
...BAB 23 : Mulai Terungkap...
...****************...
Di Tempat Andre,.
Andre dan Marko melaju ke daerah Magelang. Dalam diam, Andre terus berpikir dengan Yana.
( siapa sebenarnya gadis tersebut?. Kenapa bisa dia memiliki wujud seperti Raka?. Apa mungkin dia adalah anak Raka?. Namun sejak kapan Santi hamil?. Oh.. anak sialan itu, bisa-bisanya dia mempermalukanku)
Batin Andre bergejolak, ketika mengingat lehernya di patahkan dalam sekali putaran oleh bocah tengil.
" Marko, berhenti di sini" titah Andre
" kenapa tuan memintaku untuk berhenti tiba-tiba?" Tanya Marko heran
" Sepertinya yang kau katakan benar. Indra pelacakku kini sudah kembali"
" Oh... Jadi tuan ingin pergi sendiri?"
" Ya, kamu pergilah atau pulanglah kembali ke blue lake. Sepertinya kau di sini sungguh tidak berfaedah "
" Ya ampun tuan, aku naik apa ke sana?. Masa aku harus berenang?" Dengan wajah mengibah
" Jika tidak, pergilah berkeliling. Agar kau tidak buta arah"
" Baiklah tuan." Jawab Marko seraya menepikan mobilnya di bahu jalan.
Andre beranjak dari mobilnya, kemudian menempelkan tangannya ke tanah. Sembari memejamkan matanya.
" Ok 20KM lagi dari sini" guman Andre dengan cepat melompat ke arah pohon demi Pohon.
Saat dalam perjalanan, Andre teringat dengan Yana," sialan, kenapa bocah sue itu, yang muncul dalam pikiranku? Saat aku sedang fokus seperti ini?" Guman Andre dengan mengoyangkan kepalanya kasar
" Sudah,sudah Andre!. Dia hanya bocah tengil, songong, kurang ajar dan bedebah. Apakah kamu mau di bilang pedofil?" gerutu Andre kembali dengan kesal, ketika mengingat tingkah Yana .
Kini dari kejauhan, Andre sudah melihat sebuah bukit. " Sepertinya gunung tersebut yang di maksud oleh kanjeng ratu" guman Andre seraya mempercepat laju terbangnya
#ket: puncak merbabu
Kini Andre tiba di sebuah lereng gunung yang masih tertutup kabut.
Andre kemudian berjalan menelusuri lereng. Namun dalam langakahnya, hutan Pinus yang lebat tiba-tiba menjadi sebuah pemukiman dengan bermacam aktivitas.
#ket : kawasan wisata lereng merbabu
"Aku pernah mendengar, bahwa di Merbabu ada sebuah pasar ghaib yang menjual berbagai organ tubuh . Apakah ini tempatnya?" Guman Andre seraya matanya menelusuri dengan liar pada pemukiman yang baru saja ia tapaki.
" Ehemm!!" Suara orang berdehem di belakang Andre
Andre membalikan tubuhnya, kini ia dapat melihat seorang laki-laki tua dengan baju seorang Resih.
" Kisana mencari siapa?. Sepertinya kisana datang dari jauh" tanya seorang pria tua.
Andre dengan cepat membalikan badannya ketika mendengar suara pria tua.
" Mohon maaf kek , jika kehadiran saya membuat kakek bertanya-tanya" ucap Andre seraya membungkuk
" Hohoho... Mohon maaf kisana, bunga yang anda cari sudah berpemilik" ucap pria tua di hadapan Andre
__ADS_1
Mata Andre terbelalak ketika mendengar penuturan aki-aki di hadapannya.
" Apakah sudah tidak ada lagi?" Tanya Andre penuh harap .
Pria tua di hadapan Andre menggelengkan kepalanya, seraya ia menengelus-ngelus jengotnya yang telah memutih dan memanjang.
" Ya Tuhan!!. Apa yang harus aku lakukan. Jika bunga dewa pun tidak ku dapatkan" cetus Andre furtasi dengan mengangkat wajahnya ke atas Karna putus asa
" Bunga tersebut akan muncul jika ia menemukan pemiliknya. Namun sayangnya, kau bukan pemiliknya" ucap pria tua
" Aku harus menyelamatkan teman saya. Saya sungguh butuh bunga tersebut" ucap Andre mengibah.
" Sungguh di sayangkan, jika kisana tidak dapat menyembuhkan teman kisana. Kakek tidak punya kuasa akan hal tersebut, Karna kakek hanya penjaga tempat ini" ucap pria tua
Andre terdiam, harapannya telah pupus. Mungkin saja , Raka di takdirkan untuk tidur selamanya.
" Kek, apa di sini ada portal ghaib?." Tanya Andre
" Kisana hendak kemana?." Tanya pria tua
" Hendak ke blue lake menyebarang lautan. tempat tinggalku berada di sana" jawab Andre
" Ayo ikut kakek" ajak pria tua
Andre mengekori pria tua tersebut dari belakang dengan perasan yang Gundam gulana dan kecewa. Karna harapan tidak sesuai kenyataan yang kini Andre terima.
" Nah!!!. itu adalah watu gubug, masuklah. batu tersebut adalah jet tempur milik Merbabu. Kau bisa kemana saja dengan itu. Watu gubug itu, bisa mengalahkan pintu ajaibnya Doraemon" ucap pria tua kepada Andre
( jet tempur?. Apa kakek ini sedang ngelawak?. Ini hanya sebuah batu purbakala) Batin Andre menatap batu yang berada di hadapannya.
