
...BAB 19 : Petunjuk Dari Penguasa Laut...
Di tempat Andre,.
Andre berjalan memasuki istana, saat Andre melangkah, Andre seketika terpesona melihat seorang wanita yang sedang duduk di singgasana.
Wanita tersebut memiliki Aura yang tidak biasa.
Pancaran kecantikannya belum pernah Andre temui, dari wajahnya terlihat teduh dengan bias di wajahnya mengalahkan sinar rembulan.
Dengan kebaya hitam, jarik berukiran emas, selandang berwarna hijau dengan rambut terjuntai panjang yang di hiasi satu buah mahkota beserta kembang kantil dan melati menjadi tambahan hiasan pada rambutnya.
Sungguh wanita yang mempunyai daya pikat dan penuh Aura kebijaksanaan.
" Sembah hamba Ibunda Kanjeng Ratu kidul" Andre memberi hormat ketika berhadapan dengan wanita penguasa laut Jawa.
" Berdirilah!!. Tidak perlu sungkan. Silahkan duduk" dengan tangan yang di bentuk menyerupai tapak Budha , kanjeng ratu meminta Andre untuk berdiri
Andre kemudian berdiri lalu duduk di salah satu kursi yang telah di sediakan.
Tak lama setelah Andre duduk, beberapa sayang mengantar beberapa buah dan minuman yang gelas tersebut berwana emas dengan ukiran.
" Silahkan Ananda!!" Kanjeng ratu mempersilahkan
" Terima kasih!. Atas sambutan yang kanjeng ratu berikan kepada hamba " ucap Andre dengan membungkuk
" Saya tahu kedatangan Ananda datang kesini" ucap Kanjeng Ratu.
Andre menatap dengan tangan memegang gelas," hamba mohon maaf!. Jika kehadiran hamba, akan merepotkan yang mulia Ratu" Andre kembali membungkukan badannya
Kanjeng ratu tersenyum," pria baik, jangan terlalu sungkan. Anda ingin menyelamat teman anda, maka aku akan memberikan petunjuk" dengan pelan, kanjeng Ratu mulai beranjak dari singgasananya.
" Yang di butuhkan. Agar teman Ananda dapat tersadar dari tidur panjangnya yaitu, beberapa mustika untuk memacu jiwa teman anda yang sedang terkunci" lanjut Kanjeng Ratu
" Mohon berikan petunjuk untuk hamba mencari mustika tersebut, jika Kanjeng Ratu tidak keberatan" pinta Andre dengan tetap membungkukan badannya ketika berbicara dengan wanita penguasa laut tersebut.
" Namun setiap mustika memilih tuannya Masing-masing. Ini akan sulit bagimu" ucap Kanjeng Ratu dengan jalannya yang anggun
" Hamba akan mencobanya" jawab Andre
" Baiklah, hal yang di butuhkan yaitu. Yang pertama adalah, tanah dari perjanjian SabdoPalon. yang terletak pada paku bumi di Bukit Tidar di daerah Magelang . yang ke 2, kembang para dewa yaitu sambiloto mausadi. Berbentuk seperti kembang wijaya Kusuma berwarna perak, kembang tersebut pernah di gunakan oleh Sri Rama untuk membangkitkan adiknya yang pernah mati. Bunga tersebut berada di gunung Merbabu di daerah watu gubuk dan di Jaga oleh seorang Resih. Yang ke 3 yaitu, air kebaikan. Air tersebut berada di kerajaanku, namun sayangnya air tersebut sudah memiliki tuan . Dan yang ke 4 yaitu, mustika batu lava di gunung Merapi. Dan tempat tersebut di jaga oleh Eyang Sapu Jagat" kanjeng ratu memberikan pentujuk untuk Andre
__ADS_1
Andre mendengar dengan seksama,"yang kanjeng maksud, air kebaikan sudah ada yang memiliki?" Tanya Andre
" Yah!!. 4 elemen tersebut yang harus di gunakan untuk menyembuhkan temanmu" jawab Kanjeng ratu
" Apakah tidak bisa hanya satu mustika saja?" Tanya Andre ,bKarna merasa berat dengan semua pentujuk yang kanjeng ratu berikan.
" Mahluk yang hidup bukan hanya yang nampak. Mahkluk seperti kita pun membutuhkan air, kehangatan, jiwa dan tanah tempat kita berpijak. 4 elemen tersebut adalah satu kesatuan agar jiwa temanmu bisa tumbuh" jawab Kanjeng ratu
" Semoga saja, mustika yang lain belum memiliki tuan. Karna jika tidak!!. Jiwa temanmu akan terkunci selamanya" ucap Kanjeng ratu.
