
“Sebelumnya kau bilang berapa banyak anj*ng liar yang memburumu? Sepuluh? Itu cuma lima tahu! Terus kau bilang aku melompat setinggi 30 meter? Hah, emang aku ini kutu lompat? Aku cuma melompat setinggi 5 meter,” ucap Ji Sang, “Terus kau bilang aku sebut kau cantik dan aku menciummu? Nih, cium bok*ngku!” Pernyataan itu membuat Ri Ta yakin seratus persen, Ji Sang adalah cowok yang dicarinya selama ini.
Ri Ta pun memegang wajah Ji Sang dan memandanginya lamaaa sekali. Sampai-sampai Ji Sang jadi risih sendiri, tapi Ri Ta tak peduli dan terus melakukannya. Eun Soo datang bawakan obat dan melihat apa yang Ri Ta lakukan pada Ji Sang. Dia kaget. Ri Ta mencoba membela dirinya bahwa apa yang terjadi bukanlah seperti yang Eun Soo lihat. Eun Soo masa bodoh dan langsung pergi.
Ji Sang dan Ri Ta pergi bersama. Saat itu, dia menyarankan Ri Ta untuk libur setidaknya sehari. Ri Ta menjawab dirinya harus lakukan operasi menggantikan Ji Sang. Dia kemudian menyuruh Ji Sang untuk melepas plester di pipinya. Toh, tidak banyak orang yang tahu bahwa Ji Sang memiliki codet disana. Ji Sang beralasan Eun Soo melihatnya. Ri Ta membalas Eun Soo bisa diatur.
__ADS_1
Mereka berdua sampai di RS Taemin dan menemukan informasi yang menyebutkan bahwa staf dokter tidak bisa seenaknya mengadakan rapat. Ri Ta mengeluh tradisi yang bagus dihilangkan begitu saja. Ji Tae datang dan ikut berkomentar kalau konferensi agora sudah menemui ujugnya. “Kita sudah kalah sejak awal. Bahkan untuk mengadakan konferensi pun nggak bisa.”
Hyun Woo menemukan sebuah korelasi nama. Dia mengetikkan nama-nama itu, dan terkejut dengan hasilnya.
Setelah itu, Hyun Woo menghubungi Ji Sang untuk menyatakan ada sesuatu yang harus Ji Sang lihat sekarang juga. “Manajer Jung punya beberapa informasi tambahan,” sebut Hyun Woo. Ji Sang pun pergi ke ruangannya dan mengecek artikel dimana Hyun Woo menunjukannya. Apa yang Hyun Woo temukan?
__ADS_1
Di sisi lain, tampak Jae Wook sedang menikmati tehnya di ruangannya sendiri.
Sebelumnya, Hyun Woo menghubungi Ji Sang untuk menginformasikan bahwa Ji Tae memiliki hubungan dengan Jung Han Su, seorang dokter legendaris yang terkenal di dunia kedokteran spesialis penyakit menular. Ya Han Su adalah Ayahnya Ji Tae. Ini cukup mengejutkan Ji Sang.
Ji Sang makin tambah terkejut ketika Hyun Woo menyuruhnya membaca artikel lama dan memperhatikan beberapa foto yang menunjukkan gambar Han Su, Ayah-Ibu Ji Sang, dan Jae Wook tertawa ke arah kamera dengan wajah penuh kebersamaan. Di sisi lain, Jae Wook sedang duduk di ruangannya, menikmati secangkir minuman.
__ADS_1
Di ruangannya, Kyung In resah. Dia berjalan mondar-mandir, kemudian mencari artikel di sebuah situs dengan kata kunci “Rumah Sakit Kanker Taemin Obat Baru”. Hasilnya nihil, tak ada artikel tersebut. Dia pun menghubungi teman editornya. Telpon sang editor tidak aktif. Dia meninggalkan pesan suara, yang intinya menanyakan soal artikel yang diminta-tuliskannya.
Tepat di saat Kyung In menutup telpon, Presdir Yoo masuk dan langsung mendampratnya. “Bagaimana bisa kau lakukan hal seperti ini?” tukas Presdir Yoo, “Kau pikir aku nggak tahu kau akan merilis sebuah artikel secara rahasia hah? Cepat katakan padaku, kenapa kau lakukan ini?”