Dalam Proses Revisi I Love You Paman Dokter

Dalam Proses Revisi I Love You Paman Dokter
Salah Target


__ADS_3

...I Love You Paman Dokter...


...BAB 65 : Salah Target...


...****************...


Di sebuah pantai di alam gaib, Terlihat seorang wanita sedang menikmati hagatnya sinar matahari yang menerpa tubuhnya.


" Ah!, akhirnya aku bebas dan bisa menikmati satu hari yang cerah ini , dengan jiwa kejombloanku yang hakiki "


Teriak wanita itu, dengan kedua tangannya di rentangkan menyambut kebebasan tanpa pengawal yang selalu mengikutinya.


" Ha!!, Coba Saja ada Kevin di sini. Pasti jauh lebih menyenangkan"


Guman wanita itu menatap lurus ke depan. Tanpa Sadar, Pikirannya telah berkelana dengan sosok pria yang telah mencuri hatinya.


...FLASHBACK...


...----------------...


Seorang pria Tampan berjalan memasuki sebuah ruangan dari arah pintu, pria itu bejalan dengan gagah bersama sebatang cerutu yang menenpel pada bibirnya.


" Oh!!, Kevin Julyan. Dia adalah Tuan muda pemilik kasino ini"


" Ternyata Tuan muda Kevin sangat Tampan"


" Dengar-dengar Tuan Kevin belum memiliki pacar"


Tania ,wanita yang sedang duduk di sebuah Meja yang mendengar bisik-bisik para pengunjung pun, Seketika menoleh ke arah pria yang di maksud.


Degh!! ( Jantung Tania seperti terhenti ketika menatap seorang pria yang sedang berjalan dengan Cuek )


" Bukankah itu pria dengan gelar God of Card?" Batin Tania


Tania langsung berdiri lalu berlari ke arah Kevin, " Hey!, Kau!" Ucap Tania, menghadang Kevin yang berada di hadapannya ,seraya menunjuk ke arah wajah Kevin.


Langkah kaki Kevin terhenti, seraya menatap wanita yang berada di hadapannya dengan Alis yang mengerut ," Ada perlu apa?, Apakah kau mengenalku?" Tanya Kevin


" God of Card?, Sepertinya gelar itu terlalu lebay untukmu," ucap Tania


" Oh!!, Gelar tersebut bukan aku yang memberikannya, namun orang-orang yang telah kalah denganku . Jadi terserah Nona mau mengatakan apa kepadaku," ucap Kevin, seraya mengedipkan satu matanya ke arah Tania.


Tania seketika menjadi canggung ketika Kevin bermain mata dengannya," kau!!, Aku... Aku menatangmu untuk bermain kartu denganku, " Tania yang kikuk, Tanpa sengaja ia langsung menantang Kevin untuk bermain Kartu.


" Hahaha!!, Kau Ingin menantangku?, Come on, nyonya manja sepertimu, apakah mampuh melawan Keberuntunganku?" Cibir Kevin.


" Ck, belum juga kita bertaruh!!, Namun congormu sangat merendahkanku" Ucap Tania.


Perdebatan antara Tania dan Kevin, membuat para pengunjung telah berkumpul untuk menyaksikan adu Bacot antara Kevin dan Tania.


" Ayo!!, Jika kau menantang. Ingat!!, Jangan menangis jika kau kalah, karna aku tidak punya lolipop untuk merayumu, jika kau menangis, " ucap Kevin.


" Aku bukan anak kecil yang jika aku kalah , aku akan menangis sialan!!" Pekik Tania


" Baiklah!!, Ikut aku ke Ruangan VIP," Ajak Kevin.

__ADS_1


Setelah memasuki ruangan VVIP, Kevin memilih seorang bandar terpercaya untuk menjadi Juri dan pembagian Kartu.


Sreett!! ( Bunyi Kartu di bagikan )


Tania dan Kevin tampak serius, Kevin yang menatap ke arah Tania, Hanya bisa tersenyum licik.


" CALL!!" ucap Kevin seraya menyodorkan beberapa chip poker ke arah bandar.


" CALL!!" Tania ikut menaruh Bet.


Bandar mulai kembali membagikan Kartu.


" Raise!!" Kevin menaikan hasil Bet'nya


" Ikut!!" Tania kembali mengikuti hasil bet yang Kevin taruhkan.


Bandar kembali membagikan Kartunya.


Kevin tersenyum," ALL IN!!" Ucap kevin saraya menaruh semua Chip yang ia punya.


Tania tampak terkejut, Namun. Karna ngensi yang Tania miliki, Akhirnya Tania terpancinh untuk mengikuti Taruhan Kevin.


" IKUT!!" Teriak Tania yang menyodorkan semua chip miliknya.


" Silahkan membuka Kartu," ucap Bandar


" STRAIGHT" untuk Tania


" FULL HOUSE" untuk Kevin .


Kevin denga senyum liciknya, kini telah mengambil semua chip yang berada di atas meja.


