DARAH

DARAH
bab 124


__ADS_3

In Ho melaporkan bahwa dirinya baru kembali dari kantor polisi untuk menerangkan mengenai hilangnya Hye Ri, dan menyebutkan tim pengembang obat baru 1 yang membuat laporan tersebut. Jae Wook meminta In Ho mengabaikannya dulu sampai terlihat ke arah mana larinya dan memintanya untuk tidak memvaksin pasien di bangsal 21A sebab Ji Sang hendak kembali membuat onar di sana. Ada rencana lain yang sedang dipikirkannya. In Ho memberikan ide lain supaya Jae Wook cs tetap berada pada relnya tanpa memikirkan apa yang menjadi keinginan Ji Sang. Hal ini agar mereka bisa melaju mulus ke depan tanpa harus merusak prinsip mereka. “Apakah aku terlalu banyak melanggar prinsipku sendiri?” tanya Jae Wook.


Di sisi lain, Kyung In menerima laporan dari detektif yang mencari keberadaan Hye Ri. Dalam laporannya, detektif menyebutkan dari rekaman CCTV Hye Ri meninggalkan gedung apartemen dengan terburu-buru. Tiga jam kemudian, mobil milik Hye Ri kembali, tapi bukan Hye Ri yang mengendarainya melainkan beberapa orang pria. Sayangnya, pria itu cukup pintar menutupi wajahnya, sehingga tidak terlihat di kamera CCTV. Sang detektif mengaku telah mengantongi kartu memori rekaman kotak hitam mobil Hye Ri. Kyung In memerintahkan detektifnya mencari tahu kemana Hye Ri pergi.

__ADS_1


Selesai menelpon, pintu ruangan Kyung In diketuk dari luar. Ketika dibuka, muncullah Ri Ta dari luar dengan wajah ditekuk banyak.


Jae Wook baru saja keluar ruang operasi ketika Ji Sang menyapanya. Sambil mengantongi sebelah tangannya di saku celana, Ji Sang merasa yakin jika Jae Wook telah melupakan semua yang dikatakannya. Bila tidak, dia berharap Jae Wook sudi meminta maaf. Dengan senyum tersungging di wajahnya, Jae Wook meminta Ji Sang menunjukkan semuanya. Ji Sang hanya mengedikkan bahu dan melengos pergi, dan tampak membuat kesal Jae Wook.

__ADS_1


Ri Ta mengatakan hal sebaiknya yang Kyung In lakukan adalah mengecekkan kondisi Presdir Yoo ke dokter lain sebagai komparasi. Dia menilai karena itu tidak dilakukan, maka sekarang Presdir Yoo telah dibohongi oleh Jae Wook yang berjanji menyembuhkan penyakitnya. Lebih dari itu semuanya, seharusnya Kyung In memberitahunya juga soal ini.


Perawat terkejut melihat Woo Shik sudah bisa berjalan-jalan ditemani istrinya. Meski begitu, dia mengingatkan istri Woo Shik supaya suaminya tidak terlalu banyak berjalan dulu – cukup sepuluh menit tiap hari. Dari ruangan muncul pasien lain dan menyenggol Woo Shik. Itu membuat Whoo Shik kesal dan menyuruhnya meminta maaf. Pasien lain itu enggan meminta maaf. Istri Woo Shik coba menenangkan suaminya.

__ADS_1


Penjaga coba menahan Ji Sang yang hendak masuk bangsal 21A. Ji Sang mengangkat tangannya dan menghitung mundur dari lima ke satu. Dua penjaga itu memberikan jalan pada Ji San, mengingat apa yang telah terjadi sebelumnya. Di dalam, Ji Sang memberitahu perawat untuk mengikuti perintahnya dan melaporkan bila tim pengembang obat baru terus memvaksin pasien bangsal 21A.


Tidak lama kemudian muncul seorang perawat yang memberitahu Woo Shik berkelahi dengan pasien lain. Ketika mereka datang, Woo Shik dan pasien lainnya masih berkelahi. Tak ada orang lain yang memisahkan.

__ADS_1


__ADS_2