
Jae Wook tengah menikmati minumannya, ketika terdengar pintunya terbuka. Dia membukakan pintu apartemen dan tampaklah seseorang memunggunginya. Oh tidak, orang itu kemudian ambruk dan Ji Sang pun terlihat. Ji Sang masuk dan menjelaskan jika vampir yang ditangkapnya itu berkeliaran di sekitaran rumahnya. Dengan senyum tersungging di wajahnya, Jae Wook bertanya kenapa Ji Sang membawanya ke apartemennya? “Bunuh dia untukku, Direktur!” perintah Ji Sang, pelan tapi tegas.
Senyum di wajah Jae Wook menghilang. Ji Sang menjelaskan bahwa dirinya ingin melihat Jae Wook membunuh vampir yang kerap berkeliaran di sekitarnya, seperti pernah Jae Wook lakukan untuknya. Dia minta dikirimkan fotonya sehingga tahu bagaimana vampir itu mati.
Hyun Woo bertanya pada Ji Sang, apakah Jae Wook akan menyingkirkan vampir itu atau tidak? Ji Sang menjelaskan pandangannya. Dia berpikir tak lagi soal vampir itu dibunuh atau tidak. Sebab, dua-duanya akan merugikan Jae Wook. Bila dibunuh, Jae Wook akan kehilangan pengikut lama, sedangkan bila tidak dibunuh itu akan mengkonfirmasi jati dirinya. Ri Ta yang ikut duduk bersama mereka nimbrung kalau kemungkinan besar Jae Wook takkan membunuhnya. Sebab, itu akan melukai harga dirinya.
__ADS_1
Sementara itu, Jae Wook memerintahkan minion satunya lagi untuk membunuh J (setelah 15 episode baru tahu nama vampir ini adalah “J”). Vampir minion satu lagi menolak dan berjanji akan membunuh Ji Sang untuk Jae Wook. Kuku dan taring Jae Wook muncul. Dia mencekik J. Tapi vampir minion satu lagi memohonkan ampun untuk J, dengan mengatakan, “Kita sudah bersama-sama selama 40 tahun. Cukuplah Do Sung dan Hyuk Joong (dua vampir yang dibunuh Jae Wook untuk show off di depan Ji Sang) yang mengorbankan dirinya untuk kita.”
Jae Wook menghempaskan J ke tembok. J hanya bisa meminta maaf. Jae Wook memekik kenapa J menunjukkan kelemahannya? Jika kesalahan kecil membuat mereka gagal, maka semua kebersamaan akan menjadi sia-sia.
Ri Ta mendengus dan berniat pulang ke apartemennya. Ji Sang tidak mengizinkannya, sampai dirinya memastikan keadaannya benar-benar aman. Ri Ta mengiyakan dan ingin kembali ke kamar. Tapi, Ji Sang menahannya, untuk menina-bobokannya. Well, kemudian kita lihat Ri Ta duduk di sebelah Ji Sang, menungguinya tidur.
__ADS_1
Keesokan hari, Ji Sang masuk ke ruangan Jae Wook untuk meminta foto J dibun*h. Jae Wook tidak mau menunjukkannya, sebab itu akan terlihat terlalu sadis. “Sadis?” tanya Ji Sang tersenyum, merasa itu sudah mengkonfirmasikan sesuatu padanya. Dia mengaku percaya pada Jae Wook telah membunuhkan J untuknya. Kemudian, dia minta maaf jika nanti di rumah sakit akan terjadi sedikit keributan.
Ri Ta tak percaya Ji Sang akan benar-benar melakukannya. Dia bertanya bagaimana Ji Sang mengurus akibatnya? Ji Sang minta Ri Ta percaya padanya dan mengurus sisanya.
Ji Sang dan Ri Ta pergi ke bangsal 21A. Kepada para perawat, Ji Sang minta dipersiapkan mengambil sampel darah lima pasien. Para perawat dan Ga Yun bertanya apa Ji Sang memiliki izin? Ji Sang menggeleng sambil mengatakan akan menyelesaikan keributan yang akan terjadi nanti. Kita pun melihat Ji Sang mengambil sampel darah Na Jung dan Yoo Jin. Sedangkan, Ri Ta mengambil sampel darah Woo Shik.
__ADS_1