
Ji Sang mengecek pasien di bangsal. Ketika dia melihat penarikan darah yang dilakukan salah satu pasien, mendadak matanya berubah hijau. Dia pergi ke kamar mandi dan menatap cermin. Dia kembali teringat waktu operasi kejadiannya juga begini.
Ji Sang pulang dan meminta Hyun Woo untuk membuat kembali proyek yang dinamakan VTH-16. Hyun Woo menolak keras. Sebab, obat yang dihasilkan dari proyek itu telah membunuh semua sel normal dalam tubuh Ji Sang dan belum diketahui apa penyebabnya. “Bila kau membuat vaksin dari proyek ini, kau mungkin akan menjadi manusia dalam satu dua hari. Setelah itu, semua sel dalam tubuhmu, dari kepala sampai kaki akan mati!” ingat Hyun Woo, “Itu waktu kematianmu!”
Hyun Woo mengingatkan Ji Sang untuk tidak memulai kembali proyek ini. Ji Sang tidak peduli. Walaupun, mungkin pada akhirnya dia harus mati setidaknya dia mati sebagai manusia. “Bagaimana bisa kau melakukan itu ketika aku melakukan semua ini demi kau!” ucap Hyun Woo. Ji Sang terdiam.
__ADS_1
Di apartemennya, Jae Wook duduk di bangkunya. Dia tampak menyuntikan serum untuk tubuhnya. Setelah itu, dia mengerang dan berubah menjadi vampir. Di sisi lain, Ji Sang sedang berada di kamar mandi apartemennya. Ditatapnya cermin kamar mandi. Merasa geram, dia memukul cermin tersebut.
Sesuai janjinya, Manajer Jung datang melihat pasien yang tangannya biru-biru. Tapi, memar-memar itu sudah menghilang. Manajer Jung bertanya kapa memarnya hilang? Pasien menjawab pagi-pagi dan sekarang dirinya merasa lebih baik. Manajer Jung bertanya apa pasien diambil darahnya? Pasien mengiyakan, darahnya diambil 7-8 tabung oleh dokter cantik (Hye Ri).
Di apartemen, Hyun Woo melihat cermin yang dipukul Ji Sang. Tampak cermin retak dan menyisakan sedikit darah di sana.
__ADS_1
Ji Sang melihat sampel-sampel darah yang berleleran di lantai. Mendadak pandangannya agak kacau. Manajer Jung sempat melihatnya. Ji Sang langsung mengaku ingin memeriksa pasien yang tengah mereka bicarakan itu. Untung saja!
Dong Pal mendadak semakin gila. Dia memegang besi panjang dan meminta orang-orang tidak mendekatinya. Perawat, penjaga keamanan, dan beberapa dokter termasuk Ri Ta tampak tegang. Tak ada yang bisa mereka lakukan, selain membujuknya untuk meletakkan besi itu.
Ji Sang datang dan meminta penjelasan pada Ri Ta apa yang tengah terjadi? Ri Ta mengatakan bahwa Dong Pal berhalusinasi karena terlalu banyak minum. Dia menyatakan penyakit yang diderita Dong Pal adalah HCC (karsinoma hepatoseluler). Bahkan kemarin, Ri Ta menceritakan Dong Pal berusaha menenggak isopropil. Dia mengaku telah memberi lorazepam, tetap saja gejalanya tidak mereda.
__ADS_1
Dong Pal menjerengkan matanya demi menahan rasa sakit. Ri Ta mengingatkan Dong Pal memiliki penyakit kanker hati, sehingga tidak boleh mengonsumsi alk*hol. Ji Sang menyela dan mengaku akan memberinya beberapa alk*hol. Tapi, dia meminta Dong Pal meletakkan besi panjangnya.