Tania yang tidak terima akhirnya terus menantang Kevin, Hingga akhirnya. Tania mengakui kekalahannya.


" duitku sudah habis!!, Bolehkah aku berhutang chip padamu?" Ucap Tania


Kevin tertawa," kau pikir kasino ku ini tempat untuk memberi bon?, Tapi, hari ini aku akan kembalikan semua taruhanmu. Karna jujur, aku hanya ingin bermain-main denganmu" Ucap Kevin yang hendak berdiri.


Tania terdiam sejenak," Memang pantas dia adalah dewa kartu," batin Tania mengangumi Kevin.


" Hey!!, Tunggu, aku tidak akan menerima Kembali uang Dari hasil kekalahanku," ucap Tania


Kevin menghentikan langkah kakinya, kemudian berbalik badan," Jadi?, Apa maumu?" Tanya Kevin.


" Bisakah kami berteman?" Ucap Tania


Kevin tersenyum," Baik, sering-seringlah berkunjung kemari. Nanti, aku akan ajarkan cara mendapatkan kartu yang bagus," ucap Kevin


Sejak saat itu, Tania selalu mengunjungi Kevin dan selalu berjalan bersama Kevin. Hingga suatu ketika, Kevin menjaga Jarak. Dan yang terakhir kalinya, Kevin mengatakan ia akan ke dunia manusia. Namun saat Kevin kembali, Dia bahkan tidak mengabari Tania.


"Entah, Mengapa Kevin yang saat ini, begitu dingin kepadaku. Apa yang salah dengan diriku?, Padahal aku sungguh jatuh hati dengan pria itu," Guman Tania.


...FLASHBACK OFF...


...----------------...

__ADS_1


Tania menatap kilauan Air laut dengan pandangan tanpa nalar, Karna di dalam benaknya, Tania hanya bertanya-tanya memgangapa Kevin berubah?.


" Nyonya muda!!" Seorang wanita memanggil Tania.


Tania terenyak dari lamumannya, dengan cepat menoleh ke arah asisten pribadinya," Ada apa?" Tanya Tania .


" Tuan Kevin di Tangkap oleh Tuan Besar," Ucap asisten Tania.


Spontan Tania langsung beranjak dari duduknya," Apa!!, Mengapa Bisa?" Tanya Tania Syok


" Tuan besar mengira Tuan Kevin menyembunyikan Nyonya," jawab Asisten Tania


" Sial!!, Dady pasti tidak akan melepaskan Kevin begitu saja," Guman Tania khawatir.


"Ayo!!, Kita pulang," ucap Tania yang dengan cepat beranjak dari bibir pantai.


...----------------...


Di tempat Kevin,.


Kevin terlihat kepayahan menahan Rasa sakit, akibat merima pukulan dan beberapa Kali tubuhnya di setrum.


" Katakan!!, Di mana kau menyembunyikan Tania!!" Teriak seorang pria yang sedang menarik kuat Rambut Kevin.


" Sampai firaun bangkit pun aku tidak tahu!!!" Teriak Kevin.


Bukk!!! ( Pukulan mendarat di wajah Kevin )


" Keparat!!, Aku masih berbaik hati menanyakanmu, Karna Tania terakhir kalinya, keluar dari kasinomu" Ucap pria di hadapan Kevin.


Huf..huf..( Suara nafas Kevin yang terdengar kembang kempis yang keluar dari hidung dan mulutnya )


" Demi pocong yang sedang berlari, aku tidak Tahu keberadaan Tania, bedebah!!" Pekik Kevin dengan darah yang sudah bercucuran.


"Berikan dia tegangan listrik yang lebih tinggi," titah pria itu


" Baik Tuan!!" Jawab Seoranga Pria


Sebuah alat listrik di arahkan ke badan Kevin, Saat Alat tersebut menyentuh kulit Kevin, membuat tubuh Kevin terangkat ,di sertai kejang-kejang.


" Aaahhhkkkkkkk!!!!"


Teriak Kevin , ketika aliran listrik mengenai tubuhnya. Sesekali ia menggenggam telapak tangannya dengan kuat, akibat menahan sakit pada tubuhnya.


Kali ini, Kevin tidak mampuh bertahan. Membuat ia tidak sadarkan diri, akibat sengatan yang terlalu besar yang ia terima.


" Ambilkan air!!" Titah pria itu


" Baik!!" Jawab seorang pria


Tak lama, seorang pria membawa satu ember yang berisikan Air.


BYUUURRR!! ( Pria itu menyiram tubuh Kevin dengan air tersebut )


Namun Kevin tidak beraksi, ia tetap memejamkan matanya tanpa bergerak dengan wajah yang tertunduk di sertai darah dan lebam di wajahnya.

__ADS_1


" Tuan besar!!, Sepertinya di mati?" Ucap seorang pria .


" jika dia sudah mati, tinggal di bakar!!" jawab pria tersebut.


__ADS_2