DARAH

DARAH
bab 134


__ADS_3

Tak ada pilihan lain bagi Presdir Yoo kecuali meminta maaf. Jae Wook mengatakan akan membiarkan masalah ini. Dia akan mengobati Presdir Yoo dari awal.


Di sisi lain, J mendatangi In Ho untuk membunuhnya. Sebelum J mendekat, In Ho mengambil suntikan serum mematikan dari dalam laci. Begitu J mencekiknya ke tembok, In Ho menyuntikan serum tersebut. Matilah seketika J.


In Ho bergegas kabur dan sempat berpapasan dengan Ga Yun di lorong. Merasa ada yang aneh, Ga Yun buru-buru masuk ke ruangan In Ho dan harus terkejut menemukan J terbujur kaku di lantai.


Jae Wook menunggu berita baik yang dibawa J. Tapi yang datang justru Ga Yun dan salah seorang minionnya sambil membopong J yang mati. Mereka berdua melaporkan bahwa In Ho telah mengambil semua data penelitian dan sekarang melarikan diri. Jae Wook memerintahkan minionnya untuk menangkap In Ho. Jae Wook juga menegaskan takkan lagi memberikan kelonggaran bagi orang yang melanggar kepercayaannya.

__ADS_1


Hyun Woo sibuk membuat parfum semprot untuk mendeteksi vampir pesanan Ji Sang. Dia memberikan parfum semprot itu pada Ji Sang, Ri Ta, dan Eun Soo. Dia menanyai Ji Sang apa ada orang di RS yang dicurigainya? Ji Sang tidak mengaku kalau dirinya mencurigai Ga Yun. Hyun Woo memberitahu cara kerja parfum tersebut, yaitu: menyemprotkan parfum itu di depan orang yang dicurigai – itu nanti akan membuat vampir terbatuk-batuk.


Ji Sang mengingatkan Ri Ta agar tidak memakai parfum semprot itu. Hal ini agar vampir tidak curiga jika terlalu banyak orang yang memakainya, sebab bau parfum itu sama.


Jae Wook tahu kedatangan Kyung In adalah untuk membicarakan tawarannya terakhir. Dia berjanji Kyung In takkan menyesali pilihannya untuk memercayainya. Kyung In menjawab penyesalan takkan diketahuinya di bagian awal. Jae Wook menawarkan Kyung In untuk menemui Presdir Yoo untuk bisa memahami segala sesuatunya dengan lebih gamblang.


Ji Sang mendekati Ga Yun untuk menanyakan pasien. Ketika Ga Yun menjelaskan telah merawat pasien sesuai jadwal, Ji Sang pergi sambil menyemprotkan parfum pemberian Hyun Woo. Saat itulah Ga Yun mulai terbatuk-batuk. Ji Sang menyadari sesuatu!

__ADS_1


Melihat Ga Yun, Ji Sang mendekat untuk berbasa-basi dengan menanyakan pasien. Setelah mendapatkan jawaban, Ji Sang melangkah pergi – sengaja melangkah persis di dekat Ga Yun. Baru beberapa langkah terdengar suara Ga Yun yang terbatuk-batuk.


Ji Sang membalikkan tubuhnya dan bertanya apa Ga Yun terkena flu? Ga Yun mengaku tiba-tiba batuk, kemudian segera pergi. Hal itu makin mempertebal keyakinan Ji Sang bahwa Ga Yun adalah vampir yang mengirimkan pesan padanya tentang Hyun Woo malam itu.


Setelah mengetahui rahasia Ji Sang dan Jae Wook bahwa mereka adalah vampir, Eun Soo mengeluh pada Ji Tae. Dia lalu menanyakan soal perjanjian mereka sebelumnya – kalau Ji Sang itu vampir, maka Ji Tae akan keliling rumah sakit dengan CD saja. Ji Tae menampik bahwa itu hanyalah guyonan – untuk lucu-lucuan saja. Tapi Eun Soo menganggap perjanjian itu sah dan minta Ji Tae melakukannya!


Tak ada pilihan lain bagi Ji Tae selain melakukannya. Dia berdiri dan berniat membuka celananya, tapi Eun Soo justru kaget. Dia merasa itu menjijikkan, wkwkwk.

__ADS_1


__ADS_2