Dalam Proses Revisi I Love You Paman Dokter

Dalam Proses Revisi I Love You Paman Dokter
You Wanna Marry Me?


__ADS_3

...BAB 60 : You Wanna Marry Me?...


Di tempat Raka & Santi,.


Setelah selesai melakukan foto bersama, Raka dan Santi menuggu hasil cetak photo di sebuah bangku.


" Sayang tunggu di sini ya!!" Ucap Raka


" Kau mau kemana?" Tanya Santi


" Hanya sebentar saja" Raka sudah beranjak dan berlari meninggalkan Santi dengan tanda tanya.


" Ish!!, Pri itu. Mau kemana sih Dia?" guman Santi kesal.


Raka berlari ke arah toilet, Sesampainya di dalam toilet, Raka mengeluarkan ponselnya.


Tut ...Tut...Tut.. ( tanda penghubung )


📞 " Atur semuanya, dan siapakan segala yang telah aku bicarakan dengan papi. Dan ingat!!, Ambil sebuah kotak di apartemenku di dalam Laci yang berada di dalam kamarku" titah Raka ketika Sambungan telfonnya Tersambung.


📞 " Baik Tuan!!, segera di laksanakan" jawab bawahan Raka.


Raka kemudian keluar dari dalam toilet dan menuju ke tempat penjual ice cream, setelah memebeli ice cream, Raka berjalan menuju ke arah Santi yang terlihat manyun dari kejauhan karna di tinggal.


Dengan tersenyum, Raka menggenggam 2 Cup ice cream di tangannya.


Santi yang melihat kedatangan Raka, Seketika tersenyum merekah.


" Ini pacarku sayang!!" Ucap Raka menyodorkan satu cup ice cream kepada Santi.


Santi Tersenyum lebar," terima kasih " ucap Santi yang meraih Cup ice cream dari tangan Raka.


Santi dengan cepat, menyendokkan ice cream ke dalam mulutnya. Dengan tersenyum dan sesekali menutup matanya, karna merasakan lembutnya ice cream yang berada di dalam mulutnya.


Raka yang melihat Santi seperti itu, ingin sekali rasa untuk cepat-cepat menikahi Santi. karna di dalam Hatinya kink terasa begitu nyaman dan bahagia.


" Bagimana hasilnya?, Apakah foto kita terlihat bagus?" Tanya Raka tiba-tiba ,kemudian duduk di samping Santi .


Santi yang mendengar pertanyaan Raka, menaruh Cup di samping duduknya. Kemudian mengambil Hasil foto mereka.


" ini sangat bagus. Bukankah kita sangat cocok?" Ucap Santi menyodorkan hasil foto kepada Raka dengan tersenyum lebar.


Raka menatap wajah Santi dengan lekat, Dengan tiba-tiba Raka mendekatkan Wajahnya ke arah Santi, mengeluarkan lidahnya lalu menjilat sisa ice cream di pingiran bibir Santi.


Santi yang merasa itu sangat tiba-tiba, membuat tubuhnya seketika membeku dengan di sertai semu di pipinya.


" Mmm... Ternyata, punyamu sangat lezat. Coba ya!!, Tadi aku memesan rasa yang sama seperti punyamu" ucap Raka sembari lidahnya bermain-main di bibirnya.


Santi masih terdiam, dengan perasaan malu karna semua mata pengujung memeperhatikan tingkah Raka. Membuat Raut para pengunjung terlihat iri kepada Santi.


" Mana, aku lihat hasil fotonya" pinta Raka.


" ini!!" Ucap Santi menyodorkan hasil foto dengan wajah tertunduk.


Raka meraih hasil foto tersebut," yah!!, Kita terlihat sangat serasi. Oh iya, kita akan beli baju yang agak tebal selesai dari sini" Ucap Raka


" Yah!!"


Jawab Santi singkat dengan wajah yang masih tertunduk, karna ia tak berani menatap mata para pengunjung yang terlihat ingin membunuhnya.


