
Kyung In menemui Jae Wook untuk memberikan rekaman percakapan dirinya dengan Presdir Yoo – sesuatu yang menjadi kekhawatirannya belakangan ini. Jae Wook menyetelnya dan mendengar suara Presdir Yoo bicara pada Kyung In.
Berkumpul di ruang Hematoma bersama Ji Tae - Eun Seol - Ri Ta, Ji Sang menelpon Hyun Woo untuk menanyakan email yang dikirimkan Eun Seol. Hyun Woo menjawab sedang membukanya dan menjelaskan temuan terakhirnya: tiniumbenubital telah ditemukan di darah Ri Ta. Eun Seol menanyakan soal tiniumbenubital? Hyun Woo menjawab sejenis anestasi dan obat penenang, yang bisa dimasukkan ke dalam tubuh dengan berbagai cara – udara, makanan, atau air. Ji Sang berdiri dan pergi.
Setelah mendengar percakapan Kyung In dan Presdir Yoo, Jae Wook tersenyum karena terkuak kartu truf yang melemahkan Kyung In. Meski begitu, dia menegaskan bahwa itu makin memberinya kepercayaan besar pada Kyung In. Ragu-ragu, Kyung In menyatakan dirinya berada satu perahu dengan Jae Wook.
__ADS_1
Jae Wook menuding bahwa satu-satunya masalah tersisa adalah Ri Ta. Yang setelah sekian tahun dirawat malah menggigit sekarang. Dia meminta Kyung In tenang dan berfokus pada rapat pemegang saham.
Ji Sang menemui Ga Yun untuk menanyakan apa yang dilakukannya pada Ri Ta? Kenapa Ga Yun memberi Ri Ta obat dengan tiniumbenubital? Ga Yun belagak pilon. Ji Sang mengingatkan tentang pesan yang dikirimnya saat Hyun Woo dalam bahaya dan menelponnya untuk menanyakan resep sebagai alasan. Dia juga mengingatkan Ga Yun telah memintanya menemani Ri Ta, tapi Jae Wook menggagalkannya dengan alasan operasi, lalu Ga Yun kaget melihatnya berada di ruang istirahat.
Ga Yun kaget karena Ji Sang tahu identitas dirinya. Ji Sang menuntut Ga Yun cepat menjelaskan. Ga Yun mengaku mendapat perintah membunuh Ri Ta.
__ADS_1
Ga Yun memang mendapat perintah membunuh Ri Ta, tapi dirinya tidak bisa melakukannya, karena berpikir itu tidak benar. Ji Sang menanyakan sejak kapan Ga Yun bersama Jae Wook? Ga Yun menegaskan sejak kecil, ketika Jae Wook menyelamatkan dirinya yang tengah sekarat. Pikiran Ji Sang kembali ingat dengan foto yang pernah Jae Wook tunjukkan padanya.
Ga Yun mengatakan bahwa dirinya banyak memiliki kesalahan terhadap Ji Sang. “Sudah kukatakan pada Anda, aku bukanlah orang yang baik!” tegas Ga Yun. Ji Sang mempertanyakan alasan Ga Yun membantunya dan menyuruhnya tidak mengikuti Jae Wook lagi. Tentu saja Ga Yun menggeleng. Baginya, Jae Wook lebih dari sekadar penolongnya. Jae Wook adalah “Papanya” yang harus diikutinya tanpa mempertimbangkan baik atau buruknya. Meski begitu Ji Sang tetap ngeyel. Dia akan menunggu Ga Yun mempertimbangkan keputusan itu. Sampai saat itu tiba, dia akan pura-pura tidak tahu mengenai Ga Yun.
Ketika Ga Yun hendak meninggalkan ruangannya, Ji Sang memanggilnya dan mengucapkan terima kasih atas pertolongan yang pernah dilakukannya.
__ADS_1
Ji Sang pergi ke apartemen Ri Ta dengan membawa begitu banyak air minum. Ketika ditanya alasannya, dia menyuruh Ri Ta meminum air yang dibawanya dan tidak meminum air di rumah. Dia takut bahan berbahaya dimasukkan lagi oleh pihak Jae Wook.
Ji Sang menoleh ke arah boneka dan bertanya apa itu? Ri Ta tersenyum memberitahu jika boneka itu diberi nama Park Young Hee, yang akan diberikan pada pasien Ji Sang saat mereka ke Kochenia nanti sebagai hadiah.