Dalam Proses Revisi I Love You Paman Dokter

Dalam Proses Revisi I Love You Paman Dokter
Datanganya Ibu Santi


__ADS_3

...I Love Paman Dokter,....


...BAB 75 : Datanganya Ibu Santi...


...****************...


Raka dan Santi menuju ke arah rumah Santi yang lama, Karna Raka ingin melihat Rumah yang telah membesarkan Yana dan Santi yang menjalani kehidupannya selama Raka tertidur.


Setelah melaju, Akhirnya mereka pun tiba di sebuah Rumah yang nampak tak terurus. Raka dan Santi Pun turun Dari Mobil.


Santi menuju ke arah Rumahnya, Lalu membuka pintu Rumah tersebut.


KLEK!! ( pintu terbuka )


Dapat di lihat dalam Rumah ,ketika Santi memasuki ruang Tamu , terlihat debu yang tebalnya setara dengan 1KG tepung yang kini menumpuk di lantai dan di perabot yang berada di dalam Rumah.


Ketika Raka menginjakkan kakinya ke dalam rumah tersebut, Semua kenangan tentang Santi dan Yana kini Terlukis indah dalam benak Raka.


Raka memejamkankan matanya, Menikmati semua yang yang tersaji di dalam benaknya . Kadang Raka tersenyum dan tertawa, Raka membuka matanya menatap Santi dengan pilu. Wanita di hadapannya ini begitu kuat dan juga setia, Dengan cepat Raka berlari menghampiri Santi dan memeluk Santi dari belakang.


" Terimah kasih!!, Atas perjuanganmu , kesetiaanmu dan juga segala pengorbanan yang kau berikan kepadaku Santi!!" Ucap Raka dengan suara bergetar.


Santi terpaku ketika Raka yang tiba-tiba sesegukan di belakang tubuhnya," hei!!, Apa yang terjadi?" Tanya Santi.


" Aku sungguh mencintaimu, Jika suatu saat , aku menyakitimu atau menyia-nyiakanmu, kau boleh menikamku atau pun membunuhku. Karna itu mungkin pantas untuk aku terima," Ucap Raka.


Santi mengelus lengan Raka yang sedang memeluknya," kamu ini bicara apa Raka?, Jangan ngawur ah!, Semua yang aku lalui dan ku lakukan semuanya itu ikhlas Raka!!, Jadi tidak perlu seperti ini, aku merasa sungguh tidak enak hati jika kau seperti ini," ucap Santi.


Raka memutar tubuh Santi, agar ia dapat menatap Wajah Santi. Terlihat Mata Raka telah sembab akibat menangis.


" Aku janji!, Akan memperbaiki semua yang telah terjadi di dalam kehidupanmu," ucap Raka tulus.


Santi mengangguk sembari tersenyum," Yah.. kita mulai dari Awal ya!" Ucap Santi Yang kemudian mengelus pipi Raka lembut.


...****************...


Setelah Raka dan Santi melakukan hal haru biru, Akhirnya mereka memutuskan untuk berkeliling pulau Jawa. Menikmati makanan kuliner dan berkunjung ke tempat-tempat Wisata.




...****************...


Dan setelah mereka di pulau jawa Selama 2 Hari menikmati masa-masa berdua, Akhirnya Raka dan Santi kembali ke Blue Lake.


Setibanya di Blue Lake, Mereka di Sambut oleh Sahabat dan Keluarga. Karna Acara penikahan Raka Dan Santi Akan di Gelar esok harinya.


Rasa bahagia, Dan suka Cita dapat terlihat dari Raut para Sahabat apalagi Yana ,Santi Dan Raka yang sebentar lagi akan menjadi sebuah keluarga yang utuh.


" Ka!!, Pelepas bujang!!, Ayo main bilyard," Ajak Kevin tiba-tiba .


" Aku ikut!!" timpa Yana.


Semua menoleh ke arah Yana, " he..Rubah kecil, Apakah kamu bisa main bilyard?" Tanya Andre.


" Paman menantang?, Kalah ngapain?" Tantang Yana.


Andre menoleh ke arah Raka, Raka yang melihat tatapan Andre pun menganggukan kepalanya, " bebas!!" Sahut Raka.


