Dalam Proses Revisi I Love You Paman Dokter

Dalam Proses Revisi I Love You Paman Dokter
Ada Apa dengan Andre?


__ADS_3

...BAB 30 : Ada Apa dengan Andre?...


" Yanaa!!, Papa datang" teriak Adit yang tiba-tiba berjalan ke ruangan, di mana ada Yana,Kevin dan Andre


Mereka bertiga dengan cepat menengok ke arah suara.


" Ah!!,PAPA??" Seru Andre dan Kevin secara bersamaan


Langkah Adit terhenti , ketika Ia melihat ada 2 pria bule yang sedang berada di Ruangan tersebut.


" Papa Adit, kenapa baru kelihatan?" Teriak Yana seyara memeluk tubuh Adit yang mematung.


Andre yang melihat hal yang di lakukan Yana membuat Rahangnya mengeras.


" Siapa mereka Yana?" Tanya Adit kepada Yana yang sedang memeluk tubuhnya


Yana mendongkak wajahnya ke arah Adit," mereka pamanku papa, ayo!!, Yana kenalin" ucap yana seraya menarik tangan Adit.


Kini yana dan Adit telah duduk di atas sebuah karpet dan bergabung bersama Andre dan Kevin.


Adit menatap ke-2 pria bule itu dengan tatapan tak senang. Apalagi menatap ke arah Andre, yang melihat Adit seakan-akan ingin memakan dirinya.


Ketika Adit menatap Andre, mereka terlibat kontak mata yang menyebabkan ada kilatan listrik yang memilik arus positif dan negatif yang saling bertabrakan.


Kevin dan Yana menatap bingung dengan apa yang mereka lihat, ( kenapa jadi begini?, Ada apa dengan papa Adit dan paman Andre?) Batin Yana.


" Eeehheeeemmm... Sepertinya kita harus kenalan dulu" sergah Kevin yang mencoba mencairkan suasana


Adit dan Andre sontak menoleh ke arah Kevin dengan tatapan yang sulit di artikan.


" Heeii!!, Apa maksud tatapan kalian?, Kenapa kalian menatapku begitu?" Ucap Kevin


" Siapa dia rubah kecil?" Tanya Andre


"E .. iya!!, Perkenalkan, ini papa Adit yang selama ini menjaga bunda dan Yana" ucap Yana menjelaskan.


" Mmm... Papa Adit, ini paman Andre dan Paman Kevin. Mereka adalah teman ayah Yana" sambung Yana


Adit yang mendengar ucapan Yana ,dengan seketika menghampiri Andre lalu menarik kerah Andre," brengsek!!, Di mana Raka?" Cengkram Adit dengan suara menekan


" lepaskan tangan kotormu dari bajuku" ucap Andre dingin


Yana yang melihat langsung berhambur ke arah Adit dan Andre," sudah!!, Ini salah paham. Papa Adit ,tolong lepaskan tangannya" pinta Yana


Adit melepaskan cengkramannya dengan raut yang masih tersulut emosi.


" Oh.. Dit!!, Kapan datangnya?" Tanya Santi ketika ia tiba di ruangan tersebut.


"Hhhuuff!! " Yana dan Kevin bernafas legah, ketika melihat kedatangan santi


Santi menatap ke arah Yana, " Yana!!, Masuk tidur" titah Santi

__ADS_1


" Baik bunda!!" Jawab Yana dengan wajah di tekuk, karna masih ingin bersama, namun sudah di suruh tidur.


Yana berjalan ke arah Adit, " aku tidur dulu ya papa!!, uummmcccaaahh" pamit Yana kepada Adit, seraya mencium pipi Adit


Adit membalas ciuman Yana," ok princess, good nite and sweet dream baby!!" ucap Adit seraya mengelus kepala Yana.


Yana mengangguk dan kemudian berlalu meninggalkan ruangan tersebut.


Andre yang melihat hal tersebut, hanya dapat membuat kepalan pada tangannya," Cihh!!" Pekik Andre pelan .


Kevin menghampiri Andre, ketika ia melihat raut wajah sahabatnya yang telah terbakar, " sabar!!" Tutur Kevin pelan, seraya mengusap-ngusap punggung Andre.


Andre menoleh ke arah Kevin," menjauhlah bedebah!!" Pekik Andre pelan.


" Ayo kita ke belakang, biar ngobrolnya enak" ajak Santi tiba-tiba


Santi kemudian membalikan badannya dan beranjak ke arah taman belakang.


Yang lainnya mengikuti dari belakang, ketika Santi berjalan.


Setibanya di taman belakang rumah Santi, tiba-tiba saja hawanya terasa begitu dingin.


" Ehemmm...baiklah para pemuda-pemuda, tidak terkecuali Adit yang usainya sudah memasuki kepala 4" ucap Santi membuka pembicaraan


Ke 3 pria tersebut kemudian menoleh ke arah Santi yang sedang berbicara,.


" Kelapa 4' nya tidak perlu kau Bawa-bawa Santi!!" ucap Adit keberatan


" Biarkan Munusia itu terlebih dahulu" ucap Andre.


Santi menatap ke arah Adit," nah!!, Permasalahannya begini," Santi mulai menceritakan kornologi yang terjadi kepada Raka, dan rencana mereka yang akan membawa Yana ke Blue Lake.