Andre terlihat panik mendengar ucapan kanjeng Ratu.
" dan satu lagi, penyatuan jiwa akan berhasil jika ada media yang bisa terhubung dengan temanmu" lanjut Kanjeng ratu .
" Kiranya siapa pemilik air itu?" Tanya Andre .
" Seorang gadis belia yang memiliki darah seperti kaummu" jawab Kanjeng ratu
Andre terkejut mendengar ucapan kanjeng ratu. " Gadis belia?. Siapa dia?." Guman Andre berpikir.
" Terima kasih kanjeng ratu atas waktunya. Hamba sangat berterima kasih dengan petunjuk yang kanjeng berikan" ucap Andre..
" Tidak perlu sungkan, sudah semestinya aku melakukan ini" ucap Kanjeng Ratu
" restuku bersamamu, ini ada 7 kembang kantil. Pergunakan untuk hal kebaikkan. 7 kembang kantil memiliki arti kebaikan , semoga langkahmu di permudah" kanjeng ratu memberi restu dengan mengusap kepala Andre. Seraya memberikkan kembang kantil emas kepada Andre
" Terima kasih kanjeng!!" Ucap Andre
" Pergilah" ucap Kanjeng Ratu .
Andre melangkahkan kakinya beranjak dari istana. Pada saat beberapa langkah, " Ananda tunggu!!" Panggil kanjeng ratu
Andre menoleh, " iya kanjeng ratu?" jawab Andre membungkuk .
" Jika kau ingin ke Bukit Tidar, berhati-hatilah. Karna bukit tersebut adalah paku bumi. dan di jaga oleh puluhan siluman" ucap Kanjeng
" Terima kasih kanjeng Ratu, saya akan selalu berhati-hati" ucap Andre kemudian melangkah meninggalkan kerajaan penguasa pantai laut Jawa.
Saat Andre tiba di depan istana, ternyata sudah ada yang menunggunya. Sebuah kereta kencana yang akan mengantar Andre Kembali ke bibir pantai.
Andre menaiki kereta tersebut, dan kereta mulai melaju menuju ke gerbang bibir pantai. Setibanya Andre di bibir pantai, Andre kemudian turun dari kereta.
__ADS_1
" Terimah kasih " ucap Andre kepada kusir wanita
" Sama-sama Tuan" jawab kusir wanita.
Kusir wanita kini beranjak dari pandangan Andre, ia memacu keretanya lalu menerobos ke arah deburan ombak yang terlihat bergejolak.
Andre menuju ke arah mobilnya.," Marko!!. Enak bangat ya kamu!!. Majikan ga tidur, kamu malah enak-enakan tidur. Buka pintunya!!" Teriak Andre dari luar mobil seraya menggedor-gedor pintu mobil.
Marko tercengang dari tidurnya ketika ia mendengar pintu mobil di gedor. Dengan cepat Marko menekan tombol untuk membuka mobil.
" Maaf Tuan , aku suntuk jadinya ketiduran" jawab Marko .
Andre menatap tajam," kenapa pintu mobil harus di kunci?. Kamu takut ada yang datang memperkosamu?" Pekik Andre
Marko menggaruk kepalanya," maaf tuan!!. Namanya ketiduran. Ya!!, Kali aja ada Kunti yang mau meniduri saya, ketika saya tertidur" jawab Marko.
"Ga usah ngeles, jalan!!" Ucap Andre
" Kemana?" Tanya Marko
" Ke Merbabu" ucap Andre
" Baik tuan!!" Jawab Marko.
Andre meninggalkan pantai, lalu melaju ke arah Gunung Merbabu. Jaraknya cukup jauh jika dari parang Kusumo menuju ke arah gunung Merbabu.
Namun demi sahabatnya, Andre rela kelelahan.
Dan sebenarnya Bukit Tidar lebih dekat dari arah parang Kusumo. Namun Andre berpikir , bahwa di bukit Tidar banyak sekali siluman, ia mengambil tugas yang lebih mudah terlebih dahulu, sebelum ia pergi ke level hard.
" Marko!!" Panggil Andre
" Ya tuan" jawab Marko seraya menyetir
" Kau tahu arah ke gunung Merbabu?" Tanya Andre
Glekk!! ( Marko menelan ludah )
" Akan aku usahakan untuk sampai tujuan" jawab Marko
" Belilah peta terlebih dahulu, aku tidak ingin jika arahmu membwaku ke Empang" ucap Andre dengan wajah datar .
__ADS_1
" I..iya tuan, nanti akan aku beli. Ketika tiba di perkotaan" jawab Marko