DARAH

DARAH
bab 54


__ADS_3

Ji Tae meminta opini Ji Sang, apa yang terjadi? Ji Sang menebak gejala yang terlihat pada Ja Bok bukanlah tahap awal dari serangan virus. Itu sudah tahap lanjut. Ji Tae sepakat dengan Ji Sang, dan menambahkan apa yang terjadi pada Ja Bok adalah sebuah reaksi antara virus dan antibodi dalam tubuh.


Ji Sang mengimbuhi kalau virus berhasil membunuhi sel-sel sehat, sehingga trombosit menjadi hancur. Ri Ta ikut nimbrung pada akhirnya hal ini menyebabkan darah keluar dari dalam tubuh pasien tanpa terjadi hemostasis. Pada intinya, mereka ingin mengatakan hipotesis mereka adalah Ja Bok telah terinfeksi virus lain dan menebak hasil tes yang Hye Ri laporkan adalah tipu-tipu. Pasalnya, apabila virus berhasil diidentifikasi pada tahap awal, maka nggak akan terjadi kejadian seperti ini.

__ADS_1


Seorang dokter sedang mengecek kondisi Ja Bok. Setelah selesai, ini dokter menghadap Jae Wook yang menunggui di sana bersama Hye Ri. Jae Wook meminta dokter ini melakukan perubahan dari apa yang tercatat di dokumen medis. Dokter itu mengiyakan, dan menyatakan bahwa dirinya dan Jae Wook adalah rekan mulai sekarang. Dia pergi.


Seperginya si dokter, Jae Wook menghadap Hye Ri. Dia mendekatkan wajahnya pada wajah Hye Ri dan mengatakan, “Seperti aku selalu bilang, persiapkan diri untuk kegagalan!” Hye Ri hanya bisa meminta maaf dan berjanji nggak mengulanginya lagi. Jae Wook manggut-manggut dan nggak akan mentolerir satu kesalahan lagi.

__ADS_1


Ri Ta langsung nyerocos kalau mereka perlu mendapatkan informasi secara detail tentang tim pengembang obat baru. Dia menegaskan untuk melakukan rapat umum apabila diperlukan. Ji Tae bertanya apa Ri Ta bisa membuat semua itu terjadi? Ri Ta menjawab yang perlu mereka lakukan adalah bicara langsung dengan Presdir. Ji Sang nggak merasa apa yang dikatakan Ri Ta adalah ide bagus. “Terus kenapa kau nggak ngasih saran aja sebelum resign dari sini?” tanya Ri Ta.


Ji Sang dan Ji Tae bicara di luar gedung rumah sakit. Ji Tae menyayangkan Ji Sang akan segera resign, yang sebetulnya sangat peduli dengan para pasien di bangsal 21A. Dia nggak mempermasalahkannya dan kembali membicarakan tentang kejadian Ja Bok yang mungkin nggak pernah terjadi – antibodi berubah menyerang tubuh sendiri. Ji Sang mengaku pernah membaca tesis mengenai itu. Ji Tae kemudian mengajak Ji Sang untuk nggak resign cepat-cepat supaya bisa kerja bareng memecahkan kasus ini. Meski begitu dia mengaku nggak mau memaksa Ji Sang.

__ADS_1


Ri Ta kaget saat Kyung In mengaku nggak bisa membantu apapun yang berhubungan dengan tim pengembang obat baru. Kyung In meminta Ri Ta untuk nggak usah mengusik tim pengembang obat baru lagi, sebab Presdir sulit untuk mengubah keputusannya. Tentu saja, Ri Ta nggak mau dan akan membicarakan hal ini dengan Presdir. Sebab, dia nggak akan membiarkan Jae Wook merajalela mengambil alih rumah sakit sesuka hati.


__ADS_2