesampainya Andre di laboratorium, ia memanggil Merry asistennya.
Tak lama, Merry pun datang," ada yang bisa saya kerjakan tuan?" Tanya Merry ketika berjumpa dengan Andre
__ADS_1
"Pantau monitor Jangan sampai suhu di dalam cangkang berkurang atau bertambah, harus tetap stabil" titah Andre
" Baik tuan, akan saya kerjakan." Jawab Merry
" Aku akan pergi beberapa hari dan kau harus selalu memantau" pinta Andre
" Baik tuan" jawab Merry
Andre menatap Raka yang masih di dalam cangkang," maafkan aku, jika aku tahu itu keponakanku. Aku tidak akan lancang, jadi tolong!!, jangan marah padaku " ujar Andre ketika melihat Raka
" Aku pergi ya!!. Doakan aku, semoga aku dan anakmu bisa membawa obat untukmu" sambung Andre
Kini Andre berlalu meninggalkan ruang raboratorium. Dan kembali ke mobil Kevin yang sudah menunggu.
"Kita kemana?" Tanya Kevin ketika Andre sudah berada di dalam mobilnya.
" Mau pakai jet'mu atau kah punya ku?" Tanya Andre
" Punyamu saja, bukankah pilotmu sudah tahu rute penerbangannya?" Jawab kevin
" Ok!!, Ke kediamanku segera" ucap Andre
Kevin memacu mobilnya menuju ke kediaman Andre.
Setibanya di kediaman Andre, Andre menghubungi pilot pribadinya.
" Persiapkan penerbangan, kita kembali ke tanah Jawa" titah Andre
" Baik tuan" jawab dari seberang
Andre dan Kevin, memempersiapkan segalanya. Sebelumnya Andre mandi terlebih dahulu dan berkemas. Setelah itu , mereka pun lepas landas menuju ke tanah Jawa.
...****************...
Di dalam penerbangan,.
Kevin mengambil sebotol wiski di salah satu laci di dalam pesawat Andre, kemudian menuangkannya ke dalam gelas Koktail.
" Apa yang akan di lakukan Santi ketika melihatku?" Ndre berguman
" Yang pasti kaget, shock, histeris dan guling-guling. Aneh-aneh saja pertanyaanmu itu" jawab Kevin
( Apa yang akan di lakukan oleh bocah sialan itu, ketika bertemu denganku?. Apakah dia akan murka ataukah mengejekku?. Bocah tengil itu sama persis seperti Kevin kelakuannya) batin Andre
" Hei!!, Aku curiga kau ada sesuatu. Sehingga dari istana, wajahmu di tekuk begitu" curiga Kevin melihat perubahan sahabatnya
Andre meraih wiski dari gengaman Kevin," aku sempat bertarung dengan anaknya Raka" ujar kevin , seraya meneguk wiski dengan sekali teguk.
Sontak membuat Kevin berdiri dari duduknya, kemudian memukul meja," apa?. Kau benar-benar paman keparat. Untuk apa kau melawan anak kecil?" Cerca Kevin
Andre menatap Kevin, " Jika kau sanggup meladeni anaknya Raka, nih!! , Potong telingaku. Bedebahnya, melebih dirimu dan Raka bapak moyangnya" jawab Andre
Kevin terdiam sejenak," apa jangan-jangan anak perempuan yang kau maksud itu?" Tanya Kevin
" Yah!!. Itulah anak sialan dangkalan yang selalu mengerjaiku" jawab Andre dengan murka ketika mengingat kelakuan Yana .
" Hahahhaha... Aku penasaran sama dia , bagaimana bisa dia mengerjai pria tampang tembaga ini" ledek Kevin .
Andre terdiam,( jika Kevin sampai tahu ,aku di kalahkan oleh bocah tengil itu, habis sudah reputasiku ) batin Andre
Tak lama, Kevin dan Andre telah mendarat . Seperti pada waktu itu, Andre meminta pilotnya untuk kembali.
