DARAH

DARAH
bab 69


__ADS_3

Di luar ruang pertemuan, Il Nam mendekati Ji Sang untuk menawarkan dokter temannya yang lulusan Stanford untuk mengatasi penyakit mental Ji Sang itu. Karena Ji Sang menolak, Il Nam menawarkan untuk memperkenalkan cewek-cewek pada Ji Sang. Tetap Ji Sang menolaknya dan pamit undur diri.


Seperginya Ji Sang, salah seorang minionnya mendekat. Dia bertanya kapan Il Nam menjadi fansnya Ji Sang, padahal setiap hari memanggilnya dengan sebutan psikopat terus-menerus? Il Nam mengaku mulai menyukai Ji Sang.


Ga Yun menerima telpon dari perawat yang menyebutkan Na Jung tak ada di kamarnya. Dia menemukan Na Jung ada di atap gedung RS. Karena itu, dia mengajaknya masuk. Na Jung menolak, karena ingin melihat-lihat pemandangan di atas. Ga Yun mengatakan itu bahaya. Na Jung tak peduli, toh dirinya akan mati juga kan? “Kenapa kau akan mati?” tanya Ga Yun, “Dokter cantik akan mengoperasimu.”

__ADS_1


Na Jung mendengus. “Cantik apanya? Temperamennya buruk begitu.” Ga Yun menarik tangan Na Jung dan mengajaknya turun.


Ketika hendak kembali ke ruangannya, Ji Sang menemukan Jae Wook berdiri di depan pintu ruangannya. Jae Wook bertanya, “Kau pikir pemecahan masalah kesehatanmu bisa dilakukan dalam satu-dua bulan tanpa mengonsumsi darah?”


“Kita lihat saja nanti. Nanti juga aku tahu,” sahut Ji Sang. Hal ini membuat Jae Wook menilai Ji Sang adalah orang yang sembrono dan keras kepala. Ji Sang membalas dengan mengatakan bila benar dirinya berbahaya, maka dia tetap takkan minum darah anak-anak. Jae Wook tersentak mendengar itu. Ji Sang menambahkan dimanapun negaranya, darah anak-anak tidak legal diperjual-belikan.

__ADS_1


Di ruangannya, Kyung In membuka amplop yang berisi berkas-berkas tentang informasi pribadi Jae Wook. Setelah itu, dihubungilah editor yang sempat dijanjikan informasi rahasia. “Halo, Editor, kurasa semua persiapannya berjalan dengan baik. Aku nggak sabar lagi menunggu terbitnya artikelmu.”


Ri Ta mau masuk ke bangsal 21A, tapi para penjaga keamanan tak mengizinkannya lewat. Bahkan, hanya untuk satu menit saja. Jae Wook datang dan meminta penjaga memberikan jalan pada Ri Ta. Di dalam, mereka melihat Ja Bok yang kondisinya makin tak karu-karuan.


Jae Wook mengatakan, “Pagi ini, gejala virus mulai memperlihatkan diri di tubuhnya. Suhu tubuhnya kini meningkat sebanyak 40 derajat celcius. Untung saja, kau dan Ji Sang teliti melihat gejala yang nggak biasa, jadi bisa menghindarkan diri dari kerugian yang bisa diderita pasien lain.”

__ADS_1


Eun Soo menjelaskan temuannya pada Ji Tae dengan mempersempitnya menjadi lima kata kunci penting. “Aku rasa peneliti memulai semuanya dari sisa-sisa tengkorak di Kochenia. Dia kebetulan dengar cerita dari sesepuh desa. Rasa penasaran membawanya untuk menggali kuburan, diam-diam.”


Eun Soo menunjuk papan putih dan menegaskan adanya beberapa bagian yang terhapus dari kata “V... T? 1...” Dia menebak itu mungkin virus yang diberikan oleh si peneliti. “Karena mengandung huruf V di dalamnya, apa mungkin kalau ini berkaitan dengan vampir?” tanya Eun Soo.


__ADS_2