DARAH

DARAH
bab 53


__ADS_3

Ji Sang dan Ri Ta berlari menuju ruang perawatan Ja Bok. Sesampainya di sana, mereka menemukan perawat kesulitan melepaskan selimut yang dipakai Ja Bok untuk menutupi tubuhnya. Perawat mengatakan Ja Bok sudah menutupi tubuh sejak bangun tidur dan nggak bisa dibuka meski dengan paksa. Nggak lama, dari bawah selimut rembes cairan berwarna merah, yang berarti itu darah. Ji Sang mendekat dan menyuruh Ja Bok membuka selimut, tapi Ja Bok nggak melakukannya, karena itu Ji Sang menariknya dengan paksa. Begitu dibuka, kagetlah semua orang yang ada di sana. Dari mulut, mata, telinga, hidung Ja Bok keluar darah.


Ji Sang sempat bertanya berapa lama Ja Bok mengalami pendarahan? Perawat mengaku baru melihatnya sekarang, karena dari tadi nggak bisa buka selimutnya Ja Bok. Mereka juga menyebutkan bahwa semuanya normal. Di waktu bersamaan, Ji Sang mulai bereaksi melihat darah yang keluar dari dalam tubuh Ja Bok. Ri Ta melihatnya dan memegangi tangannya. Kesadaran Ji Sang kembali. Dia menengok ke arah Ri Ta. Terjadi kebekuan selama beberapa saat. Kemudian, Ji Sang menarik tangannya.

__ADS_1


Ji Sang memerintahkan perawat untuk memanggil Ji Tae (sebelumnya kusebut Manajer Jung). Perawat segera berlari. Ri Ta bertanya kenapa Ji Sang memanggil Ji Tae? Belum pertanyaan itu dijawab oleh Ji Sang, Hye Ri datang dan menyebutkan bahwa Ja Bok perlu dikarantina. Dia memberikan hasil tes darah yang diminta Ji Sang sambil menjelaskan Ja Bok mengidap virus menular nggak dikenal. Ri Ta menyatakan bahwa Ja Bok berada di bawah pengawasan Ji Sang. “Emangnya siapa kau mau mengarantina sembarang pasien?” tantang Ri Ta.


Jae Wook datang untuk mendukung pernyataan Hye Ri. Dia menyebutkan taruhannya adalah seluruh pasien rumah sakit bila benar-benar Ja Bok terjangkit virus menular. Ji Sang mengajukan diri untuk merawat Ja Bok. Jae Wook bertanya kan Ji Sang mulai off. Ri Ta menawarkan diri menggantikan tempat Ji Sang, tapi Jae Wook menolak. Dia memberikan tim pengembang obat baru dan ID untuk mengambil alih.

__ADS_1


Ji Sang enteng saja mengatakan kalau mungkin apa yang dikatakan Hye Ri benar. Itu virus yang belum dikenal, sehingga gejala pada pasien tampak unik. Ri Ta masih ngeyel dengan menyatakan biar bagaimanapun tetap harus ada gejala penyakitnya kan? Itulah sebabnya, Ji Sang memerintahkan perawat memanggil Ji Tae. “Benar kan?” tanya Ri Ta penuh selidik, “Tiap kali Hye Ri bicara, itu membuatku jengkel!”


Kyung In menerima informasi dari seseorang mengenai Ja Bok yang dimasukkan ke dalam karantina. Dia minta diberitahu lagi jika ada perkembangan baru. Setelah itu, dia menghubungi Presdir untuk melaporkan hal ini.

__ADS_1


Ji Sang, Ri Ta, Ji Tae, dan Eun Soo berkumpul di ruang Departemen Hematosis. Mereka mendiskusikan mengenai virus aneh yang menjangkiti Ja Bok.


__ADS_2