DARAH

DARAH
bab 44


__ADS_3

Ji Sang pun datang ke lokasi – tempat rahasia Jae Wook menjalankan penelitian bawah tanah bersama Hye Ri. Begitu sampai di sebuah ruangan, mendadak Ji Sang mencium bau darah. Darah pun mengalir di dinding dan lantai. Ji Sang menutup hidungnya, tetap saja bau anyir itu tercium hidungnya. Dia pun terduduk untuk menjaga keseimbangan tubuhnya. Tiba-tiba seorang dari minionnya Jae Wook muncul dan langsung menendang Ji Sang sampai keluar. Seorang minion lainnya muncul membawa tombak.


Begitu tombak itu hendak dihujamkan ke dada Ji Sang, seorang pria bertudung lainnya datang dan menyerang dua minion itu. Dengan mudah pria itu membunuh keduanya. Ji Sang juga menyerang pria bertudung itu. Dalam kondisi nggak stabil seperti sekarang, tentu saja Ji Sang mudah terpojok. Pria bertudung itu mencekik Ji Sang. Ji Sang balas mencekik pria bertudung. Ketika pria bertudung itu membuka tudung kepalanya, Ji Sang dengan jelas bisa melihat Jae Wook di sana.

__ADS_1


Dua minionnya Jae Wook menerima perintah berbuat sesuka hati pada Ji Sang, termasuk membunuhnya. Mereka pun menghubungi Ji Sang untuk datang ke tempat penelitian rahasia Jae Wook, dengan janji akan diberitahu siapa pembunuh Sun Young. Ji Sang pun datang. Di sana, dua minionnya Jae Wook telah mempersiapkan darah yang dialirkan ke sekeliling Ji Sang. Sontak Ji Sang berubah menjadi vampir. Begitu dua minion ini hendak menghujamkan linggis ke dada Ji Sang, seorang pria bertudung lainnya datang. Dia menghajar dua minionnya Jae Wook, bahkan membunuh mereka semua.


Walaupun berubah menjadi vampir, Ji Sang berada dalam kondisi lemah akibat pengaruh darah. Dia pun menyerang pria bertudung, hingga akhirnya mereka saling mencekik. Di saat itulah, pria bertudung itu mengungkapkan jati dirinya. Begitu tudung itu dibuka, Ji Sang terkejut, karena ternyata pria itu adalah Jae Wook.

__ADS_1


Jae Wook menuang bensin ke dua jasad tersebut. Sebelum membakarnya, dia menyuruh Ji Sang keluar lebih dulu. Ji Sang pun keluar. Jae Wook menyalakan korek zippo-nya.


Di luar, Ji Sang berjalan perlahan-lahan. Dia masih linglung sepertinya dan sempat menengok ke belakang, sebelum asap mulai mengebul dari api yang terbakar. Benarkah Jae Wook membunuh dua minionnya dan membakarnya? Lalu, tampak Jae Wook membersihkan diri di sebuah toilet tua. Dia menatap cermin. Tersungging senyum di wajahnya.

__ADS_1


Jae Wook menjelaskan pada Ji Sang bahwa dirinya menemukan tempat persembunyian tersebut setelah mengejar seorang yang terinfeksi virus VBT-01 buruannya. Ketika mengejar orang itu, dirinya mengaku nggak menemukan mereka yang telah kabur lebih dulu dan justru Ji Sang berada dalam bahaya. Ji Sang masih penasaran dengan penjelasan Jae Wook. “Bila kau tahu sejak awal, kenapa kau merahasiakannya?” tanya Ji Sang. Jae Wook menjawab karena ada orang-orang lain yang terinfeksi lainnya.


__ADS_2