
...I Love You Paman Dokter ...
...****************...
Suasana di ruangan Aula nampak kacau. Raja yang dari tadi hanya berdiam diri, akhirnya menaiki panggung dan berjalan menuju ke arah Andre dan Yana.
Yana yang melihat kehadiran Raja pun melepaskan ciumannya.
" Salam hormat kakek Raja." Ucap Yana yang kemudian membungkuk.
Andre seketika menoleh ke arah Raja, seraya merentangkan tangannya di hadapan Yana. Karna Andre mencoba melindungi Yana.
" Hamba yang salah baginda. Karna telah melepaskan kekuatan hamba, Silahkan hukum Hamba, dan tolong bebaskan Yana," ucap Andre kepada Raja.
Yana menepis tangan Andre yang menghadangnya, lalu berjalan di depan tubuh Andre.
" KakeK Raja, jika kami berdua melakukan kesalahan. Maka hukumlah kami berdua," Ucap Yana.
Andre menarik tangan Yana," Rubah kecil, aku yang telah membuat kekacauan ini. Jadi seharusnya aku yang di beri hukuman." Ucap Andre.
" Tidak paman!. Jika bukan karna paman cemburu terhadapku. Paman tidak akan mungkin mengeluarkan kekuatan paman, maka akulah yang bersalah ," sela Yana.
" Cukup!. Aku kesini bukan untuk menghukum kalian, Aku hanya tersanjung dengan aksi kalian. Tuan Andrean Willson, sepertinya ada yang membuka segel iblismu," Ucap Raja.
" Aku yang membukanya kakek Raja, karna kau menyegel Paman Andre di saat dia sakit," Sahut Yana.
Raja menatap ke arah Yana dengan tajam," apa kau tahu resikonya. Jika segel Andre terlepas?. Dia bisa hilang kendali dan sulit untuk di kontrol, bahkan Kota Blue Lake. Hampir musnah karna ulah Andre?" Ucap Raja.
" Jika Paman Andre tidak bisa di kontrol kekuatannya , aku hadir untuk mengontrol iblis yang ada di tubuh paman Andre. Jika itu salah, kakek Raja bisa menghukumku," Jawab Yana.
Raja nampak tertarik dengan Yana, karna gadis di hadapannya ini . Tidak ada takut-takutnya, ketika berbicara dengan seorang Raja.
" Baik, kali ini kalian bebas dari hukuman. Andre!. Jaga Yana dengan baik, Karna aku masih membutuhkannya," tutur Raja kepada Andre.
" Terima kasih yang Mulia. Sudah tugas saya untuk menjaga calon istri saya," jawab Andre seraya membungkuk.
Raja berjalan ke arah Zean," Zean!. Kamu adalah keturunan Raja, kau harus menjaga sikapmu. Jika sekali lagi kau memancing keributan, Kakek tidak segan-segan untuk menghukummu. Bahkan kau adalah cucuku sendiri. Apa kau mengerti?" Ucap Raja kepada Zean.
Zean menatap kakeknya dengan tajam," Ck.. Baiklah, hari ini aku mengalah. Tidak untuk hari yang lain," sahut Zean yang kemudian beranjak dari panggung.
Raja menatap lurus ke arah tamu undangan, " untuk petugas sekolah. Kumpulkan para murid yang terkena Racun, Bawa kemari." Titah Raja.
Beberapa murid pun di bawa kepada Raja. Termaksud juga dengan Santi. Dengan sigap, Raja mengobati para murid dan para tamu yang terkena asap Racun dari Andre.
Andre dan Yana pun turun dari panggun, lalu menuju ke arah Raka dan Kevin.
__ADS_1
Kevin menyambut kedatang Andre dan Yana," memang Dokter gila kamu Ndre, kamu bisa mengamuk separah ini. Hanya karna Yana ingin di cium?" Ucap Kevin ketika bertatap dengan Andre.
Raka menepuk pundak Kevin," jangan mulai lagi kamu Vin. Bahaya kalau Andre bisa mengamuk lagi," Ucap Raka mengingatkan.
" Jelas aku mengamuk, dia milikku dan aku tidak akan pernah rela jika ada seseorang yang hendak menyentuh milikku." Sahut Andre kepada Kevin.
Yana yang mendengar ucapan Andre hanya bisa tersenyum malu-malu.
Raka tersenyum," Aku percayakan Yana padamu, tolong jangan sakiti dia. Jika kau masih ingin tali persahabatan kita terjaga." Ucap Raka.
Andre menoleh ke arah Raka," akan ku jaga kepercayaanmu." Sahut Andre.
Andre menoleh ke arah Yana, seraya memegang pipi Yana dengan lembut," Rubah kecil. Ingat!!, Jaga jarak dengan Zean sejauh bermil-mil. Begitu juga dengan Raja, Aku punya firasat buruk." Ucap Andre kepada Yana.