" Tidak!!, Aku tidak setuju jika kalian membawa Yana. Biarkan aku yang menjaga Yana, jika kalian pergi" Adit keberatan dengan ucapan Santi.


" Apa kau gila?, Kamu siapa?, Yana punya Ayah yang sudah lama terpisah ," Sahut Andre tiba-tiba.


Adit menatap ke arah Andre dengan tajam," woi!!, mahkluk aneh, aku yang membesarkan Yana. Dan kalian yang Datang, hanya untuk mengambilnya dariku?" Pekik Adit .


Santi yang melihat Andre dan Adit hanya dapat menggelengkan kepalanya," Dokter Andre, mohon maaf!!, Bukan niatku membela Adit. Hal tersebut wajar , jika ia keberatan. Karna Yana saat lahir sudah bersama Adit" timpa Santi menjelaskan


Santi kemudian menoleh ke arah Adit," Dit, Yana punya Ayah. Dia juga berhak tahu tentang ayahnya. Ku mohon kau jangan egois, dan lagian kita juga masih kembali. Karna kita harus mencari obat untuk Raka" jelas Santi kepada Adit


Adit terdiam sesaat," tapi jika kalian ingin menetap di sana, injikan aku selalu dapat melihat dan menengok Yana" pinta Adit


Santi mengangguk," pasti kok!!, Biar bagaimana pun kamu sudah berjasa di kehidupan aku dan Yana. Dan seandainya Raka tahu, dia juga tidak akan keberatan" jawab Santi


"Tunggu!!, Tapi kenapa kau bisa melihat kami?" Sela Kevin yang sedari tadi terdiam


Adit menatap ke arah Kevin, " aku juga tidak tahu, kenapa aku bisa melihat kalian," jawab Adit


" Apakah kau sudah pernah berkunjung ke Blue Lake?" Tanya Andre

__ADS_1


" Blue Lake?, Apa itu?" tanya Adit yang bingung mendengar nama tersebut


" Itu nama tempat kami berasal" sela Kevin


" Oh itu, iya!!, Aku di bawa oleh Raka" jawab Adit


" Mmm .. pantas saja" guman Andre


Tiba-tiba suasana menjadi sunyi, karna terdiam,.


" Oh iya, kamu Adit kan?" Andre bembuka suara


Adit menoleh," ya!!, Kenapa?" Tanya Adit


" Aku tidak suka caramu memperlakukan Yana" tegas Andre


Adit mengerutkan alisnya," Aku ayah angkatnya!!, Jadi Wajar saja aku memperlakukan dia layaknya anakku sendiri" pekik Adit


" Kau memang Ayah angkatnya, namun kalian tidak sedarah. Bagimana bisa kalian begitu mesra" ujar Andre menatap tajam.


Adit menatap ke arah Santi," Santi!!, Apa dia sudah gila?, Kenapa tiba-tiba melarangku?" Ucap Adit heran kepada Santi


Santi menggelengkan kepalanya," Dokter Andre, terima kasih atas kekhawatirannya terhadap Yana. Namun, aku rasa itu hal yang wajar. Apalagi Yana yang sudah lama tidak bertemu dengan ayahnya maka dari itu Yana berlaku mesra kepada Adit, begitu juga dengan Adit" jelas Santi


Andre menatap dingin ke arah Santi," apa pun alasannya aku tidak suka, jika dia harus dekat-dekat dengan Yana" pekik Andre seraya berdiri meninggalkan Gazebo.


" Andre!!!, Haduh, mohon maaf kakak ipar dan Tuan Adit atas sikap teman saya. Saya permisi dulu" ucap Kevin seraya beranjak lalu mengejar Andre.


Adit yang melihat, hanya menatap Aneh, " Ada apa dengan mereka?" Guman Adit bingung.


" sudahlah, biarkan saja. Andre memang dari dulu begitu Dit, selalu tegas dan tidak mudah untuk welcome kepada orang yang baru ia kenal" jelas Santi kepada Adit.


" Mmmm... Aneh saja sikapnya, masa seorang ayah tidak boleh dekat-dekat dengan anak yang dia besarkan?" Ucap Adit yang masih merasa Aneh


" Biarkan saja mereka Adit, tidak perlu kau menggubrisnya " ucap Santi


Di luar Rumah,.


" Andre!!" Panggil Kevin


Andre menoleh , dan kembali menlanjutkan langkah kakinya yang sempat terhenti.


" Woii!!, Ada apa denganmu?, Kamu tidak seperti ini biasanya" Kevin menahan pundak Andre


"Hhaaaaa!!!, Entahlah. Aku juga bingung" jawab Andre pelan


" Mmmm .. bingung kenapa? , memangnya apa yang kau rasakan?" Tanya Kevin mengorek


" Kamu pernah merasa tidak?, Hatimu berdebar ketika melihat seseorang?" Tanya Andre kepada Kevin yang masih dengan langkahnya


" Hehehehhe!!, Andre ada apa dengan hatimu?, Apakah sekarang kau merasakan sesuatu gelombang elektro?" Kevin mencoba meledek

__ADS_1


Andre menatap ke arah Kevin," enyahlah!!, Jika kau datang hanya untuk mengejekku," pekik Andre


__ADS_2