DARAH

DARAH
bab 113


__ADS_3

Aku bilang waktu itu akan merasa terbebani bila memang ada orang yang tenfeksi. Aku membawa beban berat sekarang.” Dia mengatakan berniat berhenti menjadi dokter. Dia meminta maaf pada Ji Sang dan kedua orang tuanya atas nama Bapaknya. Ji Sang menyuruhnya duduk kembali dan mengajak Ji Tae memikirkan jalan keluarnya bersama.


Ri Ta bertanya berapa banyak Ji Sang minum? Ji Sang menyebut 26,5 gelas. Ri Ta mengatakan pada Ji Sang kalau sekarang mungkin Ji Tae pasti merasa bersalah. Ji Sang membenarnya, dan dengan begitu kepercayaan pada dirinya mulai bertumpuk. Dia berkata hal selanjutnya yang harus dilakukannya adalah membuat Jae Wook mengaku dengan mulutnya sendiri.

__ADS_1


Keesokan harinya, Ji Sang memanggil Jae Wook untuk mengatakan bahwa dirinya tak mau merawat pasien di bangsal 21A lagi. Dia beralasan apa yang diidap pasien bukanlah penyakit, melainkan sebuah gejala yang membuat pengobatan menjadi lebih sulit. Dia menolak untuk menutup-nutupi hal tersebut. Jae Wook terperangah mendengar pengakuan Ji Sang. Dia meminta Ji Sang untuk melihat kemajuan dari obat barunya.


“Anda pasti paham, obat hanya bekerja pada awalnya. Kemudian, baru muncul masalah sesungguhnya,” sahut Ji Sang. Jae Wook mempertanyakan komitmen Ji Sang sebelumnya yang mengatakan tak ingin berpangku tangan. Ji Sang mengiyakan. Tapi, setelah mencoba beberapa hari pikirannya berubah. Jae Wook masih mencoba membujuk Ji Sang dengan menyatakan bahwa penelitian obat baru itu berhubungan dengan virus VBT-01. Karena itu, Ji Sang harus terlibat di dalamnya.

__ADS_1


“Kupikir itu nggak akan berjalan dengan baik. Saya akan memberikan perhatian pada pasien di bangsal umum saja. Saya juga harus mempersiapkan diri jika vampir lain muncul.” Ji Sang menunduk dan enyah secepatnya dari hadapan Jae Wook. Ketika Ji Sang pergi, Jae Wook hanya melihat punggung Ji Sang.


Ri Ta dan Ji Sang menemui Sylvia yang kondisinya makin memburuk. Ri Ta mengatakan akan membawa Sylvia ke ruang perawatan. Di tempat lain, Ji Sang mengingatkan Ri Ta untuk mempersiapkan hati, membiarkan Sylvia pulang ke Rahmatullah. Ri Ta mengiyakan. Dia kemudian memegang pipi Ji Sang. Itu membuat Ji Sang bertanya ada apa? “Kamu tiba-tiba menjadi orang yang lebih hangat, ya kan?” tanya Ri Ta.

__ADS_1


Kyung In menerima informasi dari detektifnya bahwa Hye Ri sama sekali tak pernah meninggalkan Korea. Dia memerintahkan sang detektif untuk mencari tahu dimana Hye Ri berada, termasuk tempat tinggal, mobil, dan segala macamnya.


Ji Sang dan Jae Wook sama-sama keluar dari ruang operasi. Ji Sang menyudutkan Jae Wook dengan kata-katanya, bahwa sangat tidak manusiawi untuk mengambil darah anak-anak untuk menjadikannya “penekan”. Jae Wook minta Ji Sang tidak mengadili serum itu. Ji Sang meminta maaf karena telah menyinggung Jae Wook (padahal memang itu tujuannya).

__ADS_1


__ADS_2