
...Anak Amfibi...
...BAB 64 : Ke Arah Casino...
...****************...
Kevin mencoba membuka matanya, Namun sepertinya, matanya di ikat oleh sebuah penutup mata.
Ia mencoba menggerakan Tangan dan Kakinya , Dan Kevin tersadar, bahwa tangan dan kakinya kini telah di borgol.
" Sial, apa sebenarnya motif mereka membawaku. Apakah aku mempunyai masalah dengan mereka?, Siapa sebenarnya orang yang menyekapku, "
Batin Kevin yang mencoba untuk meronta. Usaha Kevin nampaknya sia-sia, Karna ia di borgol di sebuah kursi besi dengan mata yang tertutup oleh sebuah kain penutup.
Saat Kevin Sedang berusaha melepaskan diri, Kevin mendengar ada beberapa langkah kaki yang sedang menuju ke arahnya.
"Kau sudah sadar Tuan Kevin Jullyan?" Ucap seorang pria yang menghampiri Kevin.
...****************...
Di Tempat Raka dan Andre,.
Andre nampak serius saat mengemudi. Pikirannya melayang membayangkan keadaan Kevin.
" Ndre!!" Panggil Raka
" Iya ada apa?" Sahut Andre
" Sejak aku tertidur, apakah Kevin membuat masalah?" Tanya Raka
" Mmm... sepertinya tidak, Karna dia sering menjagamu di setiap waktu," jawab Andre
Raka terdiam, memikirkan sebenarnya apa yang terjadi dengan sahabatnya tersebut, sampai-sampai ada orang yang berniat menyuliknya.
" Aku juga sedang bertanya-tanya, mengapa si konyol itu bisa di culik?, Apakah dia menyindir orang penting?" Ucap Andre tiba-tiba.
Raka yang mendengar, menbuyarkan lamunannya dengan seketika.
" Kita akan tahu, jika kita sudah sampai di casino," Sahut Raka .
Andre mempercepat laju mobilnya, Hingga jarak mobil Andre barada di 1 KM dari Casino Kevin.
" Ndre, berhentikan mobilnya di sini" Ucap Raka.
Andre menoleh, " Ada apa?" Tanya Andre
" Tepikan Saja," pinta Raka.
Andre menepikan Mobilnya di bahu jalan. Raka kemudian turun beranjank dari mobil Andre.
Setelah berada di luar mobil, Raka kemudian menempelkan telapak tangannya ke ruas jalan. Beberapa detik kemudian, Senyuman Raka terukir di bibirnya.
" Ndre coba Lacak," pinta Raka
Andre kemudian melakukan Hal yang sama, " Bajingan keparat !!, Ternyata mereka menaruh 4 sniper di sekitaran sini," Pekik Andre
" Kau bagian Timur dan aku bagian selatan," Ucap Raka
Andre mengangguk, " berhati-hati lah!!" Ucap Andre
__ADS_1
" Kau Juga," jawab Raka
Mereka berdua saling menganggukan kepala mereka. Kemudian melesat ke arah para Sniper berada.
Raka menodongkan sebuah pistol kepada Seseorang yang berada di hadapannya, yang terlihat memakai baju serba hitam dengan penutup wajah.
Pistol yang ada di genggaman oleh Raka, Adalah pistol yang di berikan oleh Andre saat berada Mereka berada di dalam mobil, dan kalian tahu?, Peluru dalam pistol ini , sudah pasti mengandung Racun dan kutukan yang di siapkan oleh Andre.
" Siapa yang menyuruh kalian?" Ucap Raka dingin.
Orang yang berada di hadapan Raka tersentak, ketika sebuah senjata telah menempel di belakang kepalanya.
Dengan Cepat, orang itu mengeluarkan sebuah cairan dan langsung meneguknya, Raka yang melihat hal tersebut, Dengan cepat memukul tangan pria di hadapannya. Namun Raka kalah cepat . Pria itu berhasil meneguk cairan tersebut.
" Keparat!!, Pasukan elite berani mati?" Kaget Raka.
Ternyata cairan yang di minum oleh Pria tersebut adalah Racun, dengan hitungan detik bisa membuat orang yang meminumnya bisa mati dengan seketika. Dan untuk menghilangkan jejak, mereka akan langsung bunuh diri.
" Siapa yang punya pasukan seperti ini?, Sepertinya orang yang membawa Kevin, bukanlah orang biasa , " Guman Raka
Raka meraih earphone bluetoothnya,
📞 " Ndre bagaimana?, " Tanya Raka ketika panggilannya terhubung.
📞" Racun ini, melebihi racun yang mengandung hemotoksin yang di miliki oleh ular derik. Tidak akan sempat untuk memberikan penawarnya, karna cara kerja racun ini begitu cepat," Andre memberikan penjelasan.
📞" baiklah, Sepertinya yang 2 lagi telah melarikan diri," ucap Raka di sambungan telfon.
📞" yah!!, Kita akan berjumpa di Casino," ucap Andre
📞" Baik!!, Aku segera menuju ke arah Casino" jawab Raka.
Saat tiba di depan Casino, Raka terkejut bersama Andre yang baru saja tiba pun terkejut.