" Ndre kita naik apa untuk berkeliling?" Tanya Kevin bingung.
" Tunggu di sini, aku akan mencari Marko terlebih dahulu. Aku tahu, kekuatanmu juga di segel." Jawab Andre
Kevin mengangguk," ya sudah, cepatlah kembali" ucap Kevin
Andre kemudian meninggalkan Kevin dan mulai melacak keberadaan Marko.
...****************...
__ADS_1
Di Tempat Marko,.
Marko terlihat ingin menangis ketika ia terjun bebas ke pematang sawah," ya ampun tuan!!. Sepertinya aku tidak sanggup berkeliling di sini. Jalannya sangat banyak" guman Marko mencoba mengangkat mobil tuannya dengan kekuatan yang ia punya.
"Tuan!!, Cepatlah kembali dan jemput aku. Aku melewati jalanan berliku ini, bagaikan ambulans tanpa wiu..wiu.." guman Marko seraya mengangkat mobil Andre
Setelah mobil terangkat, Marko ingin membawa lalu mencucinya.
Namun,...
" Markooo!!!!, Apa yang kau lakukan dengan mobilku?" Teriak Andre dengan api yang keluar dari mulutnya.
Marko Tercengang kaget ketika mendapati tunangan sudah berada di hadapannya.
" Waduh!!. Singga jantan sudah kembali, tapi kenapa di saat seperti ini?" Guman Marko dengan wajah panik seraya menggaruk kepalanya
" Tuan!!, Tuan. Aku akan membersihkannya, Di dalam mobil tidak kotor, jadi tuan bisa bersantai-santai di dalam " ucap Marko merayu, seraya menuntut Andre menaiki mobil
" Memang sungguh tidak berguna" guman Andre seraya menggelegkan kepala, kemudian Andre manaiki mobilnya
Sesampainya di dalam mobil," dalam kurun waktu 10 menit, harus sudah bersih!!. Kau mengerti Marko?" Titah Andre dengan penuh penekanan
" Iya tuan, aku akan berusaha " sahut Marko, kemudian melaju
Setelah melihat sungai, Marko akhirnya mencuci mobil tersebuta dengan kecepatan kilat.
Tak lama, Marko telah selesai mencuci mobil tuannya.
Kini Marko masuk ke dalam mobil dengan nafas tersengal," kita kemana tuan?" Tanya Marko
" Lurus saja, nanti aku yang akan beri pentunjuk" jawab Andre
" Baik tuan" sahut Marko melaju
Setelah beberapa menit, akhirnya Andre dan Marko tiba di tempat Kevin.
" Kau tahu rumahnya kakak ipar?" Tanya Kevin ketika menaiki mobil Andre.
" Tahu, sudah ku lacak" jawab Andre
" Jalan Marko!!, Kita ke ringroad Utara" titah Andre
" Baik tuan" Jawab Marko
Kini mereka melaju ke tempatnya Santi, yang pastinya dengan petunjuk Andre.
Andre dan Kevin tampak tegang di sertai jantung mereka yang loncat-loncat di dalam rongga dada.
" Ndre apakah kau sama?" Tanya kevin
" Aku tidak sepertimu" jawab Andre, namun Andrelah yang merasa paling nerfes.
" Tapi tanganmu berkeringat Ndre" timpa Kevin , ketika melihat tangan Andre .
" Diamlah, jika tidak ingin ku lepar dari sini!!" gertak Andre
" Sudah sampai tuan" ucap Marko tiba-tiba .
Andre dan Kevin saling berpandangan,.
" Ayo, Ndre!" Ajak Kevin
Kevin dan Andre turun dari mobil, kemudian menuju ke arah rumah yang yang berada di hadapan mereka.
Andre dan Kevin pun melangkah memasuki rumah tersebut.
Sesampainya di depan pintu," aku yang mengetuk" ucap Kevin
Tok...tok....tok... ( Bunyik ketukan pintu )
" Yah sebentar!!!" Teriak Santi dari dalam rumah
__ADS_1