DARAH

DARAH
bab 111


__ADS_3

Mata Woo Shik memicing. Dia melempar mangkuk dan piring makanan ke sisi lain. Semua orang yang ada di situ kaget jadinya. Dalam beberapa detik kemudian, Woo Shik berubah kembali. Dia meminta maaf pada istri dan anaknya yang kaget.


Ji Sang berpikir di ruangannya. Dia mengingat ucapan Hyun Woo sebelumnya yang memberitahunya tentang hasil analisis serum darah milik Jae Wook. Dalam analisisnya, Hyun Woo menyebutkan bahwa serum darah milik Jae Wook akan membuat penggunanya menjadi lebih agresif.

__ADS_1


Ri Ta berjalan menuju ruang Kyung In dan teringat ucapan Ji Sang semalam bahwa Jae Wook adalah orang yang bisa menyingkirkan siapapun di jalannya. Tak peduli Presdir atau Asosiasi Direktur, jika diperlukan, pasti akan disingkirkannya. Sesampainya, di ruangan Kyung In, Ri Ta mengungkapkan kekhawatirannya bahwa Jae Wook terlihat lembut di luar, tapi siapa yang tahu bagian dalam seseorang?


Kyung In menenangkan Ri Ta. Dia mengaku bisa dengan mudah menanganinya. Ri Ta tetap mengingatkannya untuk tidak bertindak terlalu jauh. Kyung In kemudian menanyakan soal Hye Ri yang mendadak tak terlihat lagi di ruma sakit. Ri Ta menyebutkan kalau Hye Ri tak pernah lagi datang ke rs sejak beberapa hari sebelumnya. Itu lantaran dirinya dipindahkan ke AS tiba-tiba, bahkan penggantinya sudah ada.

__ADS_1


Ji Tae bertanya pada Ji Sang apa yang harus mereka lakukan sekarang. Penelitian tak bisa lagi dilakukan, tapi bangsal 21A masih menjadi momok mengerikan bagi rumah sakit. “Manajer, bagaimana bila orang yang menyerangmu dan Dokter Yoo memiliki keterkaitan dengan Direktur?” tanya Ji Sang. Ji Tae tersentak dan menuntut bukti. Ji Sang bertanya apa yang akan Ji Tae lakukan? Ji Tae tak ingin mati penasaran mengetahui semuanya. Ji Sang menyuruh Ji Tae menemuinya lagi malam nanti. “Ada satu hal yang mau kuberitahu padamu. Siapkan mentalmu!”


“Kamu merekam semua ini?” tanya Presdir Yoo, ketika Kyung In memperlihatkan rekaman ini padanya. Kyung In mengiyakan, sebab ini bisa menjadi senjata pamungkas ketika terjepit seperti sekarang. Dia mengaku tujuannya bukanlah mengancam Presdir Yoo, tapi mengamankan Taemin sementara mengamankan dirinya juga. Presdir Yoo bertanya apa tujuan Kyung In? Dengan tenang, Kyung In menyebutkan tujuannya hanyalah tetap berada di posisinya tanpa diusik siapapun.

__ADS_1


Ri Ta memuji Na Jung yang sudah bersikap lebih baik dibanding sebelumnya, dengan memakan obat dan makanannya. In Ho datang. Ri Ta bertanya siapa In Ho? Sambil mesam-mesem (kalau dilihat-lihat, orang ini psiko habis!), In Ho menyatakan dirinya manajer baru tim pengembang obat baru. Dia pun memberikan suntikan di selang inpus Yoo Jin.


Tidak berapa lama kemudian, Dokter Lee datang dan mencak-mencak pada In Ho karena tidak memberikan berkas data kesehatan padanya. In Ho menyuruhnya mundur. Dokter Lee tidak mau. Itu membuat In Ho memelintir tangan Dokter Lee. Ri Ta menyuruh In Ho melepasnya. In Ho mendorong Dokter Lee. “Hei, kamu!” hardik Ri Ta, tapi In Ho langsung menyuruh Ri Ta diam dengan menutup mulutnya satu tangan. Ga Yun lewat dan hanya menggeleng-gelengkan kepala saja melihat tingkah In Ho.

__ADS_1


__ADS_2