" Apa yang sebenarnya di lakukan oleh Kevin?, Sehingga musuh begitu bar-bar menyerang Casinonya seperti ini?" Ucap Raka ketika melihat sisa-sisa Api dan ledakan di area Casino.
" Sepertinya kita akan kesulitan," sahut Andre.
Andre meraih Earphone bluetoothnya lalu menelfon seseorang.
📞" Mark!!, Kerahkan semua Ahli telematika dan Hacker yang handal, Lacak dan cari tahu siapa yang datang ke milik Casino Tuan Kevin. Aku minta Hasilnya 1 jam dari sekarang, Jika gagal. Kalian akan ku rendam di dalam racun pada tabungku," titah Andre ketika panggilannya tersambung.
📞" Ba...baik Tuan, Aku akan segera melakukannya dengan cepat" Jawab Mark Anak buah Andre dengan kikuk.
📞" Jangan memutuskan sambungan telfonnya. Karna aku ingin mengetahui hasilnya" ucap Andre
📞" Baik Tuan," Jawabnya.
Andre menoleh ke arah Raka," Ayo kita kedalam," ajak Andre.
Andre dan Raka pun berjalan ke arah Casino, setibanya mereka berdua di dalam Casino, Mereka di sambut oleh Jack.
" Tuan!!, Akhirnya kalian Datang" ucap Jack berlari ke arah Raka dan Andre.
" Bagimana kornologinya?" Tanya Raka
" Entahlah Tuan, hal tersebut terjadi secara tiba-tiba. Di saat penjagaan kami sedang lengah," ucap Jack
" di mana ruang monitor? " Tanya Raka
__ADS_1
" Di lantai 3 Tuan," Jawab Jack
" Antar kami ke sana," pinta Andre
Jack membawa Raka dan Andre di Ruang monitor, Se tibanya di ruang monitor, Raka dengan cepat mengambil alih. Jari-jari Raka dengan lihai bermain di atas keyboard.
" Hahaha... Demi apa Andre?, Kali ini memang sulit. Bahkan CCTV saja di blokir oleh mereka," Ucap Raka di sertai Tawanya.
Andre yang mendengar ucapan Raka, kembali bertanya kepada mark yang masih tersambung,
📞" mark bagimana?" Tanya Andre
📞" Maafkan saya Tuan!!, Semua jaringan dan Situs telan di blokir," jawab Mark dengan suara gemetaran.
" Sial!!, bedebah mana yang bisa melakukan ini?" Pekik Andre.
📞" Baiklah, terus cari tahu. Jika ada informasi sekecil apa pun, beri tahu aku," ucap Andre kepada Mark.
📞" Baik Tuan!!"
Panggilan terputus, Andre terlihat berpikir dengan keras.
Raka hanya tersenyum menatap Layar monitor, " menarik!!, Apakah kalian mau bermain-main denganku?" Guman Raka.
Tak!! ( Raka menekan tombol ENTER Pada keyboard )
Angka-angka dan beberapa lambang berjalan dengan cepat di layar monitor.
" Makan tuh virus!!, Akan ku buat eror semua system yang kalian punya. Bahkan otak kalian pun akan ikutan eror menghadapinya, " guman Raka dengan Senyum Smirknya.
Andre yang melihat hanya menggelengkan kepalanya," tidak heran jika Raka selalu sukses, karna kerjaannya, hanya mengirim virus ke perangkat-perangkat perusahan lawannya kemudian meretas lalu mencuri data-data mereka," batin Andre kagum melihat Raka.
Raka meraih ponselnya, lalu mengirim sebuah kode. Setelah selesai mengirimkan kode tersebut, Raka menghidupkan Earphone bluetoothnya.
📞 " Hello danian!!, Apakah kau menghilang setelah aku tertidur?" Tanya Raka ketika panggilannya tersambung.
📞 " Tidak Tuan, Aku selalu setia. Apa yang harus ku kerjakan?" Tanyanya
📞 " Kode yang aku kirim, segera di retas semua perangkat lalu Ambil data-datanya. Dan kirimkan semuanya kepadaku segera!!, setelah mendapatkan data tersebut. Alihkan semua fungsi perangkat mereka kepadaku," Titah Raka
📞" Baik tuan!!, Aku akan segera melaksanakannya" jawabnya.
Raka kemudian memutuskan panggilan telfonnya.
Dengan senyum yang selalu terukir," Raka is Back. Cecunguk seperti kalian ingin bermain-main denganku?, Hahahaha. Tunggulah, sampai firaun menjadi sarjana," Pekik Raka .
Setelah menunggu beberapa lama, Data yang di tunggu oleh Raka pun di terima.
Dengan senyum bagaikan Iblis, " Andre, aku sudah tahu siapa dalang di balik semua ini. Segeralah utus semua anak buahmu," Pinta Raka.
" kau sungguh Berguna, setelah kau terbangun," ucap Andre
" Sialan, Kejadian aku terkena campukan adalah pilihan. Jika tidak, hari ini ,aku tidak akan pernah berjumpa dengan Santi. Dan kau, tidak akan pernah bersama dan bertemu dengan malaikat kecilku," pekik Raka
" Ya...Iya, aku akan mengutus semua anak buahku" Ucap Andre .
__ADS_1