DARAH

DARAH
bab 90


__ADS_3

Dari dalam, sopir mobil yang tak lain adalah Ri Ta meminta maaf karena telah menyorot mereka berdua dengan lampu jauh. Dia mengatakan, “Kau pasti dokter magang yang menjalani hidup dengan asyik karena bisa punya waktu keluar jalan-jalan kayak begini.” Ji Sang membelanya kalau dirinya mentraktir Ga Yun makan malam hari ini. Ri Ta bertanya apa Ji Sang mengajak Ga Yun ke restoran Kimbap Heaven juga? Ga Yun dengan polos mengatakan mereka pergi ke restoran We Porridge Well.


Dengan sinis Ri Ta menyindir kalau tempat itu menyediakan makanan yang sehat. Ji Sang menyuruhnya pulang. Ri Ta pun tancap gas. Ji Sang menyuruh Ga Yun pulang juga.


Di dalam mobil, Ri Ta mencibir kalau Ga Yun itu licik banget, terrsenyum dengan mata seperti itu. Dia juga mencemooh Ji Sang itu orang kecanduan yang tak bisa memilih cewek. Lamunannya dikejutkan oleh kemunculan Ji Sang yang tiba-tiba menghadang jalannya. Dia mengerem dan menanyakan apa tujuan Ji Sang menyegatnya?

__ADS_1


“Kau kan punya 100 pertanyaan dan jawaban. Dalam daftar pertanyaanmu kau berpikir vampir bisa menjadi kelelawar kan? Hanya bocah yang menanyakan pertanyaan seperti itu. Tapi, jawabannya adalah itu omong kosong, kami nggak berubah seekstrem itu,” tukas Ji Sang. Kata-kata Ji Sang membuat Ri Ta tersenyum. Ji Sang menyuruhnya pulang. Saat itu, Ri Ta bertanya-tanya bagaimana Ji Sang mengetahui daftar pertanyaannya?


Hyun Woo membaca data-data analisanya pada sampel darah Ja Bok. Dia yakin seratus persen bahwa penyakit malaria sengaja disuntikkan, karena Ja Bok bukanlah subjek yang tepat. Mau tak mau, Ja Bok harus dilenyapkan. “Bila Jae Wook membunuh orang dengan cara seperti ini, aku yakin dia bukanlah orang yang bisa dipercaya. Tim pengembang obat baru pun begitu. Seseorang yang berbohong harus terus berbohong untuk tetap menyembunyikan sesuatu.”


“Tapi, paman benar-benar mengerikan ya, sampai mengendalikan media kayak begitu?” komentar Ri Ta. Kyung In mengatakan bahwa dirinya tadinya berharap bisa percaya pada Editor Suh. Ri Ta menegaskan akan membantu Kyung In dari sekarang, sebab dirinya tak bisa membiarkan Taemin menjadi lebih aneh lagi. Dia bertanya kenapa Presdir Yoo sedemikian putus asa sampai memberi jalan selebar-lebarnya bagi Jae Wook? Kyung In mengaku tak tahu.

__ADS_1


“Ngomong-ngomong, kau dengar soal kematian Ja Bok, pasien dari bangsal 21A itu?” tanya Ri Ta. Kyung In mengiyakan. Ri Ta menyebutkan bahwa dirinya merasa kematian Ja Bok itu aneh, meskipun mengaku tak memegang bukti kuat.


Ji Tae memberikan sebuah bungkusan yang dijanjikannya sebagai hadiah sebelumnya. Dia menyuruh Ji Sang membukanya dan membacanya beberapa halaman. “Ini jurnal Bapakku,” tukas Ji Tae, “Tapi ini lebih sekadar jurnal dibandingkan catatan eksperimen. Jadi banyak komentar personal. Ingat itu ya waktu membacanya. Oiya, karena itu jurnal yang asli, jaga baik-baik.”


Ji Sang bertanya kapan Han Su meninggalkan jurnal itu? Ji Tae mengaku itu ditinggalkan pada Ibunya oleh Bapaknya beberapa bulan sebelum meninggal di hari berhujan.

__ADS_1


__ADS_2