DARAH

DARAH
bab 26


__ADS_3

Ji Sang dan Jae Wook bicara di suatu tempat. Jae Wook mengatakan bahwa saat berada di keluarga pasien seorang dokter haruslah bisa menjelaskan apa yang terjadi. Tapi, sepertinya Ji Sang tidak memberikan penjelasan. Ji Sang memberikan kehangatan. Sisi ketus Ji Sang muncul, “Terus apa aku harus menarik kerah mereka waktu bicara?” Jae Wook tersenyum dan mengatakan bahwa Ji Sang adalah seorang dokter yang dinilainya luar biasa, karena biasa tidak menunjukkan emosinya bahkan peduli terhadap pasien. Dia mengaku jujur.


Kondisi pasien menggawat. Ri Ta dibantu Ga Yun coba mengatasinya. Shi Eun menerima telpon. Wajahnya tampak ceria. Wajah Ri Ta juga tampak melega.


Jae Wook dan Ji Sang lari buru-buru ke depan bagian penerimaan pasien. Jae Wook bertanya apa keluarga pendonor sudah memberi acc? Shi Eun mengiyakan. Segera Ji Sang membagi tugas. Dia memerintahkan Ri Ta, Shi Eun, dan Ga Yun pergi mengambil hati pendonor. Dia sendiri akan mempersiapkan pasien. Ri Ta mengeluh kenapa dirinya harus ikut pergi juga? Ji Sang bilang, “Kalau kubilang pergi, maka pergilah. Tolong bantu mereka kali ini.” Mau tak mau Ri Ta jalan juga. Ji Sang lalu pergi dari hadapan Jae Wook.

__ADS_1


Sepeninggalnya Ji Sang, mendadak ingatan Jae Wook melayang pada adegan Ji Sang menyentuh bahu si anak pasien. Dia lantas buru-buru menyusul Ji Sang.


Di sisi lain, Ri Ta bersama Ga Yun dan Shi Eun lari sekuat tenaga dan masuk ke dalam mobil ambulans. Ketika pintu mau ditutup, Ji Sang menahannya. Dia bilang mau ikutan. Ri Ta bertanya siapa yang mau menyiapkan pasiennya? Ji Sang bilang Lee Ho Yong dan masuk ke dalam ambulans yang langsung berangkat.


Jae Wook menatap keluar jendela ruangannya. Dia ingat saat menyusul Ji Sang tadi telah mengajukan permintaan pada Ji Sang untuk ikut tim pengambil donor hati. Ji Sang mau pergi karena diminta secara khusus oleh Jae Wook. Dia bertanya bagaimana operasinya? Jae Wook menjawab Lee Ho Yong yang akan mengurusnya. Lalu, dia menghubungi seseorang dan bertanya, “Berdasarkan temperatur darah Park Ji Sang, apa yang kau pikirkan?”

__ADS_1


Hyun Woo masih menunggu hasil pengecekan senyawa yang ada di dalam peluru suntikan. Di mobil ambulans, Ji Sang mendapat sms dari seseorang tak dikenal. Isinya: “Selamat. Kau adalah yang pertama selamat dari itu. Mungkin selamat dari suntikan semalam sebelumnya.


Sesampainya di rumah sakit pendonor, Ji Sang cs langsung lari ke dalam ruang operasi. Mereka bersiap. Di sisi lain, di RS Taemin, tim operasi juga telah bersiap.


Tim operasi pengambil donor mendoakan pendonor, yang notabene masih hidup. Selesai, mereka langsung melakukan operasi. Tim operasi RS Taemin mendapatkan kabar jika tim operasi pengambil donor sudah memulai operasi. Mereka juga langsung memulai operasi.

__ADS_1


__ADS_2