Raka menoleh ke arah Santi dengan Alis yang menyatu karena heran," sayang kau kenapa?" Tanya Raka

__ADS_1


" Bisakah kita segera keluar dari sini" ucap Santi


" Baik, Tapi kita harus mengganti baju kita terlebih dahulu" ucap Raka


" Baiklah" jawab Santi .


Raka mengenggam tangan Santi, lalu beranjak dari duduknya. Santi hanya mengikuti, namun ia tak lupa dengan Ice creamnya yang terlihat sudah sedikit mencair.


Setelah berjalan beberapa meter, akhirnya mereka tiba di tempat langganan Saputra. Setelah memilih Baju yang cocok, Raka dan Santi keluar dari Mall tersebut.


Kini Raka dan Santi telah berada di dalam mobil, dan Raka sudah melaju menuju ke suatu tempat.


" Kenapa kita harus memakai pakaian seperti ini?" Tanya Santi


Sekilas, Raka menoleh ke arah Santi karna ia sedang menyetir," Nanti juga kamu tahu" jawab Raka.


Santi terdiam, Hanya sesekali ia menatap ke arah Raka dengan mencuri pandang lalu mengangumi Wajah kekasihnya dalam diam.


" Di pegang juga tidak apa-apa, percuma jika hanya di lihat" ucap Raka tiba-tiba.


" E.. ketahuan lagi ya?" Ucap Santi, dengan cepat Santi mengalihkan pandanganya ke arah jendela.


Raka tersenyum melihat santi," Aku tidak akan marah, jadi kau ingin lakukan, maka lakukanlah . Untuk apa kau masih malu dan canggung Santi. Aku ini milikmu" ucap Raka


" Yah!!, Tapi aku tidak punya keberanian untuk memulainya terlebih dahulu Jika aku menyentuhmu" ucap Santi


Tiba-tiba, Raka menepikan mobilnya. Di sebuah tempat Sunyi dengan udara yang dingin.


Santi yang merasa mobil telah berhenti dengan cepat menoleh ke arah Raka," Kenapa kita berhenti di tempat angker seperti ini?" Tanya Santi bergedik karna melihat di balik kaca tempat mereka berhenti hanya terdapat pepohonan di sepanjang jalan.


" Kita Sudah Sampai" ucap Raka


" Ha!!, Apa kita kencan di hutan?" Tanya Santi.


Raka berjalan ke arah pintu mobil Santi, lalu membukakan Pintu untuk Santi.


" Ayo!!, Kita jalan kaki ke sana" Ajak Raka menggandeng tangan Santi.


Santi mengikuti Raka, dengan menggenggam erat tangan Raka. Setelah beberapa menit berjalan, Santi yang melihat apa yang Ada di hadapannya dengan spontan menutup mulutnya dengan mata yang berbinar.



Santi menoleh ke arah Raka," apakah ini semua kau yang melakukan ?" Tanya Santi kagum.


" Yah!!, Aku pikir jika berada di tempat seperti ini, Kau akan jauh lebih nyaman denganku dan tidak canggung Lagi" ucap Raka.


Santi denga cepat memeluk Raka," terima kasih!!" Tutur Santi bahagia.


Raka tersenyum di balik badan Santi," sama-sama, ayo kita ke sana" Ucap Raka yang mendorong tubuh Santi dengan lembut.


Santi mengangguk..


Raka menyodorkan Tangannya, dan Santi menyambut tangan Raka dengan tersenyum. Kemudian mereka berdua berjalan ke arah tempat yang sudah di hias dengan cantik.


Setelah duduk, Raka menatap Serius ke arah Santi," Santi!!" Panggil Raka lembut.


" Iya!!" Jawab Santi


Raka meraih tangan Santi," Tatap mataku" pinta Raka


Santi dengan canggung memberanikan diri untuk menatap pupil Raka dengan lekat yang berada di hadapannya.

