DARAH

DARAH
bab 119


__ADS_3

Saat itu In Ho tengah mengerang kesakitan dalam keadaan vampir mode on. Itu membuat dokter junior ketakutan. In Ho yang melihatnya langsung mengejar dan membunuh dokter junior itu.


Jae Wook yang menerima laporan telah terjadi pembunuhan, langsung memerintahkan orang yang menghubunginya untuk menghapus rekaman CCTV tersebut dan mengingatkan supaya tim keamanan lainnya tidak bicara.


Seorang dokter junior lainnya masuk ke sebuah ruangan. Dia terkejut melihat temannya ada di sana dalam posisi gantung diri.


Di rumah, Ji Sang membersihkan rambut Ri Ta dan mempertanyakan kenapa rambut Ri Ta banyak sekali yang rontok. Ri Ta menjawab jika semua gadis berambut panjang memang seperti itu. “Kau memang tak pernah kencan dengan gadis berambut panjang?” tanya Ri Ta. Ji Sang mengakui tidak pernah. Begitu pula dengan gadis berambut pendek dan sedang.

__ADS_1


Ji Sang menjelaskan jika vampir seperti dirinya terjangkiti penyakit cinta maka kelenjar pituitari akan lebih banyak memproduksi phenethylamine dan oksitosin. Karena itu bisa lebih berbahaya, karena emosi dan keinginan yang sulit diredam. Ri Ta bertanya apa Ji Sang bisa tidak apa-apa waktu berdekatan dengan dirinya – saat dirinya menggenggam tangannya seperti sebelumnya? Dia menambahkan apa itu mungkin tidak terlalu banyak stimulasi? Ji Sang terdiam. Dengan sedih, Ri Ta menjawab untuk diri sendiri kalau bagi Ji Sang dirinya pasti hanya seperti sahabat atau teman seperahu.


Mendengar pernyataan sedih dari Ri Ta, Ji Sang berdiri dan menjelaskan bahwa ada pengecualian dimana hal ini tidak disadarinya sebelumnya, baru-baru ini saja. Dia menunjuk hatinya yang akan membuat kelenjar pituitari vampir takkan bekerja secara efektif walaupun terangsang. Dia memeluk Ri Ta untuk mengeceknya. Ji Sang kemudian mengatakan bahwa dirinya tak merasakan apapun (perubahan untuk bergejolak).


Kemesraan itu harus terganggu ketika HP Ji Sang berbunyi. Ri Ta mendengus karena suasana romantisnya terganggu. Ketika diangkat Ji Sang tampak terkejut.


Ji Sang dan Ri Ta mendekati Ga Yun dan rekan sesama dokter magang. Rekan Ga Yun mengatakan kematian Byung Soo tidaklah mungkin terjadi. Byung Soo yang dikenalnya tak memiliki alasan bunuh diri.

__ADS_1


Polisi yang mengecek tkp kemudian melapor pada Ji Sang bahwa tak ada surat atau catatan lain yang mengindikasikan sesuatu. Tapi, polisi menyimpulkan jika kematian Byung Soo kemungkinan besar lantaran bunuh diri.


Ji Sang mendekati pintu tkp yang sudah diberi garis polisi. Dia mendapat visualisasi, jika Byung Soo tidak bunuh diri melainkan dibunuh oleh vampir. Ri Ta dan Ga Yun memperhatikan tingkah Ji Sang.


Ketika Ji Sang pergi, Ri Ta yakin ada sesuatu yang janggal. Ji Sang mengiyakan dan mengaku mengendus bau halus vampir. Ri Ta mempertanyakan kenapa Byung Soo harus dibunuh? Ji Sang mengaku tidak tahu, tapi dia menduga Byung Soo tahu rahasia tentang vampir, entah sengaja atau tidak. Pertanyaan besarnya: siapa yang telah melakukannya?


Kita diperlihatkan In Ho yang sedang membersihkan darah di toilet sambil tersenyum senang. Mungkin karena sudah berhasil membunuh satu orang. Dari wajahnya sepertinya dia psyko berat.

__ADS_1


__ADS_2