
Ja Bok akhirnya meninggal. Jae Wook yang menerima informasi ini langsung memerintahkan pembersihan. Dia meminta tak ada CDC yang tahu soal ini.
Ri Ta lagi-lagi tertahan di pintu oleh petugas keamanan bangsal 21A. Dia sebal, tapi tetap tak mengubah pemikiran petugas keamanan bangsal 21A. Satu-satunya dokter yang diizinkan keluar-masuk secara bebas adalah Hye Ri.
Di tengah-tengah kekesalannya, dua orang pembersih membawa jenazah Ja Bok keluar dari dalam bangsal 21A. Ri Ta menyuruhnya berhenti. Petugas keamanan coba menahan Ri Ta untuk tak melihatnya. Ri Ta menepis tangan petugas keamanan dan membuka kain penutup. Tampak Ja Bok di baliknya. Ri Ta kaget.
__ADS_1
Ri Ta menceritakan tentang penemuannya pada Ji Sang, Ji Tae, dan Eun Soo. Dia mengaku tak bisa mengecek jenazah Ja Bok lebih lanjut karena langsung dibawa ke kamar mayat. Disana, dia juga tak bisa melakukan pengecekan, karena ada penjaga. Ji Tae menimpali kalau tim pengembang obat baru terlalu banyak membuat kesalahan. “Virus patogen menjadi penyebab kematian, mereka harus menempatkan tubuh dalam karantina. Kenapa mereka menempatkan jenazah di kamar mayat biasa?”
Di saat itu, Eun Soo menatap Ji Sang, seolah-olah ada yang aneh padanya. Ri Ta mengisyaratkannya untuk tak lakukan itu. Ji Sang menimpali ucapan Ji Tae, kalau ada kemungkinan jenazah Ja Bok akan langsung dikremasi seperti Dong Pal sebelumnya. Dia mengatakan Dong Pal meninggal tertabrak dan keesokan harinya tubuhnya langsung dikremasi, karena diketahui tak memiliki sanak family.
“Kok bisa cuma dalam waktu sehari?” tanya Ji Tae. Ji Sang menjelaskan dirinya sudah melakukan pengecekan. Dalam surat kontrak dinyatakan bahwa keluarga pasien bangsal 21A tak lagi berhak atas jenazah pasien. Pada akhirnya, mereka sepakat melakukan pengecekan untuk menemukan penyebab pasti kematian. Karena itu, mereka membutuhkan seorang ahli dari luar RS.
__ADS_1
Setelah dirasa aman, Hyun Woo bangkit dan mencari jenazah Ja Bok untuk mengeceknya. Selesai mengecek, dia pergi ke ruangan Ji Sang untuk menemui Ji Tae, Ri Ta, dan Ji Sang sendiri.
Hyun Woo perkenalkan dirinya dan menyatakan dirinya menghormati Han Su. Ji Tae bertanya apa Hyun Woo mengambil sampel darah. Hyun Woo mengaku tak melakukannya, sebab penjaga keburu datang. Ji Tae sadar tanpa darah sulit mengetahui penyebab pasti kematian.
Hyun Woo mengatakan gejalanya terlihat kok. Dia bertanya apa pasien sempat mengalami gagal hati yang kebetulan? Ji Sang menjawab tidak. Hyun Woo mengatakan kembali bahwa Ja Bok mengalami gagal hati akut lantaran virus. Bukan hanya itu, dia menemukan fakta bahwa Ja Bok memiliki komplikasi penyakit lain, seperti gagal ginjal, penyakit kuning, dan eritema juga. Karena itu, dia menarik kesimpulan bahwa Ja Bok terkena infeksi bakteri.
__ADS_1
Ji Tae menduga itu pasti disuntikkan ke dalam tubuh pasien secara sengaja. Dia tetap mengatakan membutuhkan darah untuk mengkonfirmasi hipotesis Hyun Woo.
Eun Soo masuk. Hyun Woo langsung terpesona dan melihat Eun Soo bergerak dalam slow motion. “Kurasa semua orang perlu gula, jadi aku membeli kopi mocha untuk semua orang,” tukas Eun Soo, kemudian membagi-bagikan kopinya. Hyun Woo masih terpana melihat Eun Soo. Dia langsung mengambil gelas kopi yang Eun Soo sodorkan dan langsung berdiri perkenalkan diri. Secara otomatis, Eun Soo juga memperkenalkan dirinya.