Dalam Proses Revisi I Love You Paman Dokter

Dalam Proses Revisi I Love You Paman Dokter
Yana Di Bawa


__ADS_3

I Love paman Dokter


BAB 96


...****************...


Zean memfokuskan pendengarannya. Matanya tajam mengamati di sudut Danau, Dengan Yana yang tampak bingung. Karna ia tidak merasakan apa-apa.


" Yana jangan pernah jauh-jauh dariku, " pinta Zean.


Yana memutar kepalanya, lalu menatap Zean dengan bingung. " Apa yang sebenarnya terjadi? Mengapa kau terlihat seperti waspada?"


" Ssstt!!! Diam, ayo ke sini."


Zean menarik tangan Yana, lalu membawa Yana di semak-semak. Zean memantau keadaan di balik semak-semak dengan Yana yang masih terlihat bingung.


Tap..Tap!


Beberapa orang datang, lalu berhenti tepat di tempat persembunyian Zean dan Yana. Di balik semak-semak, Mata Zean membulat. Ketika ia tahu siapa yang berdiri di hadapannya.


" Kemana Tuan Zean dan Gadis itu? Bukan'kah tadi mereka di sini?" Tanya seseorang kepada temannya.


" Iya, perasaan tadi mereka duduk di sini,"


" Kita harus mebawa Gadis itu sekarang, mumpung Gadis itu tidak bersama dengan Tuan Willson."


Zean pun keluar dari persembunyiannya. Para pria yang tadi menyarang Yana pun berbalik, lalu terkejut menatap Zean.


" Tuan Zean!" Ucap seseorang.


" Mengapa kalian membuntuti kami?" Tanya Zean.


" Maaf Tuan, kami di minta untuk membawa Nona Yana,"


" Siapa yang menyuruh kalian?"


" Tuan besar,"


Yana berlahan merangkak pelan ke tempat lain. Niat Yana ingin kabur dari tempat persembunyiannya kemuidan berlari meinggalkan Danau.


Bruukk!!


Yana menabarak seseorang dari ketika ia merangkak mundur.


" Nona Yana mau kemana?" Ucap seorang pria yang berada di belakang tubuh Yana.

__ADS_1


Mendengar suara orang yang di kenal, Zean langsung menoleh ke asal pemilik suara.


" Ayah," ucap Zean.


" Lepas! Sakit, " teriak Yana ketika pergelangan tangannya di cengkram oleh pria yang berada di belakang tubuhnya.


" Good Boy Zean. Kau berhasil menemukan obat untuk ibumu." Ucap Pria itu yang tak lain adalah Abraham.


Zean terkejut mendengar ucapan Ayahnya, obat untuk ibunya? Itu Artinya, jantung Yana akan di ambil, karna kerusakan organ tubuh Ibunya sangatlah parah. Karna pendonor tidak ada yang cocok untuk ibunya, Jangan-jangan jantung Yana memeliki ke cocokan karna Ibu Yana adalah manusia?


" Aku tidak setuju Ayah! Jika kalian membawa Yana untuk Transplantasi, karna Yana tidak ada sangkut pautnya dengan masalah keluaraga kita!" Ucap Zean.


Tuan Abraham menatap ke arah Zean," Kau seharusnya berpihak pada Ibumu, bukan dengan Gadis ini. Jangan katakan, jika kau sudah jatuh cinta dengan Gadis ini," pekik Tuan Abraham.


"Ayah, aku tidak ingin ada perselisihan antara keluarga Willson dan Saputra. Jangan gegabah Yah!" Ucap Zean.


" Hahahha.. Anakku, setelah Transplantasinya selesai. Kita akan pergi dari Blue Lake," sahut Tuan Abraham.


Yana terlihat bigung dengan apa yang di bicarakan oleh Anak dan Ayah di hadapannya. Karna dia tidak tahu masalahnya apa.


" Zean! Apa yang sebernarnya terjadi. Apakah ini Ayahmu?" Tanya Yana mencoba meronta.


Tuan Abraham menatap ke arah Yana," Anak manis. Kamu mau kan , ikut Paman ke Minsion?" Tanya Tuan Abraham.


" Aaahhkkkk! Bedebah!" Teriak Tuan Abraham ketika tangannya di gigit.


Genggaman Tuan Abraham terlepas.


" Anak sialan!" Pekik geram Tuan Abraham sembari menggosok- gosok tangannya.


Zean yang melihat Yana menjauh dari Ayahnya dengan sigap membentengi tubuhnya. Lalu menatap tajam ke arah Ayahnya, " berarti Ayah membuntutiku? Tolong lah Ayah, Ibu memang membutuhkan Jantung tapi Kau jangan menjadi Mahkluk yang picik," Ucap Zean.


Yana yang melihat ada kesempatan, Dia tidak menyia-nyiakan kesempatan itu untuk Kabur. Karna Yana tak ingin terlibat dalam masalah keluarga kerajaan. Mumpung, Zean memberikan Yana sela.


" Tangkap Gadis itu!!" Teriak Tuan Abraham memberi titah untuk bawahannya, ketika melihat Yana yang hendak Kabur.


