DARAH

DARAH
bab 104


__ADS_3

Ji Sang mengelak tuduhan itu. Dia mengaku hanya ingin mengetahui semuanya. Itu saja. Ji Tae menaikkan nada suaranya saat mempertanyakan kenapa ada orang yang menyerangnya? Dia menuntut penjelasan. Ri Ta muncul dan langsung bilang kalau dirinya juga diserang semalam. Daripada berlarut-larut, Ji Sang meminta mereka semua datang ke apartemennya untuk diberikan penjelasan lebih lanjut.


Kyung In mendengarkan rekaman percakapan Presdir Yoo dan seorang perempuan bernama Nyonya Choi. Dalam rekaman itu, perempuan itu menyatakan takkan membuka mulutnya pada sembarangan orang. Setelah itu, dia menemui Jae Wook untuk menyuruhnya melaporkan apa yang dilakukannya pada Presdir Yoo. Jae Wook heran, kenapa Kyung In seberani ini sekarang.

__ADS_1


Ri Ta bertanya pada Ji Sang apa benar orang yang menyerang Ji Tae adalah vampir juga? Ji Sang mengiyakan. “Kenapa hanya aku dan Manajer Jung yang diserang, bukan kamu?” tanya Ri Ta. Ji Sang menjelaskan kalau Ri Ta dan Ji Tae adalah dua orang yang paling dekat dengan informasi vampir sekarang ini. Dia mengatakan kalau vampir ini tak pernah mau menguak rahasia dirinya pada orang lain.


“Oiya, terus aku mau tanya, kok kamu bisa tahu kalau aku diserang oleh vampir semalam?” tanya Ri Ta. Ji Sang bingung harus menjawab bagaimana. Ketika pada akhirnya menjawabnya, dia mengatakan bahwa dirinya menyatroni rumah Ri Ta beberapa hari terakhir, sejak Ri Ta mengatakan rumahnya dimasuki seseorang. Ri Ta tertawa. Dia tak menyangka kalau Ji Sang adalah “penguntit”. Di tikungan, kita kemudian melihat Ga Yun sedang menguping pembicaraan mereka. Apakah dia berniat melaporkannya kembali pada Jae Wook? Atau dia cemburu?

__ADS_1


In Ho menyuntik Woo Shik dengan serum obat baru, sementara Il Nam menjelaskan pada istri Woo Shik bahwa apa yang mereka suntikkan ke dalam selang inpus Il Nam adalah obat revolusioner yang telah diteliti selama sepuluh tahun. Woo Shik dan istrinya percaya-percaya saja dan mengucapkan terima kasih banyak. Di luar, tampak Ji Sang menatap In Ho yang senyam-senyum seolah dirinya adalah orang baik. In Ho melihat Ji Sang dan menatapnya balik, lalu sedikit memiringkan kepalanya, seolah-olah bertanya: “makhluk-apa-sih-yang-sedang-kulihat-diluar-jendela-itu-?”. Ji Sang pergi langsung.


Ji Tae turun dari tangga dan berpapasan dengan Jae Wook. Mereka saling menunduk untuk menyapa. Jae Wook menanyakan soal jidatnya Ji Tae yang diplester. Ji Tae mengaku itu akibat dirinya mabuk dan terjatuh. Jae Wook kemudian menawarkan Ji Tae untuk merilis tentang penelitian Han Su, dimana nantinya Ji Tae akan diposisikan sebagai kepala penelitinya. Ji Tae menolak karena penelitian itu bukan sesuatu yang harus terungkap pada seluruh dunia.

__ADS_1


__ADS_2