" He.. anak muda, jangan salah. Batu tersebut bisa melewati bulan. Bahkan kalah dengan roket apollo" ucap kakek tersebut ketika mengetahui isi hati Andre
Andre menggaruk kepalanya, " Iya maaf kakek, jika saya salah berucap" ucap Andre
" Anak muda jaman sekarang, bisa-bisanya ngejudge cover sebelum mencoba. Sudah sana masuk, Kau akan tahu sendiri bagaimana batu sakti itu akan bekerja " titah pria tua.
" Anak muda, masuklah!. Lubang batu itu akan melebar dengan sendirinya. Ketika kau telah masuk, kau akan menikmati class VIP" ucap pria tua.
Pria tua kemudian mendorong tubuh Andre untuk masuk ke lubang yang berbentuk goa tersebut.
Ketika tubuh Andre menyentuh batu, lubang Yang berada di batu tersebut , seketika langsung melebar.
Andre menoleh ke arah pria tua," mantap kek" ucap Andre dengan mengangkat jari jempolnya.
"Hehehehe" pria tua tertawa dengan mengelus-ngelus janggutnya.
Sekejap!. Andre sudah berada di Blue Lake.
Saat Andre tiba, Andre menatap keadaan di sekeliling dengan tidak percaya.
" Secepat ini?. Benar, bahwa tanah yang paling tua adalah tanah Jawa. Maka tak heran magicnya sungguh mengerikan" guman Andre
Andre kemudian menuju ke arah rumah sakit. Sesampainya dia di rumah sakit, Andre berlari ke arah laboratorium.
Kreeeekkkk...( Pintu lab terbuka )
"Andre!! Kau sudah kembali?. Bagaimana hasilnya?" Kevin sontak berdiri menyambut Andre
Andre menggelengkan kepalanya dengan lemas.
" Apa yang terjadi?" Tanya Kevin penasaran
"Haaa.... Aku harus memberitahu kepada raja terlebih dahulu. Kau juga harus ikut" ucap Andre
__ADS_1
" Raka bagaimana?." Tanya Kevin
" biarkan Merry yang mengurusnya" jawab Andre
"Ok!!" Jawab Kevin singkat
Andre dan Kevin keluar dari ruangan dan menuju ke tempat parkiran.
" Di mana mobilmu?" Tanya Kevin ketika mereka sudah berada di dalam mobil
" Sudah aku tinggal di tanah Jawa bersama Marko" jawab Andre
Kevin terkejut ketika mendengar ucapan Andre, " apa kau serius?. Trus kau kesini naik apaan?" Tanya Kevin
" Aku naik batu" jawab Andre ketus
" Hahahhaha... Aku sedang serius Andre. Ternyata pria berwajah batu ini juga bisa bercanda?" ucap kevin di sertai tawa
" Aku serius, jika kau pergi ke tanah Jawa. Kau akan kagum. Karna di sana mistis sekali" ucap Andre
" Trus masalah obat Raka bagaimana?" Tanya Kevin mulai ke topik utama
" Bicara soal Raka, Aku ingin mengatakan sesuatu" ucap Andre yang sudah tampak serius
" Ada apa?. Kenapa wajahmu sekita berubah?. kau terlihat seperti, orang yang sedang menahan kentut saja ?" Ucap Kevin
" Aku serius, aku bertemu dengan seorang anak. Jika di hitung dari usia manusia, dia berusia sekitar 16 tahun" ucap Andre
" Terus?" Tanya Kevin
" Dia mempunyai wujud seperti Raka" ucap Andre
CIIIIITTTTT!!!!! ( Kevin menginjak rem dengan mendadak )
Plllaaakkkk ( Andre memukul kepala Kevin )
" Apa kau ingin membuat dahiku benjol?" Pekik Andre
" Maaf aku terkejut" tangkas Kevin , dengan tangannya yang menggosok kepalanya .
" Apa kau serius Ndre?." Tanya Kevin
" Ya!!. Wajahnya dan wujudnya sama persis dengan Raka dalam versi perempuan. Aku sempat berpikir bahwa gadis itu adalah anaknya Raka" ucap Andre menjelaskan.
" Tunggu!!, sebentar. Kakak ipar menghilang sejak 16 tahun yang lalu . Jika di hitung menggunakan tahun manusia" jawab Kevin
" Trus?. Saat itu aku yang mengantarkan Santi ke portal .Namun dia tidak sedang hamil" ucap Andre
Kevin terdiam beberapa saat....
sssttt...sssttt ( Kevin sedang berfikir)
" Ah... Aku ingat Ndre" tiba-tiba Kevin berteriak seraya memukul bahu Andre
Andre terkejut, lalu menoleh ke arah Kevin dengan mengelus-ngelus dadanya, " jangan tiba-tiba begitu. Kau ingin aku mati muda ah!!" Teriak Andre
" Iya...iya ... maaf, aku ingat ke jadian 16 tahun yang lalu. Saat itu kakak ipar di beri obat oleh Naura" jawab Kevin
" Obat apa?" Tanya Andre
Kevin memutar bola matanya," obat Ehem...ehem..kau pasti tahulah apa yang ku maksud " jawab kevin
Seketika wajah Andre menjadi merona," ya..ya.. lanjutkan" ucap Andre
__ADS_1
" Nah!! saat itu, Raka yang menolong kakak ipar. Jangan-jangan mereka berdua melakukan ay..ay.. semacam kuda-kudaan? " ucap Kevin
Gleekkk ( Andre menelan ludahnya yang terasa sakit di tenggorokan)