Para Anak buah kerajaan pun langsung bergegas mengejar Yana.


" Anak durhaka kamu Zean, kau tahu. Ibumu sedang membutuhkan obat. Dan kamu malah membiarkan Gadis itu pergi?" Pekik Tuan Abraham kepada Zean.


" Aku tidak akan membiarkan Ayah menyakiti Yana. Karna aku ingin semuanya baik-baik saja,"


Ucap Zean yang kini telah berubah, Ia bahkan ingin melawan Ayahnya. Tuan Abram yang melihat Anaknya yang ingin melawannya, Membuat ia tersenyum srimk.


" Hahahaha.. Zean Anak penerusku, kau itu 4 bading satu. Yana adalah setengah dan kau Makhluk 1/4, apakah kau Yakin melawanku dengan kekukatan yang bahkan setera dengan binatang?"

__ADS_1


Ucap Tuan Abraham yang medekati Zean, dan langsung meluncurkan serangan. Melihat hal tersebut, Zean dengan sigap langsung melawan.


' Yah! Aku tahu, di bandingkan aku? Yana jauh lebih kuat. Karna darah dari Ibukulah yang membuatku lemah,' Batin Zean yang terus bertarung.


Yana terus berlari, bahkan ia telah menggunakan Kekuatannya," aaahh... Sial! Sebenarnya apa yang terjadi? Mengapa mereka menginginkanku?" Geram Yana.


Bugghh!!


Hantaman mengenai punggung Yana, Membuat Yana tersungkur.


" Uhuk!" Teriak ketika Yana jatuh tersungkur akibat seseorang menendang punggungnya.


" Kau hendak kemana Gadis manis? Ayo jangan jadi Anak yang pembangkang. Menurutlah! Maka kau akan selamat," ucap seorang Pria yang mendekati Yana.


Yana merangkak menatap nyalang," apa yang sebenarnya yang kalian inginkan dari ku? Aku tidak punya masalah dengan kalian." Tanya Yana dengan terus merangkak memberi jarak kepada para bawahan Tuan Abraham.


' sial..sial...sial!! Aku tidak bisa melawan mereka, kekuatan mereka jauh di bandingkan aku yang terlahir hanya setengah dari mereka.' Umpat Yana dalam hati.


" Oh... Kami hanya di perintahkan, maka dari itu, Nona manis. Ayo! Ikutlah dengan kami." Ucap seorang Pria yang mendekati Yana.


Yana yang tersudut, mau tidak mau harus melawan beberapa orang Pria yang memiliki kekuatan yang luar biasa di hadapannya.


Terjadilah pertarunagan sengit antara Ayah dan Anak. Begitu pun Yana yang kini bertarung melawan para utusan Tuan Abraham.


Yana dan Zean tahu, kapasitas kekuatan yang mereka miliki. Mereka berdua sangat tahu, bagaimana akhir pertarungannya. Yana hanya mencoba untuk melindungi dirinya. Yang pada akhirnya, Yana harus terluka parah akibat lawan yang tidak seimbang bagi dirinya.


Begitu pun dengan Zean, memcoba untuk melindungi Yana. Padahal Dia juga tahu, Kekuatannya tidak sebanding dengan Ayahnya. Dan pada Akhirnya, Zean dan Yana di bawa ke Minsion hutan Blue Lake.


Sebelumnya, saat tuan Abraham menyuruh para bawahannya mengangangkut tubuh Zean yang terkapar, Zean sempat mengambil sebuah kantong yang di jatuhkan oleh Yana.


Kini Yana telah berada di Mision Hutan kediaman Tuan Abraham. Yana di baringkan di sebuah bed dengan ke dua tangan dan kakinya yang telah di borgol di antara bingkai besi di bed dengan tubuh terlentang. Yana tahu, Bahwa bed tersebut adalah bed untuk seorang Dokter melakukan operasi pembedahan.


********


Di dalam sebuah kamar, Terlihat seorang Pria paru baya yang sedang menatap Putrinya yang terbaring lemas di sebuah tempat tidur mewah.


" Viola sayang, kau adalah harta satu-satunya yang Ayah miliki setelah kepergian Ibumu. Saat ini, Suamimu berhasil membawakan jantung yang cocok untuk Dirimu. " Ucap Sang Raja kepada Anaknya Viola Arthur.


Tap..Tap..!


Suara langkah kaki orang berlari menuju ke arah kamar, " Ayah Mertua! Aku sudah membawa Anak Tuan Saputra. Dan kini, tim Medis telah membawa Gadis itu di ruang bedah," ucap Abraham kepada Raja.


Raja tersenyum, " kerja bagus Menantu! kita harus segera melakukannya Transplantasinya sekarang, sebelum Willson,Julian dan Saputra bertindak," Ucap Raja yang penuh kemenangan.


' tidak sia-sia aku menunggu bertahun-tahun untuk mendapatkan jantung untuk Viola, keputusanku memang tepat. Membiarkan Santi melarikan diri karna saat itu, aku tahu. Bahwa Santi sedang mengandung.' Raja mengingat kembali kejadian di menara terlarang.

__ADS_1


__ADS_2