
...BAB 44 : Perubahan Yana...
...****************...
Kini Andre,Kevin dan Yana berjalan beriringan untuk bertemu kepada Ibunda Ratu dan Eyang sapu jagad.
" Ndre, kamu ingat tidak?" Tanya Kevin di tengah mereka sedang berjalan.
" Ingat apa?" Andre balik bertanya.
" Mmm... dulu waktu aku, kamu dan Raka sering berjalan bersama dan setelah kehadiran kakak ipar kita menjadi berempat. Sekarang di gantikan oleh Yana" tutur Kevin menjelaskan
" Yah!!, Sepertinya, nih anak gabungan Ayah dan ibunya" Jawab Andre
" Maksud paman?" Tanya Yana menoleh ke arah Andre
" Yah!!, Somplaknya dan liciknya itu ngikutin bapak kamu. Nah!!, dan keras kepalanya ngikutin ibu kamu" ucap Andre seraya menyubit pipi yana dengan gemas
" Ih!!, Paman Andre, masa ayahku seseorang yang licik?" Tanya Yana
" mmm.. kamu belum tahu saja, kalau bapakmu itu jika main saham, buset dah!!, ngalahin dewa judi keberuntungannya" Sahut Kevin menimpa ucapan Yana dan Andre
" Kau tahu ga Vin?, Awal aku ketemu sama Yana?" Ucap Andre
"Kenapa?" Tanya Kevin
" Di palak 10 juta untuk kakinya yang keseleo" Andre mengadu kepada Kevin
Kevin menggelengkan kepalanya," ampun Yana!!, siapa yang ngajarin?" tatap Kevin ke arah Yana
Yana cengengesan," hahaha, aku hanya tidak ingin di rugikan. Jadi yah begitulah paman" jawab Yana menggaruk tengkuknya yang tidak gatal .
" Nah!!, Benarkan?, otaknya mirip seperti ayahnya" ucap Andre
Saat sedang asyik mengobrol, mereka telah tiba di balai istana kerajaan Merapi. Di sana, sudah ada Eyang sapu Jagad dan Ibunda Ratu.
" Salam kami Eyang dan Ibunda" ucap mereka bertiga
" Anggkat kepala kalian" ucap Ibunda
Mereka bertiga mengangkat kepala mereka dengan bersamaan. Lalu berdiri tegak di hadapan Eyang dan Ibunda.
" Duduklah" ibunda mempersilahkan dengan tangan yang di arahkan ke kursi.
Mereka bertiga menuju ke arah kursi yang telah di sediakan. Setelah duduk, mereka bertiga untuk menunggu intruksi dari Ibunda dan Eyang.
" Baiklah!!, Akan aku jelaskan cara kerja mustika yang kalian dapatkan. Mustika ini adalah 4 gabungan kehidupan. Jadi untuk membangkitkan Jiwa yang tertidur, kita membutuhkan sebuah media" ucap Ibunda.
Andre, Kevin dan Yana tampak menyimak apa yang di ucapkan oleh Ibunda yang sedang menjelaskan.
" Anakku Yana!!, Apakah kau siap untuk menjadi media untuk ayahmu?" Tanya Ibunda seraya menatap ke arah Yana
" Saya siap Ibunda!!" jawab Yana Yakin
" Yah!!, Siap dan tidak, kau harus siap. Karna orang yang kamu obati harus sedarah dengan dirimu. Yana, kamu merupakan sebuah Pot untuk tamanan. Jadi ke-4 mustika ini , harus di tanamkan ke dalam tubuhmu " Ibunda menjelaskan
Yana terdiam ketika mendengar penjelasan Ibunda Ratu.
__ADS_1
" Baiklah untuk yang berada Di luar!!, tolong bantu aku untuk memberikkan kekuatan untuk Yana" panggil Ibunda
Beberapa orang pun masuk dalam ruangan, mereka terdiri dari :
- Eyang Sapu Jagad, bertugas untuk menjaga kawah Gunung Merapi
- Kyai Sapu Angin, bertugas untuk menjaga gunung.
- Eyang Mengantara, bertugas untuk mengatur Keadaan Cuaca di daerah gunung
- Nyai Gadung melati, bertugas untuk memelihara tanaman
- Kyia Petruk, bertugas untuk memberikan kabar keadaan merapi
- Eyang Antaboga, bertugas untuk menjaga keseimbangan gunung
Para tokoh hebat tersebut, kini telah berada dalam ruangan.
" keselamatan untuk Eyang dan Ibunda" ucap mereka
Andre, Yana dan Kevin pun tertegun ketika melihat wajah-wajah para Tokoh penghuni Gunung Merapi. Mereka hanya menatap Takjub ketika melihat Aura para Tokoh yang telah hadir di dalam ruangan.
" Terima kasih atas kehadiran kalian, aku meminta bantuan kalian" ucap Ibunda
" Dengan senang hati!!" Ucap mereka
" Yana kemarilah" Pinta Ibunda
Yana berjalan ke arah Ibunda dengan gugup, setelah berhadapan dengan Ibunda, para tokoh yang hadir langsung mendekati Yana dengan cepat mereka langsung menempelkan telapak tangan mereka ke arah tubuh Yana.
Andre yang melihat menatap takjub, selama ini ia hanya bereksperimen dengan berbagai wabah dan racun. Namun melihat Yana seperti ini, membuat hatinya terasa tentram dan nyaman.
