Dalam Proses Revisi I Love You Paman Dokter

Dalam Proses Revisi I Love You Paman Dokter
Pemilik Kembang Para Dewa


__ADS_3

...BAB 22 : Pemilik Kembang Para Dewa...


...****************...


Di tempat Santi,.


Yana mengusap lembut wajah ibunya yang sedenga tertidur di hadapannya. Dengan tatapan lirih melihat ibunya.


Yana membatin ketika mengetahui. dalam lelap ibunya tertidur terlihat mata yang sembab dengan raut wajah yang penuh dengan beban beserta kerinduan.


"Mmmmm....Yana?" Santi mengeram dan membuka matanya.


" Tidurlah bunda, maafkan aku" ucap Yana dengan tangan yang masih mengusap pipi ibunya.


" Kau sudah pulang?" Tanya Santi


Yana mengangguk....


" Sudah makan?" Tanya Santi


"Sudah bunda. Tadi makan bareng Adel" jawab Yana


Santi beranjak dari tidurnya, kemudian duduk di sisi tempat tidur.


" Maafkan bunda ya, bunda janji bakal kasih tahu semuanya tentang ayahmu. Namun beri bunda waktu untuk sedikit saja" ucap Santi membelai rambut anaknya


Yana menggelengkan kepalanya kuat," tidak budan!!. Maafkan Yana Karna terlalu egois, bunda Pasti punya alasan untuk itu. Yana tidak akan memaksa bunda lagi" ucap Yana


Santi tersenyum, " sudah larut. Kau harus sekolah besok" ucap Santi


Yana mengangguk...


" Tidurlah!!" Titah Santi kemudian mengecup dahi anaknya


Santi beranjak dari duduknya dan melangkah keluar dari kamar anaknya.


Yana hanya melihat punggung ibunya yang berlalu!!.


Kini Yana telah berbaring di atas tempat tidur dengan mata yang menatap langit-langit kamarnya.


"Apakah om kanebo akan baik-baik saja?. Semoga dengan pemberian kembang wijaya Kusuma perat, om kanebo kering bisa segera sembuh" guman Yana mengkhawatirkan Andre


Yana memejamkan matanya, setika kembang perak berkilau keluar dari dadanya. Yana meraih kembang tersebut.


Yana menatap kembang yang ia dapat pada saat beberapa bulan yang lalu. Ketika sedang di adakan tour di sekolanya.


...FLASHBACK...


...----------------...


Hari itu, adalah hari perpisahan untuk kelas 3. Saat Yana masih duduk di bangku SMP. Untuk ucara perpisahan, sekolah mengadakan tour ke tempat wisata di daerah Magelang.


Hutan Pinus top selfie, berlokasi di sekitar lereng Merbabu. Tempatnya dapat membuat rohani dan jasmani kita sehat.


Karna tempat tersebut membuat hati sungguh terasa damai dengan ratusan pohon Pinus yang berjejer dengan udara yang sungguh bebas dari polusi. Rokemendasi bagi kalian yang ingin ke Jogja untuk mencari sebuah ketenangan. ( bukan promo ya!!! )

__ADS_1



#ket foto : hutan Pinus top selfie daerah magelang


Pagi itu di hutan Pinus,.


Tap...tap....( Suara kaki Yana saat berlari menikmati alam )


Tiba-tiba di hadapan Yana terlihat kabut yang sangat tebal, Yana mengerutkan dahinya ketika kabut tersebut menghampiri Yana.


Saat kabut tersebut telah membalut tubuh beberapa menit, kabut tersebut pun hilang.


Saat kabut itu hilang, Yana begitu terkejut ketika ia mendapati sebuah pemukiman separti pemukiman pada film-film kolosal Ramayana.


" he.... Kemana lagi aku di bawa?. Mahkluk-mahkluk ini, kenapa senang sekali membawa orang sembarangan?" Guman Yana ketika mendapati dirinya sudah berada di pemukiman ghaib.


Yana yang penasaran, memaksakan kakinya untuk menelusuri. Hingga tidak sadar, ia tiba di sebuah batu besar yang tersusun lalu ada sebuah lubang di tengah-tengah batu tersebut.



ket: namanya watu gubug di puncak Merbabu,. sayang sekali jika harus di coret-coret 😭😭


Yana mendekat, seketika matanya terkena cahaya yang menyilaukan. Yana menutup matanya untuk menghindari cahaya.


Ketika Yana membuka matanya, ada kembang yang tumbuh di dalam lubang batu yang berada di hadapan Yana.