" Yang kalah Harus menemaniku," Jawab Andre.


" Ok!!, Jika paman kalah, Paman harus mengerjakan semua PR fisika'ku. Bagaimana?" Tantang Yana.

__ADS_1


" Ok deal!!" Sahut Andre.


Raka dan Kevin Hanya tersenyum ketika melihat Anak ABG dan satu paman tua yang saling tidak tahu diri tersebut.


Santi berjalan ke arah perkumpulan sembari membawa cemilan. Kemudian menaruh Cemilan tersebut di atas meja.


" Sayang!!, kau jangan Capek-capek ah!!. Besok Hari besar kita loh!!" ucap Raka mengingatkan Calon istrinya.


" Iya!!, Hanya membuat cemilan, apanya yang capek?" Sahut Santi yang kemudian duduk di samping Raka.


" Apa kamu mau ikut ke lantai atas?" Tanya Raka.


" Aku tidak ikut. Ka!!" Ucap Santi yang kemudian memanggil Raka dengan lirih.


" Apa apa?, Katakan?" Ucap Raka seraya memainkan Rambut Santi yang yang jatuh di pipi Santi.


" Mmm... Bisakah kau menjemput ibuku?" pinta Santi.


Raka terkejut mendengar ucapan Santi, Bahwa ia lupa untuk membawa ibu Santi, saat acara pernikahan mereka.


" Oh dear!!, Maaf. Aku akan segera pergi, apakah kau ingin ikut?" Tanya Raka.


"Tidak perlu Ka!!, Kau tunggu di sini saja dan temani Santi. Nanti aku akan meminta Marko untuk menjemput Ibu mertuamu," sela Andre.


" Oh!!, Terima kasih Andre. Aku berharap padamu," Ucap Raka


Andre tidak menjawab, Ia meraih ponselnya lalu menelfon Marko. Setelah meminta Marko Untuk menjemput Ibunya Santi, mereka kemudian menuju ke tempat bilyar di kediaman Saputra, Namun tidak Dengan santi dan Raka yang ingin menunggu kedatangan Ibunya Santi terlebih dahulu.


" Ka!!, Aku deg-degan" ucap Santi.


" Sama!!, Aku juga. Padahal kita setiap hari bertemu, Namun kenapa , saat menjelang hari pernikahan kita, kita merasa Canggung?" Ucap Raka.


" Yah!!, Apa mungkin Karna nanti, status kita menjadi berubah ya?" Tanya Santi.


Saat sedang serius berbincang-bincang , terdengar suara deru mobil yang berhenti.


Santi yang mendengar, Seketika berdiri dari duduknya yang di ikuti dengan Raka.


" Itu mungkin mama kak!!" Ucap Santi


Raka mengangguk," ayo kita sambut!!" Ajak Raka Menggandeng tangan Santi.


"Aku takut Tuan, jika masuk ke dalam rumah. Aku tunggu di luar saja," ucap Ibunya Santi Kepada Marko.


Santi yang melihat ibunya di teras, Langsung berlari menghampiri ibunya yang terlihat ketakutan.


" Mama!!" Teriak Santi


Bu Narti ibunya Santi, Seketika menoleh ke arah Santi.


Santi langsung memeluk tubuh ibunya," ayo masuk ma, Mama kenapa tidak mau masuk?" Ajak Santi sembari bertanya.


" Santi!!, apa kamu tidak Salah?, Tinggal di Bangunan ini?" Tanya Bu Narti yang masih terlihat kebingungan.


" tidak Ma, ini rumah Mama juga. Jangan sungkan, Karna Santi mengatakan, rindu sama mamanya. Tolong temani Santi ya," ucap Raka Sopan.


" haduh, Nak Raka, ibu jadi enak kalau begini jadinya," ucap Bu Narti.


" Hahaha... Harusnya begitu, harus di bawa enak. Kalau tidak enak di muntahin saja ya, " timpa Raka di sertai tawanya.


Santi, Raka dan Bu Narti pun masuk ke dalam Rumah.


" Santi Aku tinggal ya!!, Kasihan Andre dan Kevin sudah menunggu," pamit Raka .