" Ndre, lihatlah!!, bukankah Yana terlihat seperti Mimi Peri? , Yana Cantik sekali" ujar Kevin dengan tangan yang menepuk bahu Andre
Andre yang mendengar penuturan Kevin , langsung menoleh ke arah Kevin dengan wajah yang murka.
Kevin yang melihat Wajah Andre pun bingung, kenapa Andre menyambut ucapannya dengan wajah yang masam?.
" Ada apa dengan mu?, Aku sedang memuji Yana. Kenapa kau tampak tidak senang?" ucap Kevin heran
" Kenapa kau samakan dengan Mimi Peri?" Tanya Andre
" Ada yang salah?" Kevin bertanya balik dengan pandangan heran
PLLAAAK ( Andre menampar pipi Kevin )
" Terus saja Ndre!!, terus saja Kau menganiayaku. Menyesal aku ikut" Gerutu Kevin sembari memegang pipinya
" Iya!!!,mending kamu pulang saja, dan Jangan lupa untuk minum combantrin trus cuci kaki kemudian tidur" pekik Andre kesal
" Kenapa kamu malah marah tanpa sebab Ndre?" Suara Kevin memelas
" Haaahhh!!" Andre menarik nafasnya," kamu searching di gulu-gulu, siapa itu Mimi Peri yang kau maksud " ketus Andre
" Koutaku Habis!!" Jawab Kevin
__ADS_1
" Serahlah!!" Jawab Andre singkat sembari membuang wajah.
Kini Andre dan Kevin sudah berhenti berdebat, Dan kembali menyaksikan pemberian kekuatan dan mengatifkan ke-4 mustika yang di tamankan ke dalam tubuh Yana.
" Sudah selesai" ucap Ibunda
Yana membuka mata, dan melihat tubuhnya. Ia begitu terkejut ketika mendapati tubuhnya seperti menjadi seorang Peri tumbuhan.
" Ha!!, Penampilanku seperti para Peri di negeri dongeng" tutur Yana seraya memainkan sayap yang ada pada punggungnya.
" Yah!!, Kau sudah bisa mengobati Ayahmu. Dan Mantra yang kami berikan, kini sudah menyatu dengan ingatanmu" Ucap Ibunda
Yana menatap ke arah Ibunda," apakah kami sudah bisa pergi?" Tanya Yana dengan merubah wujudnya seperti sedia kala .
Ibunda mengangguk, " iya!!, Pergilah dan selamatkanlah Ayahmu" ucap Ibunda Ratu
" Terima kasih Ibunda atas bantuannya, saya tidak bisa memberikan apa-apa. Hanya saja aku akan terus berdoa yang terbaik untuk Ibunda" ucap Yana
" Tidak perlu sungkan" tutur Ibunda tersenyum
" Kami pamit dulu Ibunda" ucap Andre dan Kevin menghampiri ibunda
" Restuku bersama kalian" ucap Ibunda seraya mengangkat telapak tangannya
Mereka bertiga membungkukan badan mereka dan berpamitan. Kini Andre, Yana dan Kevin melangkahkan kaki mereka keluar dari Ruangan.
" Tunggu!!" Teriak Nyai Gadung yang berlari menghampiri Yana, Kevin dan Andre.
Mereka bertiga yang mendengar teriakan Nyai Gadung pun menoleh.
" Tunggu sebentar, Di belakang Istana Ada sebuah Air terjun. Alangkah baiknya kalian mandi terlebih dahulu" pinta Nyai Gadung
Mereka bertiga saling menatap....
" Itu adalah Air terjun dengan air yang sangat menyegarkan. Apakah kalian tidak ingin mencobanya sebelum kalian pergi?" Ucap Nyai gadung
" Baiklah!!, Sudah lama aku tidak bermain dengan alam, apa salahnya kita untuk membersihkan tubuh?" jawab Kevin
Nyai Gadung tersenyum," mari saya Antar" ucap Nyai Gadung melangkah
Andre,Yana dan Kevin pun mengekori Nyi Gadung.
" Yana!!, Kamu bisa pakai Kain jarik untuk mandi. Mari saya antar ke ruang Ganti, dan untuk Andre dan Kevin kalian bisa langsung untuk mandi" ucap Nyai Gadung
Nyai Gadung pun mengantar Yana untuk berganti pakaian. Sebentara Andre dan Kevin sudah menuju ke arah Air terjun.
Setibanya Andre dan Kevin di air terjun, mereka langsung melepaskan pakain mereka, dan menceburkan tubuh mereka ke dalam air.
" Ndre!!, ini air sungguh menyegarkan " ucap Kevin yang sudah kasana dan kesini untuk berenang.
" Yah!!" Jawab Andre singkat , dengan menopang tubuhnya di sebuah batu dan sebagian tubuhnya yang sudah terendam oleh air .
Tak lama, Yana pun Datang dan bergabung. Ketika Yana menatap Andre, membuat mata Yana melotot dengan darah yang keluar dari Hidungnya.
" Sial!!, Kenapa paman yang satu ini buat aku gagal fokus?, Bentuk tubuh itu?, Kyyaa.. Yana, bisa mimisan terus jika paman kaku itu sering membuka bajunya. Lihatlah dia begitu seksi!!" Batin Yana tak terkontrol
__ADS_1