__ADS_1


" Santi, Kau membuatku bahagia lewat cara yang orang lain tak bisa, mengenalmu dan bersamamu, hatiku telah menemukan ritmenya" Ucap Raka tulus .


Santi terdiam dengan detak Jantung yang tidak bisa di jelaskan.


" Cinta bukanlah jumlah ciuman atau seberapa sering kamu mendapatkannya, cinta adalah perasaan yang masih bertahan lama setelah ciuman berakhir, itu yang aku dapatkan darimu. Kau menungguku selama bertahun-tahun dan berjuang sendirian itu bukanlah hal yang mudah, orang bilang, cinta itu hanya sekali. Namun saat ini yang aku rasakan , setiap kali melihatmu, aku selalu jatuh cinta lagi dan lagi " sambung Raka


Santi tak bisa menjawab, Lidahnya keluh. Dan membuat ia hanya bisa berdiam ketika Raka berbicara.


Raka melepaskan genggamannya, Ia meraih sebuah kotak di samping lilin, kemudian Raka menatap ke arah Santi yang sudah terlihat sangat gugup.


Santi dengan nerfers, memperhatikan apa yang akan di lalukakan oleh Raka.


Klek!! ( Sebuah kotak terbuka di hadapan Santi )


" You wanna marry me?" Tanya Raka dengan sebuah kotak di tangannya.


Santi menutup mulutnya dengan kedua tangannya, ketika ia melihat sebuah cincin yang ada di hadapannya.


Tanpa aba-aba, Santi meneteskan Air mata sembari mengangguk.


" Yes ,I want!!" jawab Santi yakin


Raka tersenyum, kemudian mengambil Cinci tersebut lalu di selipkan ke jari manis Santi.


Santi dan Raka pun beranjak dari duduknya. Dengan tatapan penuh cinta, Raka mendekatkan bibirnya ke arah bibir Santi, Santi menyambut bibir Raka dengan tangis.


kini mereka bercumbu di Bawah bias rembulan yang menemani mereka. dengan haru, Santi merasa hal tersebut adalah mimpi.


DUUAAARRR !!!!



Kembang api mengeluarkan cahaya yang cantik di atas langit.


Raka dan Santi kini masih terhanyut dengan perasaan yang mereka rasakan Saat ini.



" Aku mencintaimu!!" Ucap Raka melepaskan ciumannya.


Santi hanya mengangguk," masa laluku mungkin kelam, Jalanku mungkin berliku , hariku mungkin penuh dengan tangis, kesabaranku mungkin saja di uji, penantianku mungkin lah lama. Namun saat ini, aku hanya bisa bersyukur karna masih bisa merasakan kebahagian seperti saat ini " Batin Santi dengan tangis yang bahagia


Raka mendekap Santi dengan erat," terima kasih!!, Karna hadirmu yang sanggup redakan aku, karna dirimu adalah satu-satunya untukku, karna dirimulah yang sanggup mengerti aku. Dalam susah atau pun senang" ucap Raka mengecup Kelapa Santi.


Santi sesegukan dalam pelukan Raka, ia tak tahu harus berkata apa. Yang jelas, Saat ini ia sangat bahagia.


Raka mendorong tubuh Santi dengan pelan, dan menatap Santi dengan penuh Kasih, Seraya memegang kedua pipi Santi, " jangan menangis, akan ku pastikan saat ini, Kita akan terus bersama" ucap Raka.


Santi Hanya mengangguk, Raka mengusap air mata yang sudah membasahi pipi Santi.


"Ayo kita makan, setelah itu kita pulang. Kasihan Yana menunggu kita" ucap Raka


Santi mengangguk,.


Raka Dan Santi kembali ke meja bersama Raka, Dan mulai menikmati makanan yang sudah tersaji.



#note: bagi yang ingin lihat visual Raka secara video, bisa ke tiktok author ya!!. Bukan promosi, bagi yang ingin saja.


ke @Kuldesak02

__ADS_1



__ADS_2