__ADS_1


" Iya!!, Terima kasih ya Ka!!" Ucap Santi .


Raka tersenyum lalu meninggalkan Santi dan ibunya.


" San!, Kamu belajar pelet dari mana?, Kok bisa-bisanya , kamu akan menikah dengan Mahkluk seperti Raka?" Tanya Ibu Narti ketika melihat Raka berlalu.


" pelet apaan mama!!, Namanya jodoh dan Takdir mau bagaimana lagi?" Sahut Yana.


Bu Narti tersenyum," Semoga kamu bahagia selalu Ya Nak, semoga Raka adalah pilihan tepat yang kamu pilih," ucap Bu Narti sembari mengelus wajah anaknya.


" Terima kasih mama, oh iya!!, Mama sudah makan?, Ayo makan dulu," ajak Santi.


Bu Narti mengangguk, kemudian mengikuti Santi ke arah meja makan. Santi kemudian meminta beberapa pelayan untuk melayani ibunya.


Setelah Selesai makan , Santi mengajak ibunya ke kamar. Sesampainya di kamar, Bu Narti hanya menatap kagum. Karna mendapatkan menantu yang kaya.


"San!!, Pernikahan kalian di adain di mana?, Kok ga ada orang yang masak-masak dan ga ada pelamainan?" Tanya Bu Narti polos.


Santi tersenyum mendengar pertanyaan Ibunya," acaranya besok ma, Di gelarnya di Aula kediaman Saputra. Bukan di sini. Dan untuk hidangan, para pelayan sudah menyiapkannya. Namun bukan di sini juga masak-masaknya ma," ucap Santi menjelaskan.


" Oh!!, Jadi orang Kaya begitu ya kalau mengadakan sebuah acara?" Tanya Bu Narti lagi.


" Santi juga tidak tahu ma, Santi cuma nurut Aja. Karna Santi juga bingung saat Santi berada di sini," Jawab Santi.


Setelah bercerita panjang lebar, Akhirnya Santi dan Ibunya pun terlelap.


...****************...


Di Tempat Bilyard,.


Andre dan Yana tampak seruis memasukkan bola warna-warni. Sementara Raka dan Kevin hanya menjadi juri dan penonton.




Sesekali Raka meneguk wine yang terdapat di meja Bar. Kevin yang melihat hal tersebut pun mengambil gelas sloki milik Raka.


" Ka!!, Besok Acara penting loh, Kalau kau mabuk bagaimana?" Tutur Kevin


" Vin!!, Aku grogi. Aku takut Salah berucap besok," ungkap Raka.


" Yah!!, Grogi sih grogi Ka, tapi kalau kamu mabuk ya brabe urusannya ," timpa Kevin.


" Raka!!, Jaga staminamu, Besok malam kan, kau akan tempur," timpa Andre


" Sialan kau, ada Yana itu!!, Bicaramu Di jaga," Sahut Raka.


" Maaf!!, Habisnya kau kelihatan stres!!" Ucap Andre.


" Ka, sepertinya Si Andre mulai lancang!!, Berani sekali ia berbicara mesum," ucap Kevin.


" Awas saja Ndre!!, jika kau apa-apain Anakku," ucap Raka.


" Memangnya aku kaya kamu Ka, Pas ada peluang, langsung di joss!!, Tapi benihmu boleh juga," Ledek Andre.


" Sudah Cukup!!, aku ingin tidur, Yana!!, Masuk tidur sekarang," ucap Raka seraya menyuruh Yana untuk segera tidur.


Yana yang mendengar titah Ayahnya, Dengan cepat mengucapkan selamat tidur kepada paman-pamannya. Kemudian Beranjak dari ruangan tersebut.


Raka yang hendak melangkah meninggalkan ruagan tersebut, di tahan oleh Kevin," Ka!!, Apa kau punya Obat kuat?" Ucap Kevin


Raka yang mendengar ucapan Kevin dengan cepat menoleh ke arah Kevin," para bajing4n ini. Cukup ya!!, Aku masih sanggup 10 ronde , Tanpa harus menggunakan obat tersebut," pekik Raka yang kemudian meninggalkan Ruangan tersebut.

__ADS_1


__ADS_2