DARAH

DARAH
bab 65


__ADS_3

“Tapi, pemuda itu nggak keliatan kayak manusia. Dia kayak vampir. Mukanya pucat. Kukunya panjang. Dia kuat. Dia bunuh semua anj*ng liar itu dan menyembuhkan lukaku sambil menatapku penuh kasih.” Ji Sang kembali meledek Ri Ta apa pemuda itu mencium Ri Ta juga? Ri Ta mendengus. Dia meneruskan menyatakan bahwa kenangannya terasa seperti mimpi. Dia bertanya, “Kau percaya apa yang kukatakan?” Ji Sang menjawab nggak. Hahaha. Bisa banget ngeledeknya Ji Sang.


“Di hari itu juga, orangtuaku meninggal. Seperti yang kau ketahui waktu bertanya mengecek latar belakangku,” tuduh Ri Ta, sinis. Ji Sang menampik kalau itu bukanlah pengecekan latar belakang. Ri Ta bersyukur, karena setelah Ji Sang tahu nggak ngecap dirinya gila.


Ji Sang bertanya apa ada yang ingin Ri Ta katakan? Ri Ta menyuruhnya pergi, karena Ji Sang juga harus mengepak barang-barang. Ji Sang baru bilang kalau dirinya memutuskan untuk tetap bekerja di Taemin. Ri Ta mengomel, “Harusnya kau bilang dari tadi!” Ji Sang keluar sambil senyam-senyum.

__ADS_1


Hye Ri mengantar Ja Bok keluar rumah sakit dan melepaskannya lewat tangga darurat. Ja Bok yang habis disuntik serum aneh sebelumnya seperti kerbau dicucuk hidungnya. Dia berjalan seperti robot tanpa jiwa. Hye Ri menyuruh Ja Bok tenang, karena nggak akan ada orang yang berusaha menangkapnya.


Ketika Ji Tae sedang meneliti pustaka di ruang Departemen Hematoma, Ji Sang datang menemuinya. Ji Tae bertanya apa yang membuat Ji Sang menemuinya? Ji Sang meminta jawaban yang sebenarnya dan memperlihatkan foto tengkorak di Kochenia. Dia merasa yakin Ji Tae juga memiliki gambar itu dan menuntut penjelasan.


Ri Ta yang mau pulang berpapasan dengan Ja Bok yang sudah keluar rumah sakit. Dia bertanya mau kemana Ja Bok dan coba menahannya. Dengan mudah, Ja Bok menghempaskan Ja Bok. Saat dirinya tersungkur, Ri Ta berteriak meminta tolong.

__ADS_1


Sebelum Ji Tae menjawabnya, HP Ji Sang berdering. Ri Ta menghubunginya. Ji Sang me-reject panggilan itu. Ji Tae kemudian merasa seharusnya bukan dirinya yang kena diinterograsi, melainkan Ji Sang yang harus diinterograsi. Ji Sang mempertanyakan maksud pertanyaan Ji Tae, tapi saat itu HP-nya kembali berdering. Ji Tae menyuruh Ji Sang mengangkatnya. Ji Sang akhirnya mengangkat panggilan tersebut. Ji Sang berlari mencari Ri Ta. Sementara Ri Ta masih mencari keberadaan Ja Bok.


Di sisi lain Ja Bok sudah berada di jalanan seperti orang mabuk. Seorang minionnya Jae Wook menghadang dan langsung mencekik Ja Bok. Dia bahkan mengangkatnya dan melemparkannya ke jalanan begitu melihat truk melintas. Di sudut lain, Ji Sang yang melihatnya berlari dan langsung menyelamatkan Ja Bok. Dia membiarkan dirinya tertabrak truk sampai terpental beberapa meter. Ri Ta kaget melihatnya, dan makin bertambah kaget ketika melihat Ji Sang bangkit tanpa terluka.


Sesuai cerita sebelumnya, Ja Bok berjalan seperti robot ke arah jalan. Dibelokan, seorang minionnya Jae Wook mencekik lehernya dan melemparkannya ke tengah-tengah jalan begitu melihat sebuah truk melintas.

__ADS_1


Ketika Ja Bok akan tertabrak, Ji Sang datang dengan berlari dan langsung mendorong tubuh Ja Bok ke pinggir, membuat tubuhnya sendiri ditabrak truk.


__ADS_2