" Baik paman, akan aku laksanakan. Karna aku tidak ingin kau mengamuk." Sahut Yana.
Kevin menepuk pundak Yana," Andre sedang cemburu. Makanya kamu di suruh menjaga jarak dengan Zean," Timpa Kevin.
Raka menatap ke arah Andre, Ia tahu raut wajah Andre ketika Andre sedang berbicara dengan Yana barusan.
" Ndre, aku ingin berbicara denganmu serius," ucap Raka.
Andre menoleh ke arah Raka," yah aku tahu apa yang ingin kau bahas." Sahut Andre.
" Tanpa ku?. Kalian teman macam apa?, Bahkan aku tidak di ajak?" Timpa Kevin.
" Kita akan berkumpul di mana?" Tanya Andre.
" Mmmm... Di kediamanmu saja Ndre," Ucap Raka.
" Ya baik, kalau begitu ayo. Kita kembali," ajal Andre.
" Aku antar anak istriku dulu, setelah itu aku akan ke kediamanmu," Ucap raka.
" Baik" sahut Andre.
Kini Raka, Santi dan Yana branjak dari ruangan Aula. Raka mendapati Ayahnya yanga sedang berdiri di samping mobilnya.
" Papi!!" Panggil Raka berlari menghampiri ayahnya.
Tuan Saputra pun menoleh," oh Raka, bagimana keadaan menantuku?. Apakah luka melepuhnya sudah sembuh?" Tanya Tuan Saputra.
" Sudah pi !, Kebutulan aku ketemu papi di sini." Ucap Raka.
Raka menoleh ke arah Yana," Yana mau ikut ayah atau kakek?" Tanya Raka.
__ADS_1
" ke rumah kakek saja, kan Yana sudah janji mau nemanin nenek," jawab Yana.
" Ya sudah pi, Yana mau ikut papi. Jadi tolong jaga dia ya," pinta Raka.
" Oh!!, Cucu kakek lagi kangen sama neneknya?" Tanya tuan Saputra.
Yana mengangguk," iya kek. Kasihan nenek sendirian," sahut Yana.
" Yah sudah ayo. Santi, Raka. Ayah balik duluan ya!" Ucap Tuan Saputra.
Santi kemudian mencium punggung tangan Tuan Saputra, " Iya pi, Papi. Santi titip Yana ya!" Ucap Santi.
" Iya..kalian cepat-cepat buat adik untuk Yana, biar di rumah bisa rame." ucap Tuan Saputra.
" Lagi on proses pi. Kalau bisa mah, Raka sudah donwload di play store." Sahut Raka.
" Yah sudah!, Ayah jalan ya," ucap Tuan Saputra.
Santi mengecup kepala Yana, Begitu juga dengan Raka," kamu jangan bandel," ucap Santi.
" Iya bunda, Yana jalan ya!" Ucap Yana yang kemudian menaiki mobil Tuan Saputra.
Setelah mobil Tuan Saputra melaju, Raka dan Santi menaiki mobil mereka. Lalu menuju ke rumah baru.
" Sayang, aku hanya mengantarmu ya . Aku ada urusan dengan Andre dan Kevin. " Ucap Raka di saat ia menyetir.
" Urusan apa?" Tanya Santi.
" Aku akhir-akhir ini gelisah. Dan tadi nampaknya Andre menyimpan sesuatu, aku ingin bertanya kepadanya. Mengenai ucapan yang tadi dia bilang," Jawab Raka.
" Ucapan?" Tanya Santi bingung dengan apa yang di maksud oleh suaminya.
" Ya, tadi Andre mengatakan harus menjaga jarak dengan Raja. Apa maksud dari ucapan itu?" Ucap Raka.
" Ya sudah . Tapi jangan lama-lama ya!. Aku tidak mau sendirian di rumah," ucap Santi.
" Iya Cinta!. Setelah pembicaraan selasai. Aku langsung pulang kok, dan kita buat adik untuk Yana ya?" Ucap Raka.
Santi langsung menyubit lengan Raka," mulai lagi, pasti kalau bahas masalah apapun itu. Ujung-ujungnya buat adik terus, kapan sih joni'mu tidur kalau kalau dekat-dekat sama aku?" Tutur Santi.
" Yah!!, Joniku selalu tegak berdiri terkoneksi, saat perangatnya terhubung. Makanya, kamu tunggu aku pulang. Terus, pakai baju haram yang seksi ya!" Ucap Raka.
Santi memonyongkan bibirnya," Iya!. Nanti aku pakai baju yang terbuat dari kulit b4bi." Celetuk Santi.
Raka terkekeh mendengar jawaban istrinya," sini mendekatlah kepadaku, " pinta Raka.
__ADS_1
Santi menyenderkan kepalanya di bahu Raka yang sedang menyetir.
Raka langsung mengecup kepala Istrinya" sayang bangat dan cinta sama dirimu," tutur Raka.