#ket foto : kembang wijaya Kusuma


Yana terkejut dan melangkah mundur. " Tumbuhan bisa berbicara?. Apakah ini negeri dongeng?" Guman Yana merasa aneh


" Petik aku!!. Petik aku!!" Teriak Bunga yang meminta untuk segera di petik


Yana menghampiri kembang yang berada di hadapannya. Kemudian jari telunjuk Yana menyolek kembang yang tepat berada di hadapannya.


Tuing... ( Bunyi colekan)


Kembang tersebut bergoyang-goyang kegirangan .


Yana tersenyum . ketika melihat kembang tersebut bergoyang ngebor di hadapannya.


" Kamu sungguh menggemaskan" ucap Yana yang terus menyolek kembang yang berada di hadapannya.


" Petik aku!!." Ucap kembang


Yana menatap dengan seksama ," tidak!!. Kamu begitu cantik. Sama saja aku merusak alam jika aku memetikmu" jawab Yana


" Hehehehe... Itu milikmu" ucap seseorang dari arah belakang


Yana membalikan badannya. ketika melihat seseorang yang asing, Yana sontak memasang kuda-kuda untuk menyerang.


" Oh.. anak manis aku bukan musuhmu" ucap pria tua di hadapan Yana


" Siapa kakek?" Tanya Yana dengan posisi yang berjaga-jaga

__ADS_1


" Mmmmm...aku penjaga tempat ini" jawab pria tua dengan tangan yang mengelus-ngelus jenggotnya yang panjang.


Yana terlihat percaya dan mulai bersikap ramah," mohon maaf kek, saya pikir kakek siluman" ucap Yana memohon maaf


" Hoho..aku adalah seorang Resih" jawab pria tua.


Yana menghampiri kakek tersebut kemudian mencium punggung tangan kakek tersebut.


" Aku panggil siapa?" Tanya Yana


" Panggil saja sesuka hatimu" jawab pria tua


" baik kek " ucap Yana


Pria tua menatap kembang yang berada di samping tubuhnya.


" Petik kembang itu. Itu adalah milikmu sekarang. Kembang itu telah memilihmu untuk menjadi tuannya" ucap pria tua


Yana terlihat tidak tega, Karna kembang tersebut begitu cantik.


" Kembang tersebut hanya tumbuh jika dia menemukan pemiliknya. Maka petiklah" ucap pria tua


Dengan keraguan, Yana berjalan ke arah kembang tersebut " maafkan aku, jika harus memetikmu. Jika kau adalah milikku, jadilah sesuatu yang bermanfaat untukku" ucap Yana dengan tangan yang ragu untuk memetik


Tiba-tiba tubuh Yana bercahaya beberapa detik, Karna kembang tersebut ingin menyatu dengan tubuh Yana.


Yana terdiam ketika kembang tersebut masuk ke dalam tubuhnya.


" Gadis kecil, kembang itu adalah kembang para dewa yang mempunyai khasiat yang sungguh luar biasa. Kau akan mengetahui saat kembang tersebut telah bersemayam di dalam tubuhmu" ucap pria tua, dengan sekejap pria tua di hadapan Yana menghilang.


Kini Yana sudah berada di tempat semula, Yana terlihat bingung ketika ia mendapati dirinya sudah berada di dalam kelompok sekolahnya.


...FLASHBACK END...


...****************...


Yana memutar-mutar kembang yang ada pada tangannya.


" Kembang, semoga kau bisa bermanfaat untuk om wajah kaku ya, jika dia mati. Aku tidak ada teman untuk mengasah kekuatanku" ucap Yana pada kembang di hadapannya.


Yana kembali menyimpan kembang tersebut ke dalam dadanya.


Yana mencoba tidur, namun entah mengapa wajah Andre saat terjatuh ke aspal malah mengganggu pikirannya.


(Apakah om wajah kaku baik-baik saja?. Apa jangan-jangan dia mati?) Bantin yana gelisah


" Cukup!!. Biarkan saja dia mati, toh dia bukan orang yang aku kenal" guman Yana kesal ketika pikirannya hanya ada Andre


Kini Yana mencoba fokus untuk tidur. Dengan Andre yang berputar-putar pada kepalanya.


setelah membolak- balik tubuhnya dengan mencari


posisi ternyaman, akhirnya yana pun tertidur dengan kekhawatirannya terhadap om wajah kaku.


...----------------...

__ADS_1


__ADS_2